
Para gadis-gadis tersebut bingung, kenapa Adi sangat dekat dengan istri nya Lukman.
Apa lagi Annisa, dia tahu betul hubungan Adi dengan Lukman sedang tidak baik-baik saja.
"Mas Lukman biasa lagi mengurus pekerjaan nya mas," ucap Nury.
"Sudah ijin sama Lukman mau kerumah mas,?" ucap Adi.
"Sudah ijin mas, sebenar nya aku mau siang tadi cuman anak aku lagi rewel mas."
Para gadis-gadis desa dan bapak-bapak yang ada di sana merasa bingung, buat apa istri Lukman main kerumah Adi, malam lagi.?
Adi sadar semua yang ada di sana menatap dengan bingung.
Adi segera menjelaskan agar tidak akan menjadi salah paham.
"Maap semua nya, pasti kalian merasa bingung kan.?"
Adi menceritakan siapa Nury, kenapa mereka sangat dekat, dan tujuan Nury malam-malam bertamu ke rumah Adi.
Hati Annisa kembali terasa sakit.
Baru saja dia akan berusaha untuk mendapatkan Adi kembali, namun kenyataan membuat dia mundur untuk selama nya.
Dulu sewaktu Rahma ketahuan berselingkuh dengan Lukman, Annisa merasa masih punya kesempatan. Namun setelah mengetahui Adi merantau ke kota karena sakit hati sang kekasih berselingkuh dengan sahabat nya sendiri.
Awal nya Annisa ingin mengejar Adi yang berangkat ke kota, namun orang tua Annisa melarang, karena percuma jika mengejar lelaki yang lagi sakit hati, tidak akan banyak merespon.
Padahal itu akal-akalan kedua orang tua Annisa saja.
Karena kedua orang tua Annisa tidak menyukai Adi, karena orang tidak punya apa-apa.
Dulu bengkel motor nya tidak seramai sekarang.
Dulu hanya bermodal mesin-besin biasa saja, karena waktu itu Adi masih dalam keadaan merintis.
Namun sekarang, bengkel malah semakin bertambah kembang pesat.
"Owhhh mas Adi sudah mempunyai istri, dan sekarang istri nya sedang hamil muda," ucap bapak-bapak tersebut, yang mebuat hati Annisa semakin sakit hati.
'Kenapa kamu selalu tidak bisa aku miliki mas, tidak bisa kah aku bahagia bersama mu,' bagaimana bisa aku memiliki mu sekarang, sedangkan kamu sudh mempunyai istri, batin Annisa berperang dengan pikiran nya.
"Iya bapak-bapak, rencana nya kami mau menetap di sini," apa lagi bengkel harus aku yang memegang kendali, ucap Adi.
"Wah benar mas Adi, lebih baik pekerjaan yang nyata," apa lagi sekarang sudah pempunyai istri dan mau mempunyai anak, ucap bapak-bapak.
"Huhhhh mas Adi sudh punya istri," kita-kita tidak punya alasan lagi mau minta nomer nya mas Adi, ucap para gadis-gadis desa tersebut.
Adi hanya tersenyum kecil, melihat tingkah laku para gadis-gadis desa tersebut.
__ADS_1
Namun tidak dengan Nury, dia sudah mengetahui bahwa Annisa seperti memiliki rasa kepada Adi.
'Ini tidak bisa di biarkan,' batin Nury.
"Sekolah yang benar, sudah tahu mas Adi sudah memiliki istri jangan coba-coba kalian belajar menjadi pelakor," Nury senghaja menekan kata pelakor, agar gadis di samping nya ini sadar diri.
"Kami kan tidak tahu mbak, kalo mas Adi mempunyai istri," jika kami tahu, mana mungkin kami betingkah seperti ini, ucap salah satu gadis itu.
"Maka nya sudah aku bilang kan, belajar yang benar," biar kalian semua pada pintar, nohh di kota banyak laki-laki lebih ganteng, dan mapan dari mas Adi, asalkan kalian pintar.!
"Iya mbak, maapkan kami," ucap para gadis-gadis tersebut, namun berbeda dengan Annisa, dia malah mengepalkan tangan nya, pertanda dia tidak suka dengan ucapan Nury.
"Yasudah bapak-bapak, kami duluan ya," ucap Adi berpamitan kepada para bapak-bapak tersebut.
Saat di perjalanan, Adi memperingati dengan ucapan Nury.
