Kekasihku Driver Ojek Online

Kekasihku Driver Ojek Online
Malam Panjang


__ADS_3

Adi dan Bella sama-sama merasa canggung.


Setelah terakhir pertemuan mereka malam itu, mereka sama-sama tidak pernah bertemu.


Bella yang mulai merasa risih, karena sedari tadi Adi tidak membuka suara nya.


Bella menurunkan ego nya, membuka suara untuk menyapa Adi kembali.


"Mas Adi ngapain kepasar mas.?"


Pertanyaan yang sungguh sangat bodoh menurut Adi, apakah Bella tidak melihat nyata-nyata nya Adi sekarang memakai baju seragam ojek online, itu berarti sekarang Adi sedang bekerja.


"Aku sedang membeli pesanan para pelanggan," kamu sendiri sama siapa di sini.?


Pertanyaan Adi sungguh sangat menguntungkan bagi Bella, ini adalah awal mula kedekatan mereka kembali.


"Aku sendiri mas, membelikan pesanan ibu," apakah aku bisa bantu mas Adi untuk membeli semua pesanan para pelanggan.?


"Terimakasih Bella, ini sudah selesai," maap ya aku duluan, soal nya pasti sudah di tunggu oleh yang memesan.


Setelah Adi berucap seperti itu, Adi cepat-cepat meninggalkan Bella yang sendirian berdiri memantung.


Namun beberapa Adi melangkah, Bella memanggil lagi.


"Mas Adi tunggu sebentar mas.!"


Adi berhenti di tempat.


"Mas, apakah mas Adi mau nemanin aku jalan-jalan malam ini," aku bosan sekali mas, setelah tidak bekerja lagi di rumah nya tuan Kavindra, aku tidak memiliki pekerjaan, dan itu berarti aku selalu berada di rumah mas.


"Maap Bella, aku tidak bisa," masih banyak hal penting yang harus aku kerjakan,


Jika kamu mau jalan-jalan pergilah bersama teman peria mu, bukan sama aku, maap.


Setelah berkata seperti itu Adi pergi dengan langkah kaki yang cepat.


Adi tidak ingin berlama-lama bersama Bella,


Yang ada nanti nya hanya akan memambah masalah saja.


Bella yang berdiri sendirian merasa kesal dengan ucapan Adi.


'Segitu nya kamu mas, apakah tidak ada cinta di hati kamu dengan aku walaupun sedikit saja,' batin Bella.


Hari ini Adi di banjiri oleh orderan pelanggan, karena Adi sudah sangat terkenal di kalangan para ojek online.


Namun seketika terlintas di benak Adi, ingatan yang dulu nya ingin dia lupakan, malah terlintas kembali.


Awal mula Adi ke kota ini, bersama sang ibu, hanya karena sakit hati Adi yang mendalam.


Penghianatan yang telah sang mantan kekasih berikan, begitu tersayat-sayat di dalam hati Adi.


Walaupun sekarang, sudah tergantikan dengan istri tercinta nya, namun tidak bisa di dipastikan banyang-bayang itu hilang begitu saja.


Beberapa hari lagi, Adi akan meninggalkan kota ini, walaupun sungguh terasa berat, karena begitu harus meninggalkan kota ini.


Kota yang pernah mengobati luka yang teramat dalam, dan banyak kenangan susah senang menjadi seorang perantau.


Karena mengharuskan Adi kembali ke kota asalnya, karena di situ lah pekerjaan Adi yang sesungguhnya.


Walaupun sebagai driver ojek online adalah hobi baru Adi sekarang.


Waktu menunjukkan pukul 05.00.

__ADS_1


Semua pesanan para pelanggan sudah Adi selesaikan, mengantarkan ke rumah satu-persatu.


Sekarang Adi harus pulang, karena sekarang ada seseorang yang menunggu kedatangan nya.


Sesampai nya Adi di depan rumah, Adi segera mengetok pintu rumah, berharap cepat-cepat ingin bertemu dengan kekasih hati.


Tok tok tok


"Assalamu Alaikum," ucap Adi.


Tidak lama setelah itu, pintu terbuka lebar.


Muncul lah seseorang yang sangat Adi rindukan, terseyum manis sambil mengulurkan tangan, untuk mencium telapak tangan Adi.


Alangkah bahagia nya hidup Adi sekarang.


