
Lisa menangis sambil terisak di dalam pelukkan Adi.
Dunia nya seakan runtuh, tidak ada lagi arah tujuan.
Kehilangan kedua orang tua nya, dengan keadaan tak wajar, seperti semua nya telah di rencanakan.
Sekarang Aya, yang selama ini penyemangat Lisa untuk masih tetap bertahan, juga dalam keadaan terkujur tak berdaya.
Hilang sudah semangat Lisa, janji nya kepada kedua orang tua nya untuk selalu menjaga Aya, ternyaya tidak seperti yang dia pikirkan.
Karena dia Aya seperti ini, Lisa kembali lagi menangis di pelukan Adi ketika mengingat semua kejadian itu.
Adi hanya bisa diam, sambil memberi semangat kepada Lisa, agar selalu berdoa, dan meminta kepada pemilik semua alam semesta.
Adi membuka suara nya, untuk bertanya kenapa bisa semua ini terjadi, dan Lisa menganggukan kepala nya, bahwa dia akan menceritakan semua nya.
Flashback On
"Kak Lisa, Aya mau jalan-jalan," Aya bosan di rumah terus.
"Iya dek nanti kita jalan-jalan," tapi tidak hari ini ya, kaka sibuk dek.
"Tapi Aya mau nya sekarang, Aya bosan kak,"
Aya terus saja merengek minta di ajak jalan-jalan.
Mau tidak mau, Lisa terpaksa mengajak Aya jalan-jalan ke taman yang ada di kota ini.
Saat mereka sudah berada di taman, Aya terlihat sangat senang, Lisa yang melihat itu menjadi merasa sedih.
karena kesibukkan nya bekerja, waktu Lisa dan Aya berkurang.
"Kakak Aya mau gulali."
"Yasudah kakak belikan ya, kamu tunggu di sini saja jangan kemana-mana ya."
"Iya kakak, Aya di sini saja."
Lisa pergi meninggalkan Aya sendiri.
Entah kenapa tiba-tiba Aya berjalan ingin ke tempat Lisa yang ada di seberang jalan.
Tanpa Lisa ketahui, Aya tiba-tiba menyebrang dan memanggil kakak nya.
"Kak Lisa kak Lisa, Aya kesana."
Tiba-tiba ada sebuah mobil mewah dengan kecepatan sedang, melaju sangat cepat ke arah Aya, dan Lisa tidak dapat mengejar nya lebih cepat lagi.
Dan terjadilah..
Brakkkkkkkk
Dan mobil itu berhenti sebentar, setelah itu pergi dengan kecepatan tinggi, tanpa ingin membantu.
__ADS_1
Ini mobil nya Arden ya 😊
Flashback Off
Setelah Lisa bercerita kepada Adi, tangis nya semakin kencang, dan tubuh nya berguncang.
Dari kejauhan, ibu nya Adi datang membawa rantang makanan yang dia bawa dari rumah.
"Adi, Lisa."
Ibu Adi langsung memeluk Lisa, dan Lisa pun membalas pelukan ibu nya Adi.
"Ibu Lisa takut, hiks hiks hiks, Lisa takut Aya kenapa-napa bu."
"Tidak akan terjadi apa-apa nak," percaya lah kepada ibu, asalkan kita semua selalu mendoakan Aya, semoga dia melewati semua musibah ini.
"Aminn bu, jawab Lisa dan Adi bersamaan."
Di Kediaman Nury.
Saat Nury dan Lukman makan siang berdua, tiba-tiba pintu rumah di ketok oleh seseorang
Tok tok tok
"Siapa itu, bertamu siang begini mengganggu saja," kata Lukman.
"Tidak tau mas, biar aku cek siapa tahu penting," jawab Nury.
Saat Nury membuka pintu rumah nya, alangkah terkejut nya Nury.
"Mau apa kamu kesini," kata Nury.
Tiba-tiba Lukman datang dari belakang, Lukman juga merasa terkejut kenapa Rahma kesini.
"Ada apa ini, kenapa ribut-ribut.?"
"Haii sayang, aku datang," Rahma menerobos Nury, agar dia bisa masuk untuk memeluk Lukman.
"Kamu kesini, untuk apa," kata Lukman.?
"Yahh mau nemui kamu dong sayang, terus mau apa lagi."
