Kekasihku Driver Ojek Online

Kekasihku Driver Ojek Online
Meminta Maap 2


__ADS_3

Setelah Adi dan Aya sampai ke bengkel nya.


Adi masuk ke dalam dan meninggalkan Aya yang masih ada di parkiran motor.


"Aya, kamu sudah lama ya di sini,?" ucap Naura yang baru saja datang.


"Baru saja Naura, ada apa ,?" jawab Aya.


"Tidak apa-apa Aya, bagaimana kita ajak kak Hendri minum es dawet dan gorengan di muka sana,?" ucap Naura.


"Boleh juga, aku izin dulu sama kak Adi ya," jawab Aya.


Setelah mendapatkan izin dari Adi dan memberikan beberapa uang kepada Hendri, namun Hendri menolak nya, mengatakan bahwa dia masih memiliki uang.


Namun Adi terus memaksa nya dan mengataka tidak apa-apa ini adalah bonus karena kamu rajin dan giat bekerja di sini.


Mau tidak mau Hendri menerima uang pemberian dari Adi dan memasukkan nya ke dalam kantong.


Aya dan Hendri keluar dari bengkel tersebut dan menghampiri Naura yang msih setia menunggu.


Mereka bertiga pergi ke seberang jalan untuk membeli es dawet dan gorengan.


Maklum gaes jajanan para anak-anak 🤭🤭


Setelah mereka sampai di tempat penjual es dawet dan gorengan.


Hendri memesan tiga gelas es dawet dan beberapa gorengan tersebut.


"Wah beneran nih kak Hendri yang teraktir,?" ucap Naura.


"Tidak teraktir Naura, kakak cuman membelikan saja dan Alhamdulillah ada sedikit rezeky dari kak Adi," jawab Hendri.


Sedangkan Aya sedari tadi hanya diam saja, menyimak obrolan mereka berdua.


Tiba-tiba Hendri mengejutkan Aya dari lamunan nya.


"Aya nanti boleh bantu kakak tidak,?" ucap Hendri.


"Bantu apa kak,?" jawan Aya.


"Tolong nanti bantuin kakak ambil pesanan cucian kotor yang dekat pom sana," boleh tidak.?


Belum Aya menjawab pertanyaan dari Hendri.


Tiba-tiba Naura menjawab dan menawarkan agar dia saja yang mengantar.


Namun semua itu di tolak secara halus oleh Hendri.


"Tidak perlu Naura, aku ada sedikit keperluan juga dengan Aya," ucap Hendri.


"Yahhh kak Hendri, niat aku baik loh mau nganterin kakak," jawan Naura dengan nada sedih.


"Lain kali saja ya Naura, soal nya tadi kak Adi juga memberikan pesanan agar membelikan sesuatu buat perlengkapan bengkel," bohong Hendri.


"Iya kak tidak apa-apa," jawab Naura.


Setelah mereka bertiga selesai memakan makanan mereka.

__ADS_1


Naura izin terlebih dahulu untuk pulang, karena ada keperluan yang harus dia beli.


"Kak Hendri mau sekarang atau nanti saja,?" ucap Aya.


"Sekarang saja deh, mumpung kak Adi masih di bengkel,!" jawab Hendri.


Aya dan Hendri pergi bersama untuk mengambil cucian kotor, yang akan di cuci oleh nenek Hendri.


"Kakak sering mengambil pakaian kotor milik orang lain,?" ucap Aya di sela perjalanan mereka.


"Sering dek, hitung-hitung bantuin nenek untuk tambahan uang," jawab Hendri.


"Kakak kenapa menolak tawaran dari Naura,?" ucap Aya.


"Kakak hanya saja merasa tidak enak dek, soal nya kakak pernah dengar kalo Naura di larang oleh ibu nya untuk memakai motor jika tidak mempunyai keperluan penting," jawab Hendri.


"Owhh begitu kak," ucap Aya.


"Maap ya dek kakak selalu ngerepotin kamu," jawab Hendri.


"Tidak masalah kak, selagi aku bisa membantu," ucap Aya.


Setelah mereka sampai di rumah orang tersebut.


Hendri turun dan mengetok pintu rumah tersebut.


Tok tok tok


"Assalamu Alaikum," panggil Hendri.


