Kekasihku Driver Ojek Online

Kekasihku Driver Ojek Online
Sandiwara


__ADS_3

Tidak semua yang kita inginkan bisa kita dapatkan.


Tapi Tuhan lebih tahu apa yang saat ini kita butuhkan.


••••


Ketika ibu Adi membuka anflok yang di kasih dari Rahma, ibu Adi kaget seketika, lutut nya terasa lemas, jantung nya berdetak kencang, mata nya serasa panas.


"Aku tidak percaya ini," katakan Lisa kepada ibu bahwa ini bohong kan, wanita ini pasti berbohong kepada ibu.


Ibu Adi menangis, hati nya serasa hancur melihat anak nya tanpa busana bersama perempuan yang pernah menghina keluarga nya.


"Ibu tenang lah," biar kita tanyakan nanti kepada mas Adi.


Lisa tidak bisa mempercayai semua ini.


Ini tidak mungkin mas Adi tidak mungkin melakukan ini semua, guman Lisa dalam hati.


Saat mereka bertiga terdiam dalam pemikiran masing-masing.


Adi datang, bingung kenapa ada Rahma di rumah ini.


Rahma kaget, ini semua tidak seperti yang dia pikirkan, rencanan nya bukan seperti ini, muka nya sudah pucat melihat Adi datang dengan tatapan tajam.


"Ngapain kamu kesini," Adi bicara dengan tegas, mata nya terlihat amarah yang membara.


"Em a' anu mas emmm," Rahma bicara dengan gagap, dia sangat ketakutan saat melihat Adi, hancur sudah rencana nya.


Lisa yang melihat gelagat yang meragukan dengan Rahma, tersenyum mengejek.


"Ini loh mas," coba mas Adi lihat.


Lisa memberikan foto itu kepada Adi, dan di terima oleh Adi.


Adi membelalakan mata nya, ternyata dugaan nya selama ini benar, ada rencana jahat yang telah di susun rafi oleh Rahma.


Adi tersenyum, dan langsung menoleh ke ibu nya, yang menunduk kepala nya.


"Ibu," ibu percaya kan sama aku bahwa yang ada di foto itu bukan anak ibu.?


"Ibu tidak tahu Adi," ibu tidak bisa membedakan yang mana kesalahan dan yang mana kebenaran.


Dan ibu tidak tahu yang mana berkata jujur dan yang mana berbohong.

__ADS_1


Adi menarik nafas nya dalam-dalam dan mengeluarkan secara perlahan.


Lisa yang paham dalam masalah ini, dia mengajak ibu Adi masuk ke dalam, dan meninggalkan Adi berdua dengan Rahma di halaman rumah.


Saat mereka sudah berdua, Adi membuka suara nya.


"Apa lagi yang kau mau," sudah cukup membuat ibu ku sakit hati yang ke dua kali nya, menghina keluarga kami miskin, tidak berpendidikan.


Jadi untuk apa kembali kepada orang yang tidak berguna ini.


Adi mengeluarkan semua kata-kata yang dulu tidak bisa iya ucapkan, karena cinta nya kepada Rahma sangatlah besar.


Sekarang dengan mudah nya dia mengeluarkan kata-kata itu, tanpa ada kasihan sedikitpun kepada Rahma.


"Mas Adi," aku bisa jelaskan semua ini, aku sudah sangat salah kepada mu mas, aku sangat menyesal dulu telah meninggalkan mu, dan memilih Lukman.


"Aku sangat menyesal mas," ternyata Lukman tidaklah serius kepada ku mas, hiks hiks hiks aku mohon mas kembali lagi kepada ku, aku yakin kamu pasti masih mencintai ku.


Adi tersenyum meremehkan sifat bodoh nya Rahma.


"Kau bisa membodohi ibu ku," dan kau bisa mengarang semua kata-kata palsu itu, dan selamat ibu ku percaya kepada omong kosong semua ini, tapi tidak dengan ku.


Rahma terdiam seribu kata, tamat sudah rencana nya untuk merebut kembali hati Adi, ini karena semua kebodohan nya, dengan mudahnya dia terbuai dalam rayuan maut nya Lukman.


