Kekasihku Driver Ojek Online

Kekasihku Driver Ojek Online
Ada Hati Yang Harus Aku Jaga


__ADS_3

Setelah selesai denagn acara makan bakso, Adi dan Lisa pulang menuju ke kossan nya Lisa.


Sepanjang perjalanan tidak ada saling bicara dan bercanda, Lisa masih dalam mode ngambek nya.


Bagaimana tidak ngambek, yang bilang suka siapa, yang membuat kesepakatan saling menjaga hati siapa, ehh ternyata dia sendiri, di pegang wanita lain tangan nya malah diam saja.


Huhhh author juga ngambek loh gak Lisa aja, kalo mas Adi seperti itu, gak bisa jaga perasaan kan 🤭🤭


Sesampai nya di muka kossan Lisa, Adi memegang tangan Lisa dan berkata.?


"Jangan ngambek lagi ya," mas gak ada hubungan apa-apa sama dia, cuman kebetulan beberapa kali bertemu saja, terang Adi.


"Iya beberapa kali bertemu," nanti-nanti ketemu lagi, cerita lagi, kan aku tidak tau, jelas Lisa.


"Ehhhh cemburu ya kesayangan mas ini," kalo begini terus pengen cepat-cepat mas nikahin nih, jelas Adi sambil tersenyum jahil.


"Gak lucu," sudah sana mas Adi pulang, aku mau masuk.


"Mas gak mau pulang," kalo masih seperti ini, mau nya Lisa apa biar mas tahu, ayo kasih tahu mas.


"Gak ada."


"Tidak boleh di pendam sendiri," gimana nanti nya kalo kita berumah tangga kalo tidak saling terbuka, ayo mau nya Lisa apa.?


"Jauhin mbak Nury," aku gak suka sama dia, itu masalah dia, mas gak osah ikut campur, tidak osah juga kasih saran atau apa.


"Baiklah jika itu kemauan kesayangan mas ini," akan mas turuti.


"Janji ya mas."


"Iya mas janji."


"Yasudah aku mau masuk dulu mas" udah malem banget.


"Mas tidak diajak masuk," Adi masih ingin menjahili Lisa.


"Nanti tunggu halal dulu mas."


"Yasudah deh mas pulang dulu ya."


"Assalamu Alaikum."


"Wa Alaikum Salam."


"Hati-hati di jalan mas.?


"Iya Lisa jaga diri baik-baik ya," jika ada terjadi sesuatu cepat-cepat hubungi mas.


"Iya mas."


Sepanjang perjalanan Adi terlihat senyum-senyum, malam ini hati nya sangat bahagia.

__ADS_1


Sesampai nya di rumah, Adi masuk ke dalam kamar mandi, mengganti pakaian dan membersihkan tubuh nya.


Setelah selesai Adi naik ke atas kasur ingin meng istirahatkan tubuh nya, seketika hanphone Adi bersuara ada nada panggilan dari sahabat nya yaitu Parjo.


"Assalamu Alaikum," Adi.?


"Wa Alaikum Salam," Jo, ada apa, jawab Adi.


"Begini loh Di," bengkel sekarang tambah banyak pelanggan, seperti nya harus tambah orang lagi deh untuk membantu di sini.


"Nah kamu saja yang cari," kan semua nya sudah aku percayakan ke kamu.


"Sekali-kali lah kamu sendiri yang turun tangan," jadi kapan kesini.?


"Aku tanya ibu dlu deh nanti," kapan aku kesana nya.


"Jangan lama-lama," oke.


"Yaaa baiklah," jawab Adi.


Di lain tempat.


"Mas dari mana saja kenapa baru pulang mas.?"


Nury menunggu suami nya hingga larut, jam menunjukkan jam dua pagi.


"Maap sayang," mas lagi banyak pekerjaan yang harus mas selesaikan.


"Maap sayang aku capek sekali," aku ingin istirahat, aku tidak ingin berdebat dengan mu.


Saat Lukman ingin beranjak pergi, Nury dengan lantang nya bersuara, dan itu membuat Lukman menjadi sangat marah besar.


"Kamu berubah setelah perempuan penggoda itu datang," dan kamu melupakan anak istri mu.