"Maap bu, mau mengambil cucian kotor," ucap Hendri.


"Owhhh iya ini, maap ya dek saya tidak bisa mengantar," ucap orang tersebut.


"Tidak apa-apa bu," jawab Hendri.


Aya dan Hendri berpamitan kepada ibu tersebut, dan pulang ke bengkel untuk meneruskan pekerjaan nya yang belum selesai.


Setelah Aya dan Hendri sudah sampai di bengkel.


Adi melihat mereka yang turun dan menenteng satu kantong besar yang mungkin itu adalah pakaian kotor batin Adi.


"Maap kak," ucap Aya yang ketahuan Adi jalan bersama Hendri.


"Tidak apa-apa," jawab Adi sambil mengusap lembut kepala Aya.


"Motor kamu kemana Hendri,?" ucap Adi.


"A-anu kak," jawab Hendri yang sedikit gugup.


"Anu kenapa,?" tanya Adi.


"Motor aku di jual kak untuk berobat nenek dan sisa nya buat tabungan kalo sewaktu-waktu nenek tidak bisa membayar kontrakkan," jawab Hendri yang menundukkan kepala nya.


"Kalo begitu mulai besok kamu bawa saja satu motor yang sering di bawa anak buah ku untuk menarik ojel online,!" ucap Adi.


"Jangan kak, tidak perlu," aku bisa mengumpulkan hasil kerja ku untuk membeli motor bekas nanti, jawab Hendri.

__ADS_1


Adi tersenyum melihat keberanian anak seperti Hendri ini.


Di usia nya yang masih muda, dia sudah pandai bekerja, walaupun sekolah nya harus putus karena kedua orang tua nya telah meninggal dunia.


"Bawa saja dulu Hendri,!" nanti setiap kamu gajihan, kamu bisa membayar nya separo anggap saja kamu nyicil dengan saya, ucap Adi.


Hendri berpikir sebentar, apa dia sanggup melunasi semua nya.


Namun semangat dari Aya, membuat Hendri menerima tawaran dari Adi.


"Ambil saja kak Hendri, daripada kamu setiap hari nya berjalan kaki,!" jawab Aya.


Hendri pun cepat menyetujui, apa yang di katakan oleh Aya.


Dan Hendri berjanji akan selalu rajin bekerja.


Namun Hendri meminta izin kepada Adi yang membuat Adi tertawa terbahak-bahak oleh kekonyolan yang di buat oleh Hendri.


"Kak Adi apakah aku boleh sewaktu-waktu mengajak Aya jalan-jalan,?" aku pernah mempunyai rencana ingin mengajak nya makan mie ayam, ucap Hendri.


"Kerja yang benar saja dulu, jika kamu sukses nanti, jangankan mie ayam saja, keliling dunia pun aku izinkan,!" jawab Adi yang meninggalkan Aya dan Hendri berdua.


"Aku pulang dulu kak, semangat bekerja nya," ucap Aya.


Dan di balas senyuman manis oleh Hendri.


Visual Aya



Visual Naura



****


Kavindra bersama Bella, berangkat pagi untuk menuju kampung halaman Adi.


Sebenarnya Bella merasa tidak enak badan, namun tetap dia paksakan.


Karena Bella juga ingin meminta maap kepada Adi dan Lisa.


Karena Bella, Adi dan Lisa sempat bertengkar saat di tempat angkringan dulu.


Sembilan jam lama nya di perjalanan, akhirnya Kavindra dan Bella sampai di kampung halaman Adi.


Kavindra bertanya kepada seorang bapak-bapak yang sedang membawa rumput, untuk makanan sapi


"Maap pak, apa saya boleh bertanya,?" ucap Kavindra.


"Iya silahkan," jawab bapak tersebut.


"Dimana pak rumah laki-laki yang ada di foto ini,?" kalo tidak salah nama nya adalah Adi Prasetyo.


"Owhhh ini saya kenal mas, ini mas Adi," biasa nya kalo jam segini dia ada di bebgkel yang ada di simpang empat sana, mas nya terus saja, nanti setelah ada simpang empat kelihatan saja ada bengkel besar di sana, jawab bapak tersebut.


Hai gaes jangan lupa Like, Komen dan Vote 🤗🤗🤗🤗🤗🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2