Kekasihku Driver Ojek Online

Kekasihku Driver Ojek Online
Rencana


__ADS_3

Malam pun tiba, Adi dan Lisa berpamitan kepada ibu nya untuk menemui Doni seketaris sekaligus asisten kepercayaan tuan Dirgantara.


"Assalamu Alaikum," maap menunggu lama tuan, ucap Adi kepada Doni.


"Wa Alaikum Salam," tidak apa-apa, saya juga baru sampai jawab Doni.


Setelah menyampaikan semua keputusan dari Lisa, Doni sangat terkejut dengan sikap dan kemurahan hati Lisa.


Lisa masih bisa memaapkan semua kesalahan yang telah kavindra perbuat.


Walau bagaimanapun sampai saat ini sebelum Dirgantara meninggal, Kavindra tetap menjaga dan merawat kakek nya.


Kavindra tetap di tahan di kantor polisi, selama masa tahanan.


Karena Kavindra banyak membuat kesalahan dan juga kasus pembunuhan terhadap Doni.


Masalah siapa yang menabrak kedua orang tua Lisa, ternyata itu murni kecelakaan.


Kejadian tidak ada unsur dendam atau di senghaja.


Dan Doni juga menyampaikan siapa dalang yang memberikan suntikan racun kedalam infus Dirgantara, ternyata itu adalalah Larasati.


Larasati ingin menguasai semua aset dan kekayaan yang Dirgantara punya.


Niat Larasati setelah membunuh Dirgantara, selanjutnya akan membuat Kavindra dan Arden menjadi sasaran berikut nya.


Tetapi niat jahatnya sudah di ketahui, dan sekarang Larasati telah menjadi seorang boronan polisi.


Sementara masa tahanan Kavindra, perusahaan di pegang oleh Doni, dan bagian harta dari almarhum Candra, itu akan di bagikan ke panti asuhan dan panti jompo.


Setelah pembahasan mereka selesai, Adi dan Lisa pamit undur diri kepada Doni, karena suasanan sudah sangat larut malam.


Adi dan Lisa mampir ke kossan, untuk mengambil baju-baju Lisa dan Aya.


Karena Lisa tidak memiliki barang beharga, seperti kulkas dan tv.


Dan Adi juga membayar uang kossan kepada pemilik nya, dan segera pamit untuk meninggalkan kossan tersebut.


Setelah beberapa menit, Adi dan Lisa sudah sampai di rumah.


Mereka segera membersihkan tubuh mereka dari debu jalanan.


Setelah membersihkan tubuh, Adi dan Lisa sama-sama menaiki kasur untuk mengistirahatkan tubuh mereka.


"Sayang, mas bolehkan memeluk kamu," Adi meminta izin untuk tidur memeluk Lisa malam ini.


"Silahkan mas, karena Lisa sudah menjadi istri mas Adi.!"


"Terimakasih sayang."


"Sama-sama mas Adi."


"Mas, masalah sama om Doni sudah selesai, terus rencana selanjutnya apa lagi mas.?"


"Minggu depan, kita pergi ziarah ke makam kedua orang tua kamu," kita akan menginap di rumah orang tua kamu satu malam saja.


Besok hari nya, mas akan mengantar ibu dan Aya ke terminal, untuk pulang ke kampung halaman mas.


"Kok kita tidak ikut pulang ke kampung mas Adi.?"


"Kita akan pergi ke suatu tempat, untuk berbulan madu," mungkin sekitar empat hari saja, karena teman mas yang bernama Parjo, mengatakan bahwa dia akan segera menikah, dan bengkel harus mas yang menangani.


Mendengar kata bulan madu, badan Lisa terasa menjadi panas dingin.


"Kamu mau kan sayang.?"

__ADS_1


"Iya mas, aku mau," tapi kita mau kemana mas.?


"Itu rahasia sayang, kamu nantinya akan tahu."


"Terus rumah kamu ini bagaimana mas.?"


"Rumah ini sudah mas jual, baru kemaren mas tawarkan," Alhamdulillah ada orang yang membeli nya, dan Alhamdulillah lagi dengan harga yang lumayan tinggi.


Cukup lah buat modal usaha bengkel mas.


"Mas suasana di kampung kamu seperti apa sih, dan biasa nya pekerjaan ibu di sana apa mas.?"


"Suasana nya bisa dibilang sangat rami, sekarang sudah banyak kemajuan," bertambahnya bangunan, toko, dan tempat wisata lainnya.


Kalo ibu biasa nya membuat kue, dan di pasarkan atau di titip di warung-warung terdekat.


"Wahh aku bisa belajar sama ibu mas, kalo saja aku sama ibu bisa membuka usaha toko kue."


"Ide bagus itu sayang, mas akan selalu mendukung," nanti mas juga ingin semua keuangan yang mas punya kamu yang pegang.


"Kok aku sih mas.?"


"Karena kamu sudah menjadi istri sah nya mas."


Adi menjadi gemas mendengar pertanyaan dari Lisa.


Adi menciumi tengkuk leher Lisa, dan membuat Lisa menjadi gelisah.


"Mas aku lagi halangan," kata Lisa.


