Kekasihku Driver Ojek Online

Kekasihku Driver Ojek Online
Melahirkan 3


__ADS_3

Setelah menunggu satu jam lama nya.


Akhir nya Lisa melahirkan ke empat anak nya dengan selamat secara caesar.


Tanpa ada kekurangan sediki pun.


Sedangkan Lisa banyak kekurangan darah, namun darah yang Lisa miliki tidaklah susah untuk di dapatkan.


Dokter pun keluar dari pintu ruangan operasi tersebut, dan mengatakan kepada Adi, semua nya baik-baik saja.


"Bagaimana istri dan anak-anak saya dokter,?" ucap Adi kepada dokter tersebut.


"Alhamdulillah semua nya baik-baik saja," dan syukur nya saat kejadian tersebut anda cepat-cepat membawa pasien ke puskesmas, jika terlambat sedikit saja bisa-bisa akan berakibat apa yang tidak di inginkan.


"Terimakasih banyak dokter," ucap Adi kepada dokter tersebut.


"Sama-sama," jawab dokter tersebut.


Beberapa menit kemudian keluarlah ke empat anak nya, dan di susul Lisa dari belakang.


Adi yang melihat itu merasa terharu bahagia, senang itu lah yang Adi rasa sekarang.


Setelah dokter memperbolehkan Adi melihat anak nya dan untuk meng adzan kan.


Adi masuk ke ruangan anak nya, dan melihat ke empat anak nya secara nyata.


Adi meneteskan air mata nya, jika terlambat sedikit saja mungkin di antara mereka tidak ada yang akan selamat.



Abaikan ya gaes tali yang dekat hidung bayi tersebut, anggap saja ini anak Adi dan Lisa. 🤭🤭


Setelah Adi selesai meng azan kan ke empat anak nya, Adi mencium satu persatu anak nya tersebut.


Adi bergantian dengan ibu nya dan Aya untuk melihat bayi nya tersebut.


Sedangkan Adi sekarang sudah berada di ruangan rawat Lisa.


Lisa yang sudah mulai sadar, bertanya kepada Adi apakah bayi kita sehat dan selamat.?


"Mas, apakah bayi kita sehat dan selamat,?" ucap Lisa kepada Adi.


"Alhamdulillah sayang, ke empat bayi kita sehat dan selamat," tanpa ada kekurangan sedikit pun, jawab Adi kepada Lisa.


"Terimakasih mas sudah cepat-cepat membawa kami," aku tidak bisa membayangkan jika kita terlambat sedikit saja apa yang akan terjadi, ucap Lisa.


"Mas yang seharus nya berterimakasih sayang," kamu telah menjadi istri yang baik serta memberikan anak-anak buat mas, dan terimakasih selama ini mau mengandung anak-anak mas, jawab Adi.


"Anak-anak kita mas, aku juga yang mengandung mereka selama ini," kita ikut kerja sama dalam hal ini mas, jawab Lisa yang sedikit cemberut.


Adi hanya bisa terkekeh melihat sikap istri nya itu, yang terkadang suka asal bicara saja.


Tidak lama setelah itu terbuka lebar pintu ruangan kamar Lisa, dan muncul lah seorang perempuan cantik dan menggendong anak kecil, siapa lagi kalo bukan Nury.


"Aaaaaaaa ya ampun Lisa, selamat ya kamu dan anak-anak kalian sehat dan selamat," aku sudah melihatnya lucu dan gemoy sekali.


"Terimakasih mbak," jawab Lisa.


Tiba-tiba Ibu Adi dan Aya masuk ke dalam ruangan tersebut dan di susul dengan ke empat bayi Adi dan Lisa.


"Assalamu Alaikum," ucap ibu Adi.


"Wa Alaikum Salam," ucap Adi, Lisa ,dan Nury bersamaan.


"Wahhh ponakan aunty," lucu-lucu sekali, ucap Nury.


Ibu Adi hanya bisa geleng-geleng saja melihat tingkah laku anak bungsu nya itu.


"Sini biar sama nenek saja," seperti nya kamu juga tidak ingin kalah seperti Adi dan Lisa, ucap ibu Adi mengambil Dimas dari Nury.


Nury hanya bisa tersenyum malu, dengan kata-kata ibu Adi.


Sedangkan Adi dan Lisa tertawa melihat sikap lucu Nury.


"Oh iya siapa nama anak kalian mas Adi,?" ucap Nury.


