Kekasihku Driver Ojek Online

Kekasihku Driver Ojek Online
Kabar Bahagia


__ADS_3

Rahma dan Radix bergegas pergi ke rumah sakit setelah mendengar kabar dari Arden bahwa Falisha dirawat di rumah sakit.


Setiba nya di depan ruang rawat Falisha, ternyata saat itu juga Arden ingin ke luar, karena ada sesuatu yang akan Arden ambil.


"Assalamu Alaikum," bagaimana keadaan Falisha, Arden?"


"Wa Alaikum Salam Mah, Pah," Alhamdulillah keadaan Falisha baik-baik saja! ayo pah, mah masuk dulu!


Setelah Radix, Rahma dan Arden masuk ke dalam ruang rawat Falisha.


Ternyata Falisha sudah sadar dari pingsan nya.


"Ya Allah, kamu tidak apa-apa Nak? apa ada yang sakit? dimana Nak, katakan pada mamah!"


"Falisha tidak apa-apa Mah! hanya saja Falisha," ucap Arden yang menggantungkan kata-kata nya agar semua orang menjadi tambah penasaran.


"Hanya saja apa Arden? katakan pada mamah!"


"Tidak lama lagi, mamah sama papah akan segera memiliki Cucu."


"Apaaa?????????, kamu serius Arden?"


"Iya Mah, Pah, aku serius! Falisha hamil sudah 2 minggu," kata dokter harus banyak-banyak istrirahat.


"Pah, kita tidak lama lagi punya cucu! rasa ny baru kemaren deh mamah melahirkan Falisha," ucap Rahma, yang begitu senang saat mengetahui anak semata wayang nya telah mengandung dan tidak lama lagi Rahman dan radix akan di panggil Nenek dan kakek.


"Iya Mah, papah juga senang sekali," selamat ya Arden, Falisha, kalian sebentar lagi akan menjadi orang tua, dan terimakasih secepat ini kalian memberikan kami kebahagiaan, ucap Radix dengan kata-kata yang menggambarkan bahwa dia juga sangat bahagia.


Setelah cukup lama berada di ruang rawat Falisha, Rahma dan Radix berpamitan untuk pulang ke rumah mereka.


Sebenarnya Radix masih betah berada di sana, namun Rahma memaksa untuk pulang takutnya kesehatan Radix kembali memburuk.


"Mamah, sama papah, pulang dulu ya,! nanti besok mamah tunggu kedatangan kalian!"

__ADS_1


"Baik mah," ucap Arden dan Falisha bersamaan.


Di kota xx, setelah Arden mengatakan bahwa istri nya Falisha sedang hamil, Kavindra dan Bella, juga merasa bahagia.


Ini adalah kabar kebahagiaan di keluarga mereka.


Walaupun Arden bukanlah anak kandung Bella, namun bagi Bella kebahagiaan Arden, juga kebahagiaan Bella juga.


"Wah sayang, sebentar lagi kita punya Cucu! mas bahagia sekali."


"Iya mas, aku pun juga ikut merasa bahagia," kalo begitu kita bersiap-siap mas, besok pagi kita berangkat ke kota xxx!


"Baik sayang," jawab Kavindra.


***


Kabar bahagia juga di rasakan oleh pasangan yang baru menikah sekitar 1/2 bulan lebih.


Aya yang sempat di bawa ke bidan terdekat, dan di nyatakan hamil.


"Tolong bu Bidan periksa istri saya! dia sakit apa?"


Setelah bidan tersebut memperiksa keadaan Aya.


Bidan tersebut tersenyum ke arah Hendri.


"Selamat pak, bu! kalian sebentar lagi akan menjadi orang tua!" istri anda sedang hamil 1 minggu.


"Alhamdulillah, terimakasih bu Bidan," ucap Hendri dengan wajah yang berseri-seri menggambarkan bahwa diri nya telah bahagia mendapat kabar bahwa istri nya telah hamil, yang artinya mengandung anak nya.


Setelah pulang dari rumah bu Bidan, Hendri dan Aya melanjukan motor nya di atas kecepatan rata-rata.


Baru dia merasakan nikmatnya pacaran setelah menikah, namun kabahagiaan kembali datang kepada keluarga kecil nya.

__ADS_1


Di percayakan oleh Tuhan, untuk menjaga dan merawat malaikat kecil, itu adalah kebahagiaan yang di nanti-nanti oleh sepasang suami, istri.


"Kamu mau ngidam apa sayang?" ucap Hendri, yang tidak sabar dengan menunggu mengidamnya ibu hamil.


"Aku tidak ingin apa-apa mas, aku ingin cepat pulang saja!"


"Kenapa harus cepat pulang sayang? barang kali anak kita mau sesuatu?"


"Tidak mau apa-apa mas, pengen cepat pulang saja!"


"Baiklah sayang, kita akan pulang."


Setelah sampai ruamah, Hendri memberikan kabar bahagia ini kepada Nenek nya.


Nenek nya harus tahu, bahwa sebentar lagi dia akan di panggil dengan sebutan Datuk.


"Assalamu Alaikum Nek," ucap Hendri dan Aya, yang masuk ke dalam kamar Nenek nya.


"Wa Alaikum Salam," dari mana kalian, malam-malam begini.?


"Dari luar Nek sebentar!"


"Kamu tidak lihat Hendri, istri kamu muka nya pucat banget!" tidak kasihankah bawa dia keluar, apa lagi cuaca di luar kalo malam-malam begini tidak sehat.


"Nek, ko aku di omelin sih! aku ke sini mau kasih kabar bahagia!"


"Kabar apa? istri mu itu sakit, kabar bahagia apa lagi?"


"Nenek sebentar lagi akan menjadi Nenek buyut! istri aku hamil Nek."


"Kamu serius?"


"Iya Nek, benar kata mas Hendri! aku sedang hamil 1 minggu."

__ADS_1


"Allhamdulillah, Nenek bahagia," semoga kamu dan bayi nya dalam lindungan Allah, dan jaga istri kamu baik-baik Hendri.!


"Siap Nenek."


__ADS_2