"Kita kan bisa ketemuan di luar kenapa kamu harus ke rumah ku.?"
"Ihh sayang kamu kok gitu sih, aku kan juga mau tau bagaimana nanti nya rumah ku."
"Rumah mu, jawab Nury.?"
"Iya lah, sebentar lagi mas Lukman akan menikahi ku."
"Benar itu mas, apa yang di katakan perempuan j****g itu.?"
"Diam kamu Nury, jangan kau sebut wanita ku dengan sebutan kotor itu."
Nury yang mendengar bentakkan dari mulut suami nya itu, meneteskan air mata nya, dan cepat-cepat dia hapus, agar dia tidak terlihat bagaimana rapuh nya saat ini.
__ADS_1
"Baiklah aku akan diam saja, tapi kamu harus ingat mas," jika penyesalan akan datang di akhir waktu, dan saat itu juga kamu tidak akan pernah lagi melihat ku dan juga anak mu.
"Kamu mengancam ku Nury.?"
"Terserah jika kamu merasa seperti itu."
Nury membisikkan sesuatu ke telinga Rahma, dan bisikan itu dapat membuat muka Rahma menjadi pucat.
"Apa yang kau bisikkan kepada dia Nury," kata Lukman.?
"Tidak ada, aku hanya bilang selamat saja untuk kalian berdua."
Nury pergi meninggalkan sepasang kekasih itu, yang sama-sama terdiam dalam pikiran mereka masing-masing.
"Kamu tidak apa-apa kan sayang, tadi dia bilang apa ke kamu.?"
"Ti- tidak apa-apa mas," jawab Rahma dengan sangat gugup.
"Kamu beneran sayang, kok muka kamu pucat banget setelah Nury membisikkan sesuatu.?"
"A-aku serius mas ti-tidak apa-apa," owh ya mas aku lupa, tadi teman ku ngajakin ketemuan di salon, aku pergi dulu ya mas dahhhhhh emuachhh.
Rahma pergi meninggalkan kediaman Lukman, dengan muka yang pucat ketakutan.
Lukman pergi ke kamar, dan melihat Nury sedang membereskan pakaian nya ke dalam koper.
"Mau kemana kamu Nury, jawab aku mau kemana.?"
Nury diam saja dan tidak menjawab pertanyaan Lukman, tohh percuma saja di jelaskan, hati Nury sudah sangat kecewa.
"Mau kemana Nury.?"
Dengan suara nada tinggi, Lukman bertanya kepada Nury.
Dan seketika Nury berhenti, tanpa memandang muka Lukman.
"Maap mas, aku sudah tidak bisa bertahan dengan rumah tangga yang seperti ini," aku tidak bisa di madu, jika kamu masih mempertahankan Rahma silahkan, tapi aku yang lebih baik mundur.
"Surat cerai akan segera ku kirim ke rumah mu mas," biar kamu bisa menjadikan Rahma wanita satu-satu nya.
"Kamu tidak bisa meninggalkan rumah ini, ini adalah rumah mu, dan tidak ada yang nama nya surat cerai," sampai kapan pun aku tidak pernah menceraikan mu, kata Lukman.
"Terserah apa mau mu mas, tapi aku tetap dengan pendirian ku," hidup dengan lelaki yang tidak pernah lepas dari masa lalu, itu sangat menyakitkan hati ku.
Bukan hati saja, tapi raga, dan batin ku sudah hancur oleh penghianatan mu.
Nury pergi dan menarik koper nya, mengambil anak nya yang ada di box tidur bayi.
Lukman terdiam seribu kata, ini tidak seperti yang dia bayangkan, dia memang sangat mencintai Rahma, tapi dia juga tidak bisa kehilangan Nury.
Egois sekali ya reader, dia tidak pernah melihat letak kesalahan nya dimana, seakan-akan dia selalu benar, berjanji ber komitmen saling percaya dan menjaga hati, tapi itu hanya kata-kata nya sesaat.
Terkadang waktu yang singkat
Mempunyai kenangan yang hebat.
__ADS_1
Aku up lagi gaes, maap sedikit terlambat, lg kurang moed untuk menulis, semangat ku juga menurun.
Jika masih ada kekurangan dalam cerita ku ini, tinggalkan komentar kalian ya gaes 😊🙏🙏🙏🙏