Adi baru tersadar jika sang istri sedang lagi kedatangan tamu bulanan.


Adi menghembuskan napas nya dengan kasar.


"Huhhh sabar-sabar," ucap Adi.


"Sabar ya mas," ucap Lisa yang tidak enak hati.


"Iya tidak apa-apa, ayo kita tidur.!"


Adi dan Lisa merasakan ada yang berbeda, mereka sama-sama baru pertama kali merasakan tidur satu kamar, dan satu kasur berdua.


Hingga mereka terlelap bersama, melalui malam panjang tanpa bercinta.


••••


Di tempat yang berbeda.


Heuekk huekk huekk...


'Aduhh kok aku lemes banget, padahal aku harus cepat-cepat bekerja.'


Rahma terpaksa dengan keadaan nya yang sudah pucat, dan badan nya terasa sangat lemas.


Mengharuskan dia segera pergi bekerja.


Ini adalah pekerjaan nya yang ke tiga kali, setelah dua kali di pecat.


Rahma tidak ingin hidup nya menderita hanya karena dengan status nya sekarang.


Banyak hinaan dan hujatan yang Rahma dapat, namun ini sudah terjadi.


Awalnya Rahma ingin menggugurkan janin yang ada di dalam kandungan nya, tetapi Rahma memikirkan mungkin ini saat nya dia bisa untuk berubah.


Setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh, Rahma hanya berjalan kaki, karena apabila menaiki angkot mungkin malam hari nya Rahma tidak akan bisa makan.

__ADS_1


Rahma berjalan kaki melewati trotoar, kepala nya sudah sangat pusing, dan mata nya sudah mulai berkunang-kunang, tiba-tiba Rahma ambruk dan terjatuh ke tanah.


Banyak orang-orang berkerumunan melihat keadaan Rahma, namun tidak ada yang ingin menolong nya.


Dari kejauhan Radix melihat banyak orang berkerumunan, namun rasa penasaran nya mulai tidak bisa di tahan, Radix segera mendatangi ke arah kerumunan tersebut.


Saat Radix sudah berada di tempat, alangkah terkejutnya melihat siapa yang sedang di lihat banyak orang.


Namun walaupun sejahat-jahat nya Radix, di hati nya paling dalam, Radix tetap menolong.


"Minggir semua, biar saya yang membawa nya kerumah sakit.!"


Setelah Radix sampai di rumah sakit, dengan menaiki sebuah taxsi.


Radix segera memanggil para petugas rumah sakit untuk segera memperiksa pasien.


"Tolong dia suster, tolong periksa dia.!"


"Maap bapak, anda harus segera membayar administrasi nya sekarang, jika tidak pasien tidak bisa di periksa.!"


"Radix meremas rambut nya dengan kasar, sebenarnya ada uang simpanan untuk biaya ibu nya berobat," tapi Radix sudah terlalnjur membawa Rahma kerumah sakit.


"Baiklah akan segera saya urus, dan segera periksa pasien, biar saya tahu dia sedang sakit apa.!"


Setelah Radix membayar semua administrasi tersebut, dan dokter yang sudah memeriksa Rahma mengatakan bahwa pasien sedang hamil muda.


Dan Radix yang mendengarpun menjadi terkejut.


"Apa anda suami pasien,?" ucap dokter tersebut.


"Bukan dokter, saya hanya teman nya saja."


Radix merasa bingung, anak siapa yang sekarang Rahma kandung, masalahnya Rahma bercinta bukan dengan dia saja, melainkan dengan banyak lelaki.


"Dokter apakah saya boleh bertanya,?" ucap Radix.


"Sialakan bapak mau bertanya apa,?" jawab dokter.


"Apakah saat hamil, bisa di lakukan tes DNA.?"


Radix sangat penasaran, dengan bayi yang sekarang Rahma kandung, jika memang itu adalah anak nya, maka Radix akan bertanggung jawab sepenuhnya, bahkan jika Rahma mau dia akan bertanggung jawab untuk menikahi.


Karena bagi Radix, Rahma lh orang yang pertama kali dia sentuh.


Walaupun Radix seorang pereman, tetapi dia tidak pernah menyentuh nama nya perempuan.


Karena Radix tahu, betapa sakit nya hati perempuan jika hamil tanpa seorang suami.


Sebab Radix adalah hasil dari pemerkosaan, dia tidak tahu siapa ayah kandung nya tersebut.


"Sangat bisa pak, apakah anda ingin melakukan hasil tes DNA, jika iya, saya bisa membantu anda."


"Saya tidak banyak punya uang dokter, jadi saya bingung harus berbuat apa untuk membayar nya."


"Saya akan beri keringanan buat anda, jika kamu mau saya akan menolong anada pak."


"Dengan cara apa.?"


"Anda bisa mendaftarkan BPJS pak, itu akan memudahkan urusan di rumah sakit."


"Baiklah saya siap, lakukan lah dokter pemeriksaan nya."


"Baiklah pak, akan segera saya lakukan."


Ada yang penasaran, siapa ayah biologis dari bayi Rahma 😊😊😊

__ADS_1


Di tunggu ya bab selanjutnya 🤗🙏🙏


__ADS_2