Adi yang di beri pertanyaan oleh Nury, malah melirik ke arah Lisa

__ADS_1


Setelah mendapat anggukan dari Lisa, Adi mengatakan kepada orang yang ada di ruangan itu.


Nama anak ke empat Adi.


"Adnan, Adrian, Aidan, Afrin."


"Nama yang bagus, ucap Ibu Adi dan Nury bersamaan."


"Terimakasih ibu, Nury," ucap Adi dan Lisa bersamaan.


Adi memanggil Aya, untuk mendekati keranjang bayi tersebut.


Namun Aya hanya mendekat saja tidak banyak berbicara.


"Ganteng dan cantik ponakan Aya," ucap Adi kepada Aya.


Namun Aya hanya merespon sedikit saja, dan menganggukkan kepala nya.


"Lucu," ucap Aya kepada Adi.


Lisa, Nury, dan Ibu Adi hanya menghembuskan napas nya secara perlahan.


"Aya mau pegang keponakan nya," ucap Nury yang juga ikut mendekat.


Namun Aya hanya menggelengkan kepala nya saja.


"Mau main sama adek Dimas," ucap Nury lagi.


Dan Aya meanggukkan kepala nya, pertanda dia mau.


Nury menggandeng tangan Aya, menuju ke arah Dimas, dan mereka kembali lagi bermain.


Sedangkan Adi bertanya kepada ibu nya, bagaimana Aya di sekolah nya.


Ibu Adi menjawab apa yang dia ketahui saja.


"Ibu, bagaimana sikap Aya kalo di sekolah,?" ucap Adi kepada ibu nya.


"Dia sangat baik, apa yang di jelaskan oleh guru nya, dia juga lekas paham,"


namun begitulah, dia cuman banyak berdiam diri saja, terkecuali jika ada pelajaran yang dia tidak paham baru dia bersuara dan bertanya.


Namun tidak dengan Lisa, seperti nya dia sangat sedih dengan mental kesehatan adik nya ini.


Adi dapat melihat jika sebenarnya Lisa sangat sedih melihat keadaan adiknya tersebut, namun dia seperti enggan untuk berbicara kepada Adi.


Adi akan membicarakan nanti, setelah semua orang sudah tidak ada, dan hanya tinggal mereka berdua saja nanti nya.


Nury, ibu Adi dan Aya pamit untuk pulang ke rumah mereka masing-masing.


Sebenarnya ibu Adi ingin sekali tinggal di sini, namun Aya tidak mau berpisah dengan nya.


Mau tidak mau, mereka harus pulang juga.


Setelah semua nya pada pulang, tinggallah Adi dan Lisa berdua, serta ke empat anak kembar mereka.


Adi mendekat ke arah tempat tidur Lisa, dan menggenggam erat tangan Lisa.


"Terimakasih untuk semua nya sayang, sudah mendampingi mas dan memberikan selalu kebahagiaan kepada mas," mereka yang ada di sana adalah bentuk nyata cinta kita sayang, sekarang dan selama nya mas akan berjanji akan selalu ada di setiap kesedihan dan kebahagiaan yang kamu rasakan.


Lisa merasa terharu dengan setiap kata-kata dan ucapan dari suami nya tersebut, Lisa langsung memeluk erat tubuh suami nya dan menangis sambil terisak.


"Aku yang seharus nya berterimakasih mas," mas Adi selalu ada dari awal aku kehilangan orang tua ku, dan sampai sekarang mas masih bertahan untuk selalu mendampingi aku dan Aya.


"Kalian adalah kebahagiaan ku," dan kewajiban ku selalu menjaga kalian, dalam suka maupun duka.


Di lain tempat.


Di sebuah perdesaan yang terpencil, sedang banyak para polisi dan tim medis rumah sakit.


Mereka mendapatkan laporan dari seorang penduduk, ada salah satu tetangga nya seorang wanita asing yang berasal dari kota, dan bekerja sebagai tukang penjual kayu bakar.


Dan beberapa hari ini, tidak pernah terlihat lagi keluar dari rumah tersebut.


Warga pun mengira bahwa dia sudah pergi dari rumah tersebut, namun setelah beberapa hari ternyata ada sebuah bau yang sangat tidak sedap tercium di dalam rumah tersebut.


Warga memberanikan diri untuk mendobrak pintu rumah tersebut, dan ternyata setelah pintu tersebut sudah terbuka, nampak lah seseorang yang selama ini tidak keluar dari rumah terbujur kaku dan di penuhi banyak belatung dan lalat.

