Kekasihku Driver Ojek Online

Kekasihku Driver Ojek Online
Sadar Dari Koma


__ADS_3

Di sebuah rumah sakit yang ada di kota jakarta.


Setiap hari nya hanya menunggu dan menunggu mukjizat dari Allah, agar di berikan kesembuhan buat Aya.


Lisa tidak pernah meninggalkan ruangan adik nya walaupun sebentar.


Karena momen, siuman nya Aya itu adalah hal yang paling beharga dalam hidup nya.


Setiap hari, tak ada henti-henti nya dan kata lelah keluar dari mulut Lisa, untuk memberikan semangat buat adik nya.


Ada setetes air bening keluar dari kelopak mata Aya.


Dan itu adalah sedikit semangat buat Lisa, karena kata dokter pasien yang mengalami koma itu, harus banyak-banyak diajak bicara agar semangat nya untuk sembuh itu cepat.


'Dek, cepat sembuh ya, kaka tidak punya siapa-siapa lagi selain kamu', kakak janji kalo kamu sembuh kita akan jalan-jalan kemanapun yang kamu mau.


'Dek, ibu dan bapa pasti sedih, kalo kamu tidak berjuang untuk segera sadar'.


Lisa menghapus air mata nya yang sedikit menetes..


Entah sampai kapan, Aya betah dari tidur nya.


Tiba-tiba pintu kamar rawat Aya terbuka, dan muncul lah sosok lelaki yang selama ini selalu ada untuk Lisa.


Yang selalu memberi semangat, serta bekerja keras untuk kehidupan Aya dan Lisa.


"Gimana, ada perkembangan tidak," kata Adi.


"Belum mas, bahkan untuk bergerak sedikit pun tidak ada mas," jawab Lisa.


"Kamu yang sabar ya, banyak-banyak berdoa semoga ada perubahan buat Aya."


"Terimakasih mas, selalu ada buat aku dan Aya."


"Sama-sama, sudah kewajiban mas itu."


"Mas bawa apaan itu, kyak nya enak mas," tanya Lisa.?


"Ini mas bawa nasi remas aja, sama kue bolue pisang," buat cemilan, kata Adi.


"Terimakasih ya mas, ini pun sudah lebih dari cukup."


"Iya sama-sama," makan nya yang banyak, biar kuat.


"Iya mas."


Saat mereka sedang asik makan, tiba-tiba Adi tidak sengaja melihat ke arah tempat Aya berbaring, ada tangan bergerak.


Adi berdiri dari duduk nya, dan mendekat ke arah tempat tidur Aya.


Lisa merasa bingung, dan berhenti makan, kenapa mas Adi kok tiba-tiba berdiri dan menghampiri Aya batin Lisa.


"Mas Adi kenapa, ada yang aneh mas.?"

__ADS_1


"Mas cuman ngecek saja, apakah mas salah lihat atau beneran kenyataan," bahwa tadi tangan Aya sedang bergerak.


"Masa sih mas, terus masih betgerak tidak mas.?"


"Sekarang tidak lagi, coba sebentar mas panggil dokter dulu."


Adi keluar dari ruang pemulihan Aya, segera pergi ke ruang dokter, untuk menchek apa benar penglihatan nya tadi bahwa Aya sedikit menggerakkan tangan nya.


Adi dan dokter beserta perawat lain nya menuju ke ruangan rawat Aya.


Dokter segera menchek apakah benar yang di katakan Adi barusan.


Adi dan Lisa terlihat sangat tegang, semoga saja ada keajaiban dari Allah batin Adi dan Lisa.


Setelah dokter memperiksa, dokter tersenyum kepada Adi dan Lisa, dan mengatakan bahwa pasien sekarang keadaan nya lebih baik, dan sudah melewati masa koma nya.


Adi dan Lisa saling berpelukan, betapa bahagia nya mereka dengan kabar dari dokter ini.


"Alhamdulillah, pasien sudah melalui masa koma nya," mungkin sebentar lagi akan siuman.


"Alhamdulillah jawab Adi dan Lisa bersamaan," terimakasih dokter atas semua nya, kata Lisa.


"Saya di sini hanya berusaha saja untuk menyelamatkan pasien," selebih nya itu semua atas dasar dorongan semangat dari kalian, sehingga pasien cepat merespon.