"Jaga mulut mu Nury," kenapa setiap ada masalah kamu selalu menyangkut kan dengan Rahma, bahkan kami tidak ada lagi hunungan.


"Kamu kira aku bodoh mas," kamu kira aku tidak tahu apa saja yang kamu lakukan di belakang ku, kamu membawa perempuan itu masuk ke tempat peribadi kita.


Lukman terdiam seketika, istri nya mengetahui semua nya, padahal dia tidak ingin seperti ini, biarkan saja hubungan nya berjalan dengan baik di belakang istri nya.


"Jika kamu sudah mengetahui semua nya,itu lebih bagus," jadi aku tidak perlu lg ngumpet-ngumpet lagi jika ingin bertemu dengan nya.


"Kamu tega mas," kenapa kamu seperti ini kepada ku, apa salah ku mas.?


Nury menangis sekencang-kencang nya, rumah tangga nya hancur sudah.


"Aku harus apa mas," agar kamu bisa meninggalkan dia, hiks hiks hiks.


"Tidak perlu berbuat apa-apa," cukup kamu diam saja, itu lebih baik.


Dan aku tidak akan pernah meninggalkan Rahma bagaimana pun kali ini rintangan nya.

__ADS_1


Cukup kali ini aku tidak akan pernah tinggal diam, ini semua gara-gara keluarga mu, jika tidak ada perjodohan itu, mungkin aku sudah bahagia dan memiliki anak bersama Rahma.


"Kamu jahat mas Lukman," bukan kah perusahaan mu itu diambang kebangkrutan, dan keluarga ku yang menolong.


"Iya keluarga mu menolong," tapi dengan syarat aku harus menikahi mu, dan itu yang membuat aku terpisah bersama Rahma.


Setelah itu Lukman pergi meninggalkan rumah nya, dan menghubungi seseorang.


Di Lain tempat.


Adi tidur dengan nyenyak nya, di temani mimpi yang sangat indah.


Waktu sudah menunjukkan jam empat subuh, sebentar lagi terdengar azan subuh berkumandang.


Hanphone Adi bersuara sangat keras, dan itu dapat membangunkan tidur indah nya Adi.


"Hallo," terdengar suara perempuan di seberang sana.


"Iya ini dengan siapa ya," jawab Adi.


"Mas Adi," hiks hiks hik aku Nury mas.


Adi tersadar dari tidur nya mendengar nama Nury, seketika dia bingung kenapa sepagi ini Nury menelpon nya dan dapat dari mana nomer telepon nya.?


"Iya ada apa Nury.?"


"Mas Adi hiks hiks hiks," Lukman meninggalkan aku demi perempuan itu.


Adi bingung harus apa, sebenar nya ini masalah rumah tangga nya, kenapa dia harus ikut handil juga.


"Nury," jika sedang lagi ada masalah, bicarakan dengan kepala dingin, jangan kamu pergi dan minta pendapat dari lelaki lain.


Ini masalah keluarga mu, selesaikan dengan baik, aku tidak ingin Lukman menjadi salah paham kepada ku, sudah cukup dengan masalah kami dulu.


"Tapi kepada siapa mas," aku tidak punya siapa-siapa lagi, orang tua ku sudah lama meninggal, keluarga pun tidak ada yang perduli nya dengan kehidupan ku, aku hanya punya kamu mas, setelah mas Lukman.


"Aku bukan siapa-siapa mu Nury," kita hanya sekedar kenal dan itu pun hanya dua kali bertemu, selesaikan urusan rumah tangga mu Nury, aku tidak ingin nanti nya Lukman salah paham kepada ku.


"Tapi mas."


Belum juga Nury selesai bicara Adi sudah memotong nya.


"Ada hati yang harus aku jaga," aku sudah pernah kehilangan Rahma yang pernah aku sayang, tapi kali ini aku tidak akan biarkan kesalah pahaman membuat Lisa meninggalkan ku.


Setelah itu Adi mematikan telepon nya, dan menarik napas dan membuang nya dengan kasar.


Setelah ini aku harap kehidupan ku akan lebih baik, batin Adi.


Selamat pagi gaes, selamat beraktifitas,,, aku up lagi nih 🤗🤗🤗🙏


Tinggalkan jejak kalian, maapkan aku jika masih ada kekurangan dalam cara menulis ku. 🤗🤗🤗🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2