Kekasihku Driver Ojek Online

Kekasihku Driver Ojek Online
Penjelasan Dari Adi


__ADS_3

Setelah pulang dari angkringan, Adi meminta Aya agar segera masuk kedalam kossan.


Sedangkan Lisa ingin cepat-cepat masuk, tetapi di tahan oleh Adi.


"Apaan sih mas, aku sudah mengantuk pengen cepat-cepat tidur."


"Tidak ada yang boleh tidur malam ini, kamu dan mas."


"Aku pengen tidur mas," jelas Lisa.


Adi segera menarik tangan Lisa, untuk segera menjauh dari kossan.


Adi tidak ingin di lihat oleh orang lain.


Maka dari itu Adi mengajak Lisa duduk di taman yang tidak jauh dari tempat tinggal Lisa.


"Mas ingin menjelsakan semua nya, biar nantinya tidak ada yang menjadi salah paham di antara kita."


"Semua nya sudah jelas kan mas, apa lagi yang harus di jelaskan."


"Tatap muka mas Lisa, kalo bicara itu tatap orang nya bukan ke bawah sana," kata Adi.


Lisa mulai menatap muka Adi, ada setetes air bening di sudut mata sayu Adi.


Jika berkedip sedikit saja, maka akan menetes cairan bening itu.


"Lisa, apakah selama ini mas jahat kepada mu, apakah mas selama ini pernah berbohong kepada mu.?"


Lisa mendengar ungkapan perasaan Adi, merasa tidak enak hati.


Seorang Adi Prasetyo yang berumur 35 tahun, menitikkan air mata nya di depan gadis kecil.



Seperti ini ya gaes kira-kira, tapi suasanan nya di ganti malam ya 🀭


"Maafkan aku mas," ucap Lisa karena merasa tak enak hati melihat Adi menitikkan air mata nya.


"Kamu tidak pernah salah, mas yang salah tidak pernah jujur dengan mu."


"Aku percaya sama kamu mas, cuman aku hanya tidak suka saja dengan cara mu terlalu dekat dengan Bella."


Akhirnya Lisa mengeluarkan unek-unek yang ada di dalam hati nya.


Seperti ini lah cara Adi, jika ada masalah maka di selesaikan secara bersama, dengan saling terbuka nya, maka hubungan akan menjadi lebih baik.


Adi mulai menceritakan semua yang terjadi antara Adi dan Bella.


Sedikitpun tidak ada yang adi sembunyikan dari Lisa.


"Terus selanjutnya bagaimana mas, apakah mas Adi masih ingin mencari tahu masalah kakek ku dengan Bella.?"


"Tidak lagi, mas akan mencari bukti itu sendiri," kalo perlu mas minta bantuan kepada perawat yang ada di rumah sakit itu.


"Mas serius, senekat itu mas.?"


"Apapun cara nya, mas lalukan agar kita secepat nya sah dimata hukum dan agama."


"Maafkan Lisa ya mas, sudah salah sangka kepada mas Adi."


"Mas yang seharus nya minta maaf, sudah membuat hatimu menjadi ragu.


Setelah mereka saling bermaafan, Adi segera mengantar Lisa kembali ke kontrakkan nya.

__ADS_1


"Sudah sana masuk, bersih-bersih dulu ya habis itu baru tidur."


"Siap mas ku," jawab Lisa dengan gaya hormat.


"Assalamu Alaikum kesayangan nya mas," Adi sambil mengusap lembut kepala Lisa.


"Wa Alaikum Salam mas, hati-hati di jalan," jawab Lisa.


Saat di perjalanan Adi merasa lebih tenang, setelah menjelaskan semua kesalahpahaman.


Masalah kepada Bella, mungkin sudah selesai.


β€’β€’β€’β€’


Di kediaman Lukman


Semenjak berpisah dengan Nury, Lukman semakin menjadi uring-uringan.


Badan kurus, tidak terawat, brewokan


Setiap malam nya hanya mengurung diri di dalam kamar saja dan di temani alkohol.


'Nury maafkan aku, aku sangat menyesal telah meninggalkan kalian.'


'Nury, kembalilah kepada ku, aku sangat merindukan kalian, maapkan aku sayang.'


Lukman berbicara sendiri, dan sambil menangis.


Entah kapan Nury akan kembali lagi bersama nya.


Dunia nya serasa hancur lembur, bertahan hidup tanpa arah tujuan.