Bahwa tidak seharus nya berkata seperti itu.
"Dek lain kali jaga ucapan mu ya," tidak baik seorang perempuan berkata-kata terlalu berlebihan seperti itu, ucap Adi, dengan suara sedikit lembut.
"Kata-kata ku bukan untuk mereka mas," aku hanya tidak suka saja dengan Annisa, seperti nya dia memiliki rasa kepada mu, ucap Nury.
"Itu hak dia dek, selagi masih hal wajar," mas pun juga mengetahui nya sedari dahulu, namun hati mas memang tidak memiliki perasaan kepada nya.
" meladeni perempuan seperti itu harus di beri ketegasan mas," jangan jadi laki-laki terlalu lembek seperti mas Lukman.
Aku senang kamu tidak mudah tergoda dengan Rahma, namun apa, mas Lukman mudah tergoda.
Nury berharap rumah tangga sudara angkat nya ini, tidak seperti apa yang telah terjadi dengan rumah tangga nya.
Nury berjanji selama dia di sini, tidak akan ada yang berani berbuat macam-macam kepada saudara nya itu.
"Iya mas paham, sudah dek tidak usah membahas yang telah lalu," kita sama-sama pernah tersakiti oleh orang yang sama, jadi jangan pernah merasa kamu berputus asa.
Yang terpenting sekarang rumah tangga kamu baik-baik saja.
"Iya mas, ucap Nury," namun mulut dan hati nya tidak pernah sejalan.
Dia memiliki hati tidaklah sebaik Adi, jadi yang nama nya pelakor tetap lah pakor, yang harus di singkirkan.
Mereka telah sampai di depan rumah Adi.
Nury cepat-cepat memanggil ibu seperti khas anak kecil saja.
Karena Nury merasa diri nya seperti hidup lagi, setelah kepergian kedua orang tua nya.
"Ibu ibu ibu Nury datang ibu," ucap Nury sambil berteriak.
Adi hanya bisa geleng-geleng kepala saja, tadi marah-marah, sekarang sifat nya berubah seperti anak kecil.
__ADS_1
Author kasih visual rumah Adi yang ada di kampung ya gaes 😊😊
••••
Di lain tempat, tepat nya di kota.
Sekarang Rahma tinggal bersama Radix dan ibu nya.
Radix mengatakan kepada warga, bahwa Rahma adalah adik sepupu nya, yang di tinggal suami nya bertugas.
Saat ini para warga percaya saja, mana mungkin ada perempuan cantik mau sama mantan pereman.
Seperti itu lah ucapan para tetangga.
Radix berniat setelah Rahma melahirkan, dia akan membawa ibu nya dan Rahma, pergi dari kota ini.
Radix ingin keluarga kecil nya hidup dengan tenang, tanpa ada gunjingan dari para warga, yang selalu mengusik kehidupan mereka.
Rahma pun sekarang sudah bisa menyesuaikan keadaan nya sekarang.
Rahma ingin benar-benar berubah, tanpa di hantui oleh masa lalu nya.
Sekarang dan selama nya hanya Radix yang akan menjadi laki-laki di dalam keluarga kecil nya.
"Mas berangkat dulu ya," ucap Radix sambil mengelus perut yang mulai membuncit itu.
"Iya mas ucap Rahma," sambil mengulurkan tangan nya untuk mencium telapak tangan Radix.
"Nanti kalo mas sudah pulang, kamu mau mas bawakan apa,?" ucap Radix kepada Rahma.
"Boleh mas, ucap Rahma,?" dengan mata yang berbinar.
"Boleh donk masa tidak boleh," ucap Radix.
"Aku mau martabak manis sama martabak telor ya mas," ucap Rahma.!
Sekarang panggilan Rahma dan Radix berganti menjadi mas dan sayang.
Seperti, Adi dan Lisa.
Hubungan mereka juga semakin baik sekarang.
Masalah hubungan ranjang, Radix bukanlah tife lelaki yang menggila ***.
Radix akan bersolo sendiri jika dia sangat meinginkan.
Namun Radix akan melakukan hubungan intim, jika Rahma sangat meinginkan.
__ADS_1
"Baik tuan purti," ucap Radix dan mencium pucuk kepala Rahma dengan sayang.
Perempuan akan merasa menjadi ratu, jika bertemu dengan laki-laki yang tepat, dan benar-benar bangga memiliki nya.