Kekasihku Driver Ojek Online

Kekasihku Driver Ojek Online
Dia Milikku Bukan Milikmu


__ADS_3

Pilihlah seseorang bukan karena dia memiliki segalanya.


Tetapi karena dia menjadikan mu segalanya.


••••


Saat Adi dan Ibu nya bercerita, tiba-tiba pintu rumah mereka di ketok oleh seseorang.?


Tok tok tok.....


"Assalamu Alaikum."


"Wa Alaikum Salam."


"Ehhh nak Lisa, nak Aya," ayo masuk kebetulan kita lagi sarapan, ayo ikutan juga, kata ibu Adi.


"Terimakasih bu," Lisa sama Aya, kebetulan sudah sarapan tadi sebelum ke sini.


"Lisa, Aya," kalian kesini naik apa, mas tadi mau jemput.


"Tidak perlu repot-repot mas," kita kesini jalan kaki kok, hitung-hitung olah raga.


"Owccc iya mas mau bicara sama kamu Lisa."


"Bicara apa ya mas."


Setelah Adi dan ibu nya selesai sarapan pagi, Aya dan ibu Adi pergi ke belakang rumah, sedangkan Adi dan Lisa masih berada di meja makan.


"Lisa mas mau bicara."


"Bicarah mas."


"Kalian tinggal di sini hampir sebulan," apakah kamu tidak ingin adik mu melanjutkan sekolah nya.


Lisa terdiam, selama ini dia melupakan itu, dia tidak terpikirkan nasip kelanjutan adik nya.


"Maapkan Lisa mas," sambil menundukan kepala nya.


"Kamu tidak salah," cuman waktu yang membuat kalian jadi melupakan nya.


Menurut mas, alangkah baik nya Aya kita sekolahkan saja, di dekat sini ada sekolah Tk, kan tahun nanti dia sudah masuk Sd.


Masalah biaya sekolah Aya biar mas yang tanggung, kamu tidak perlu khuatir akan masalah itu.


"Mas aku tidak ingin merepotkan kalian," dia adik ku mas dan tanggung jawab ku.


"Semenjak kalian masuk kerumah ini," kalian sudah bhagian dari keluarga ini, kami sudah mengagap mu keluarga, bahkan ibu meanggap mu dan adik mu, adalah anak ibu.


Lisa mendengar kata-kata ibu Adi merasa terharu, dia pergi ke ibu Adi langsung memeluk nya.


"Ibu," hiks hiks hiks, terimakasih bu sudah menerima kehadiran kami di sini, aku tak tahu lagi seandai nya kalian tidak hadir dalam hidup kami.


Lisa menangis sejadi-jadi nya.


Ya Allah, terimakasih atas segala nikmat mu, engkau telah memberikan orang-orang yang selalu menyayangi kami berdua, batin Lisa berdoa.


"Besok nanti mas akan daptarin Aya masuk sekolah," Aya mau kan sekolah, bermain sama teman-teman, Adi berbicara selembut mungkin karena dia tahu perasaan anak ini terkadang sensitif.


"Aya mau sekolah," horeeeeee sekolah, Aya sekolah.

__ADS_1


"Ucapin apa dulu sama kak Adi dan ibu," kata Lisa.


"Terimakasih kak Adi, terimakasih ibu."


"Sama-sama sayang," jawab Adi dan ibu bersamaan.


"Ya sudah," ibu, Lisa, Aya, aku berangkat dulu ya biasa penumpang sudah pada menunggu, jawab Adi sambil tersenyum.


"Ibu," Lisa antar mas Adi dulu ya.


"Iya nak silahkan," ibu Adi merasa sangat bahagia, walaupun sedikit demi sedikit sifat perhatian Lisa terhadap Adi mulai ada.


"Mas Adi sebentar."


Adi yang sudah menaiki motor metik nya, berdiam sebentar.


"Iya ada apa Lisa.?"


"Terimakasih atas semua nya mas," mas sangat baik kepada ku, aku janji akan membalas setiap kebaikan mas Adi.


Adi tersenyum manis, lalu dia berkata.


"Tetaplah seperti ini," Lisa yang selalu ceria dan perhatian kepada mas, itu saja yang mas pinta.


"Apaan sih mas ini," Lisa merasa malu kenapa mas Adi sangat manis sekali, pipi nya mulai memerah.


"Adi tersenyum," yasudah mas berangkat dulu ya, jaga rumah tunggu mas kembali ya, Adi mulai menggombali Lisa.


Jangan di tanya, bagaimana sekarang muka Lisa, malu sangat malu, jika bisa dia akan becebur ke lautan saja.


"Hati-hati di jalan mas," ingat jaga hati mas selalu ya, sambil berlari ke dalam rumah dia tertawa cekikikan.