Bi Narti asisten rumah tangga Lukman merasa sangat sedih melihat keadaan majikannya seperti ini.


Bi Narti segera menghubungi Nury, untuk menyampaikan keadaan Lukman.


Walaupun hati nya hancur mengingat perselingkuhan Lukman bersama Rahma.


Tetapi Nury tidak bisa membohongi keadaan, bahwa rasa cinta nya masih tetap untuk Lukman.


Walaupun awal nya Nury sempat berpikir akan kembali lagi bersama


mantan kekasihnya Kelvin.


Tetapi saat bersama Kelvin, di hati Nury tidak dapat membohongi bahwa masih ada nama Lukman di hati nya.


"Halo bi," terdengar suara perempuan seperti sedang menangis di seberang sana.


"Iya halo, nyonya."


"Ada apa bi, tumben bibi menelepon.?"


"Ini nyonya, tuan Lukman semakin parah keadaan nya," dari kemaren sampai hari ini tidak mau makan, tuan selalu menangis terus memanggil nama nyonya dan non Adel.


"Maap bi, aku tidak bisa kesana."


"Kenapa nyonya, apa nyonya tidak perduli lagi dengan tuan.?"


"Tidak seperti itu bi, Dimas sedang sakit, sekarang aku di rumah sakit."


"Iya nyonya maapkan saya, apa nyonya perlu sesuatu.?"


"Tidak bi terimakasih, nanti kalo saya perlu sesuatu, saya akan bilang kepada bibi."

__ADS_1


Setelah telepon terputus, bi Nanrti segera mengetok kamar Lukman, ingin mengatakan bahwa anak nya sedang sakit.


Dan sekarang berada di rumah sakit.


Tok tok tok


"Tuan buka pintu nya.!"


"Tuan tuan saya mohon buka pintu nya.!"


Tidak ada jawaban dari dalam, terpaksa bi Narti membuka pintu kamar, dan ternyata tidak di kunci sama sekali.


'Ya ampun tuan, anda kenapa tuan.'


Bi Narti segera memanggil mang jono, untuk meminta bantuan agar bisa mengangkat tuan Lukman ke kasurnya.


"Tuan saya mohon bangun lah."


Bi Narti tidak menyerah, dan tidak hilang akal.


Hidung Lukman di beri minyak kayuputih, dan di oleskan ke kening Lukman.


Tidak lama setelah itu, ternyata Lukman sadar dari pingsan nya.


"Bi Narti kenapa ada di sini.?"


"Maap tuan, saya dari tadi mengetok pintu kamar tuan, tapi tidak ada jawaban sama sekali."


"Ada apa bi, tumben bibi kesini.?"


"A-anu tuan," bi Narti semakin gugup menyampaikan bahwa anak nya sedang sakit.


"Anu kenapa bi, katakan saja.!"


"Den Dimas masuk kerumah sakit tuan," dan sekarang nyonya Nury sendirian menjaga Den Dimas.


Lukman segera mengambil kunci mobil nya, tanpa memikirkan keadaan diri nya sendiri.


Lukman menjalankan mobil nya menuju rumah sakit terbesar yang ada di kota ini.


Lukman sangat yakin, pasti anak nya di rawat di rumah sakit ini, tidak mungkin di rumah sakit lain.


Saat Lukman sampai ke rumah sakit, Lukman langsung menuju ruang IGD dan menanyakan, di rawat dimana anak nya sekarang.


Para perawat dan dokter, merasa sangat bingung melihat keadaan Lukman sekarang.


Semua orang pasti tahu, siapa Lukman.


Pengusaha terkenal, dengan segala keahlian dan kesuksessan nya.


"Maap tuan apa ada yang bisa saya bantu.?"


"Dimana ruang rawat anak saya, cepet katakan.?"


Perawat tersebut langsung mengatakan dimana ruang rawat anak Lukman.


Dan Lukman segera berlari menuju ruang rawat anak nya.


Setelah sampai Lukman segera membuka pintu kamar rawat tersebut.


Ceklekkkkkk...


Hai gaes aku up lagi 🀭🀭

__ADS_1


Ikutin terus cerita aku ya gaes, semoga kalian selalu suka β˜ΊοΈπŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ™


Bila masih ada kesalahan dalam menulis kata-kata, tolong beri saran ya, biar aku bisa memperbaiki setiap tulisan ku β˜ΊοΈπŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2