__ADS_1


Setelah di evakuasi, ternyata perempuan tersebut adalah buronan polisi dan kasus pembunuhan orang terkaya di kota xxx.


Para warga sangat terkejut, karena yang mereka ketahui, seorang perempuan cantik yang bernama Ratna (nama samaran) adalah perempuan baik dan tidak pernah merepotkan para tetangga, dia pun datang juga secara baik-baik.


Ternyata dia adalah artis model cantik yang selama ini di idolakan banyak orang luar maupun dalam negri, Larasati.


Larasati di makamkan di desa tersebut, secara kekeluargaan.


Karena dia orang baik di sini, jadi dia masih di mandikan secara mayat yang baik-baik pula.


Walaupun seluruh tubuh nya banyak di serang belatung, dan di bantu oleh para dokter dan perawat.


Setelah pemakaman selesai, pencarian atas nama Larasati di hapus oleh pihak ke polisian.


Di lain tempat pula.


Di sebuah kantor polisi, Kavindra sangat terkejut mendengar kabar bahwa istri nya telah meninggal dunia.


Namun tidak ada lagi kesedihan yang mendalam di hati Kavindra.


Karena semua ini sudah terjadi.


Namun di balik ketegaran Kavindra, ternyata ada perempuan cantik yang selama dia berada di tahanan.


Selalu menjenguk, memberi semangat, bahkan selalu mengantarkan makanan untuk Kavindra dan Arden.


Dia adalah Bella.


Bella pernah mencari keberadaan Adi kesana kemari, hingga akhirnya dia menemukan tempat tinggal Adi.


Namun setelah dia menemukan, ternyata kata penghuni rumah tersebut, rumah ini telah di jual beberapa bulan yang lalu.


Dan membuat Bella sangat terkejut dan kecewa, Bella mendengar sendiri Adi sudah menikah dan sudah berkeluarga.


Setelah Bella ingin pulang dari rumah Adi tersebut, Bella di cegat dengan beberapa pereman, dan hampir saja ingin di perkosa.


Namun ada seorang laki-laki yang menolong Bella, dan akhirnya Bella selamat dari para pereman tersebut.


Saat Bella bertanya siapa nama dia, dia tidak menjawab dan hanya mengatakan bahwa dia adalah anak buah dari Kavindra.


Setelah itu dia langsung pergi dan meninggalkan Bella sendiri.


Bella mendatangi kantor polisi, tempat mantan majikan nya di tahan.


Bella membawa bekal makanan untuk bisa di makan siang sampai malam.


Awal nya hanya bentuk perhatian karena terimakasih saja, lama kelamaan Bella merasa ada kenyamanan saat selalu berkunjung ke tempat Kavindra.


Dan ternyata bukan Bella saja yang merasakan kenyamanan tersebut, Kavindra pun juga merasakan hal yang sama.


Hanya dialah perempuan yang masih perduli, setelah semua kejahatan yang selama ini dia perbuat.


Dan akhirnya Kavindra meungkapkan perasaan nya, kepada Bella.


Dan akan berjanji setelah keluar dari tahanan tersebut akan segera melamar Bella, kepada orang tua nya.


Di terima atau tidak itu urusan nanti, yang terpenting hubungan mereka saat ini sangat baik-baik saja.


"Terimakasih selama ini, kamu lah yang membuat mas selalu merasa di perhatikan."


"Mas ngomong apaan sih, aku iklas loh mas, walaupun awal nya cuman sebatas berterimakasih saja," karena mas sudah menolong aku dari para pereman yang hampir ingin memperkosa aku, jawab Bella.


"Bahkan aku sendiri tidak mengetahui, apakah masih ada anak buah ku yang masih perduli," seandai nya aku bisa bertemu dengan dia maka aku akan sangat berterimakasih.!


"Kenapa mas,?" ucap Bella.


"Karena dia, aku sekarang bisa bersama kamu," yang sabar bertahan dengan peria tua dan penuh dosa ini."


"Itu adalah sebagian masala lalu, yang hanya salah paham saja mas," semua sudah selesai, dan tinggal kamu meminta maap saja kepada Adi dan Lisa,! ucap Bella kepada Kavindra.


Karena Bella sudah melepas pikiran nya kepada Adi, dan menerima kenyataan karena memang Adi bukanlah jodoh nya.


Hai gaes aku up lagi 😊😊


Maap kemaren tidak up, karena ada pekerjaan menumpuk 😊🙏🙏🙏


Jangan lupa Like dan Komen.

__ADS_1


Agar aku biar lebih semangat up nya 😊


__ADS_2