"Cukup sudah Rahma," Adi mulai mehaluskan suara nya, tidak ada lagi kata-kata kasar, tidak ada lagi sorot mata amarah nya.


Rahma yang mendengar kata-kata lembut itu keluar dari mulut Adi, merasa rencana nya akan menang, ini Adi yang dulu, Adi yang tak pernah bisa melihat air mata nya jatuh.


Pasti Adi akan kembali kepada ku, lihatlah betapa bodoh nya dia, Rahma tertawa dalam hati.


Serasa menang dan mendapat piala dunia, Rahma bersorak gembira.


Namun seketika tawa bahagia Rahma runtuh seketika bak disambar petir, merosot lah tubuh nya ke tanah.


"Cukup sudah Rahma," tekat ku tidak bisa di rubah lagi, aku tidak akan pernah untuk kembali lagi kepada mu, kita tidak akan bisa seperti dulu lagi.


Kembali lah kepada Lukman, dia adalah pilihan tepat untuk mu, ku doakan semoga engkau bahagia selalu dengan pilihan mu.


Adi masuk ke dalam rumah nya, meninggalkan Rahma sendiri menangis sejadi-jadi nya.


Adi yang ingin masuk ke dalam kamar ibu nya, terhenti ketika melihat Lisa keluar dari kamar ibu nya.


"Lisa ibu tidak apa-apa kan," tanya ada kepada Lisa.

__ADS_1


"Alhamdulillah tidak apa-apa mas," ibu hanya syok saja melihat foto mesum itu, Lisa tertawa mengejek Adi yang sedang dalam kebingungan nya.


"Ada apa Lisa," apa ada yang sangat lucu sehingga kamu tertawa seperti ini.


"Aku membayangkan saja mas," Lisa tertawa lagi tak bisa untuk berhenti.


"Adi yang paham dengan apa yang di maksud Lisa," dia menyentil kening Lisa.


Seketika Lisa berhenti dengan tawa nya.


"Auuuu sakit mas," mas Adi jahat banget seenak nya saja menyentil kening ku.


Adi tertawa dengan melihat tingkah lucu Lisa.


"Maka nya otak mu itu jangan terlalu mesum," Adi menaikan Alis nya tanda mengejek Lisa.


Dan Adi membisikkan sesuatu ke telinga Lisa, dan Lisa kaget di buat nya.


"Mas masih perjaka," punya mas tidak pernah tersentuh tangan wanita manapun, jika kamu penasaran dengan permaiman mas, kita bisa mencoba nya, tubuh mas lebih **** daripada pria yang di edit Rahma tadi.


Adi secepat nya pergi dan menertawakan kebodohan nya sendiri, melihat Lisa dengan muka yang sudah sangat memerah, menahan malu nya.


"Mas Adi," awas kamu ya mas.


Adi keluar lagi, dia lupa padahal dia ingin mengambil air dingin, tapi melihan tingkah laku Lisa dia merasa tertantang untuk semakin menjahili nya.


"Awas kenapa," kamu menantang mas ya, kamu mau ya, Adi makin mendekatkan muka nya kepada Lisa.


Lisa merasa sangat gugup, kaki nya terasa sangat lemas, dia tidak pernah sedekat ini dengan laki-laki


Hembusan napas Adi, sangat terasa di kulit Lisa.


Adi pun juga merasakan detak jantung mereka berdetak sangat cepat.


Adi tidak pernah se dekat ini dengan perempuan, bahkan dengan Rahma dulu dia tidak pernah se'intim ini.


Adi membisikan sesuatu ke telinga Lisa, yang membuat Lisa merasa sangat terharu, dan menitikkan air mata nya..?


Gaes aku udah nepatin janji ya, udah up lagi nih 😊😊 semoga kalian suka ya dengan bab kali ini 🤗🤗


Maap baru up ya, soal nya aku lagi ada kesibukan di dunia nyata ku. 😊😊🙏🙏


Tinggalkan komentar kalian ya jika ada kesalahan dan kekurangan dalam cerita ku ini 🤗🤗🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2