Setelah berkata seperti itu dokter pamit untuk segera keluar dari ruangan.


Tinggal lah Lisa dan Adi saja, untuk menjaga Aya.


"Ini juga karena kamu, setiap hari kamu tidak henti-henti nya berusaha agar Aya cepat sadar dari koma nya.


Tidak lama, benar kata dokter tadi.


Aya mulai membuka mata nya, perlahan-lahan tapi pasti.


Lisa dan Adi sangat bahagia, ini lah momen yang mereka tunggu selama satu bulan lebih.


Ketika Aya sudah membuka kelopak mata nya, Lisa melihat itu jadi menangis.


"Dek Alhamdulillah kamu sudah sadar," kata Lisa.


"Ka-kak, Aya ada dimana.?"


"Aya ada di rumah sakit dek, sudahlah jangan banyak bertanya dulu dek," kata Lisa.


"Aya haus kak, mau minum."


Adi segera mengambilkan air mineral, dan memberikan nya kepada Lisa.


"Kasih sedikit dulu," kata Adi.


"Iya mas," jawab Lisa.


Malam hari nya, setelah derama sadar nya Aya dari koma.

__ADS_1


Ibu Adi datang ke rumah sakit, mendengar dari Adi, bahwa Aya sudah siuman.


Ibu satu anak itu segera bergegas menuju rumah sakit, karena terlalu sangat bahagia.


"Alhamdulillah, anak ibu sudah sadar," kata ibu Adi, kepada Aya.


"Iya bu, Aya sudah bangun lagi," kata kak Lisa, Aya tidur nya sangat lama.


Celoteh anak yang berusia 6 tahun itu, membuat semua yang ada di ruangan pemulihan itu tertawa bahagia.


Di ketampat kediaman Rahma.


'Akhhhhh sial, ini semua gara-gara Nury', aku jadi hancur begini.


Rahma teringat lagi, dengan kejadian sebulan terakhir ketika Rahma berada di kediaman Lukman, dan Nury membisikan sesuatu ke telinga Rahma.


Flashback On


"Yakin kamu akan bahagia, setelah mas Lukman mengetahui rencana busuk mu itu.?"


"Aku sudah mengetahui semua nya, kau di gilir di kamar hotel oleh dua peria," dan membuat kamu hamil sekarang ini.


"Dan aku juga tahu, kamu hanya menjebak mas Lukman," untuk bertanggung jawab atas janin yang sekarang kamu kandung, karena kamu telah gagal mendapatkan mas Adi.


Flashback Off


'Akhhhhhh Nury sial', tahu dari mana dia aku hamil, dan lelaki yang menggilir aku.


Kamu akan menyesal Nury, dan kamu akan merasakan betapa aku hancur nya.


Rahma memecahkan semua yang ada di dalam kamar nya, sungguh sangat hancur jiwa dan raga Rahma sekarang.


Kebahagiaan yang di awali dengan penghianatan, tidak akan pernah bertahan selama nya, ada kala nya sebelum berbuat kita harus berpikir seribu kali, agar tidak ada hati yang terluka.


Di tempat Nury.


"Ini hasil kamu, terimakasih banyak atas semua bantuan nya."


"Sama-sama nona bos," ini semua tidak sebanding dengan kebaikan yang telah orang tua nona beriakan dulu kepada saya.


"Bagaiman kabar nya Kelvin, sekarang apakah dia sudah bahagia.?"


"Setelah dia putus dari nona, dia tidak pernah dekat lagi dengan yang nama nya perempuan," jika nona ingin bertemu saya akan bisa bantu anda nona.


"Boleh juga, apakah dia tidak akan marah kepada saya.?"


"Tidak akan nona, karena menurut saya dia masih mencintai nona, dari dulu sampai sekarang.


Hai gaes aku up lagi, tuh kan Aya pasti sadar 😊😊.


Di bab berikut nya aku akan memperbanyak menceritakan tentang kehidupan Lisa tunggu bab aku yang selanjut nya ya 😊😊🙏🙏🙏🙏


Maapkan aku jika masih ada kesalahan dalam menulis kata-kata nya, aku akan lebih semangat lagi up tiap hari nya 🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2