Ehhhh ternyata Lisa juga bisa menggombal, kata siapa Lisa tidak bisa menggombal.


Adi yang merasa di gombali balik oleh Lisa, sungguh merasa sangat bahagia, ternyata dia anak yang nakal juga.


Diperjalanan Adi sangat merasa bahagia, serasa jam sangat lambat sekali berputar.


Ingin rasa nya Adi cepat-cepat pulang ke rumah, datang langsung memeluk erat tubuh Lisa.


Tanpa Adi dal Lisa sadari, saat mereka bicara dan tertawa bersama ada sepasang mata yang menatap mereka dengan amarah dan kebencian.


Awas kau Lisa, Adi milikku bukan miliknu.


Dia akan ku rebut kembali Lisa.


••••


Di rumah Adi Prasetyo


Lisa dan ibu Adi sedang asik memasak makanan, untuk makan siang nanti.


Sedangkan Aya, dia sibuk menonton kartun kepala kotak.


"Ibu," apakah selama tinggal di jakarta ini, ibu pernah kembali ke kampung halaman ibu, tanya Lisa.


"Pernah Lisa," malah sering, di sana sumber penghasilan Adi dan ibu.


"Sumber penghasilan," maksud nya ibu apa, Lisa merasa bingung sendiri.

__ADS_1


Di sana Adi mempunyai bengkel motor, dia merintis itu dari nol.


Rencana nya, Adi ingin mengelola itu bersama Rahma, jika mereka nanti menikah.


Ibu sebenarnya kurang suka juga dengan Rahma, dia akan bersikap baik kepada ibu, jika di depan Adi.


Dan akan berubah sifat nya jika di belakang Adi.


Ibu pernah bilang sama Adi, kalo Rahma itu bukan perempuan baik-baik, tapi nama nya Adi kecintaan sama si Rahma itu, membuat dia jadi gelap mata.


Sehingga dia melihat sendiri bahwa sahabat nya dan calon istri nya, bercinta di depan mata nya, baru dia sadar.


"Kalo mas Adi," di kampung punya usaha, kenapa malah pergi ke kota mencari pekerjaan bu.


"Adi itu mati rasa," dia meanggap kalo semua perempuan itu sama, tapi setelah dia bertemu dengan mu, mungkin dia baru sadar, kalo yang di pikirkan nya itu sungguh sangat salah.


"Ibu bisa saja," terus ibu ada niatan gak pengen kembali ke kampung halaman ibu.?


"Rencana sih," kalo Adi sudah mendapatkan pilihan nya, mungkin kami akan kembali lagi ke sana.


Saat mereka sedang asik bercerita, tiba-tiba ada seseorang yang mengetol pintu rumah nya.


Tok tok tok


Cklekkkkkk.....


"Tante ngapain kesini," datang kerumah orang ngetuk pintu tidak pakai salam, gerutu Lisa yang masih bisa di dengar oleh Rahma.


Yaaaa yang bertamu di pagi hari adalah Rahma, dia tidak suka kalo Lisa lama-lama bertamu di rumah Adi.


"Ngapain aku," kan terserah aku dong ini kan rumah calon suami aku.


Lisa tersenyum mengejek.


"Hahahaha," tante-tante ngigau kok sambil jalan sih, kalo mimpi ayo cepat bangun tante, udah pagi ini masih tidur saja.


Percakapan mereka di dengar oleh ibu nya Adi.


"Apa-apaan ini," pagi-pagi sudah ribut di sini, ibu Adi marah ketika tahu yang datang adalah Rahma, mantan tunangan Adi.


"Ibu," Rahma kangen sama ibu.


Ibu Adi, yang mau di peluk oleh Rahma, dia mundur ke belakang, tidak sudi dia di peluk wanita yang pernah menghianati anak nya.


"Untuk apa kamu kesini," aku rasa jika tidak ada kepentingan cepat pergi sekarang.


"Ibu menghusir ku," ibu akan menyesal jika ibu kasar kepada ku.


"Cihhhh," buat apa aku menyesal, malah aku senang, jawab ibu Adi.


"Nih," kalian berdua lihat lah, apa yang kami lakukan.


"Ibu Adi yang melihat isi anflok itu," terdiam seketika.


Tidak tidak, ini tidaklah benar...?


Apa isi anflok itu ya 🤔🤔🤔 ada yang tahu gak, bantu aku ya.


Aku up lagi gaes😊 maap kalo masih ada kekurangan, atau salah dalam tulisan, aku masih belajar dan belajar.

__ADS_1


Soal nya kak Ebez dia sibuk mulai hari ini, jadi gak sempat ada waktu untuk menilai tulisan ku..🙏🙏🙏


Selamat beraktivitas semua 🤗🤗🤗


__ADS_2