Rasa lelah, capek hilang seketika.


Sepulang bekerja di sambut istri dengan sayang.


"Wa Alaikum salam mas."


"Kok rumah sepi sayang, ibu sama Aya kemana.?"


"Ibu sama Aya kata nya mau menginap di rumah teman nya mas," kata nya teman ibu sendirian di rumah, anak sama suami nya dinas keluar kota.


Adi tersenyum kecil, setelah mendengar kata-kata dari Lisa.


Ini adalah akal-akalan ibu nya saja, agar Adi bisa berduaan dengan Lisa.


Itu berarti, Adi teringat ini sudah seminggu setelah pernikahan mereka.


Adi memeluk Lisa dari belakang, dan memeluk dengan erat.


"I-iya mas, aku sudah selesai," padahal aku mau mengatakan nya setelah sholat isa, tapi kamu nebak duluan.


Adi tersenyum bahagia, akhir nya malam-malam yang dia tunggu selama ini, akan datang juga.


"Kalo mas mau meminta hak mas, malam ini boleh sayang.?"


"Bo-boleh mas, Lisa sudah siap semua nya.!"


"Siap semua nya itu berarti, siap juga kan kalo besok mas buat tidak bisa berjalan."


Adi tertawa kecil, melihat muka Lisa seperti tomat matang.


"Mas apaan sih, mulai deh mesum nya."


"Mesum sama istri sendiri kan tidak apa-apa sayang."


"Sudah sana mas mandi, biar aku siapkan makaian mas.!"


"Kita mandi bareng yuk sayang, mas janji deh tidak menuntut lebih.!"


"Tapi aku sudah mandi mas, masa mandi lagi."


"Nolak suami tidak boleh loh sayang, mau dosa kamu," ini kan baru pertama kali nya juga kita mandi bareng, setelah seminggu kita menikah.


"Yasudah aku mau mas."


Lisa tidak dapat menolak, jika suami nya sudah berbicara seperti itu, tapi tidak apa-apa lah, kan sama suami juga.


Akhirnya Lisa dan Adi mandi berdua di kamar mandi, dengan keadaan sama-sama polos, entah kapan pakaian mereka tiba-tiba sudah terpacul semua, hanya mereka dan author yang tau 🤭🤭

__ADS_1


Adi bermain-main dengan benda kenyal yang menjadi candu nya sekarang.


"Sayang, punya kamu mulai terlihat besar."


"Itu karena ulah mu mas," Lisa terkekeh dengan ucapan nya sendiri.


Mereka berdua mandi, Adi yang memeluk Lisa dari belakang.


Di bawah pancuran air.


Tidak hanya itu saja, mereka juga saling bertukar saliva, dan saling bertukar kehangatan.


Sentuhan-sentuhan yang Adi berikan semakin membuat Lisa ingin merasakan nya lebih dari itu.


Milik Adi sudah bangun sedari tadi, dan milik Lisa sudah berdenyut ingin meminta lebih.


Adi yang paham dengan raut wajah istri nya, bahwa Lisa sekarang meminta lebih dari itu.


Dengan suara parau Adi berkata.


"Sayang, mas minta hak mas sekarang ya.?"


Lisa hanya menganggukkan kepala nya pertanda dia juga mau.


Adi cepat-cepat membersihkan air yang masih tersisa di tubuh mereka dengan handuk kecil.


Adi segera menggendong Lisa seperti bayi coala, karena ciuman mereka masih tidak terlepas .


Setelah sampai di kasur.


Adi mengubah posisi, dia yang menindihi tubuh sang istri.


Lisa memejamkan mata nya sejenak, dan menggigit bibir bawah nya saat Adi melakukan tugas nya sebagai suami dan membawa nya terbang melayang ke surga.


Awalnya Adi merasa kesulitan, karena ini juga pertama bagi Lisa.


Tetapi Adi selalu memberi sensasi yang lembut, agar Lisa tidak merasa kesakitan.


Dengan nafas berat dengan erangan kenikmatan menikmati seluruh ruang kamar itu.


peluh yang bercucuran membasahi tubuh mereka.


Saat mereka mencapai puncak kenikmatan, hubungan suami istri, Adi ambruk sambil memeluk tubuh istri nya.


Berjuta benih Adi taburkan ke rahim Lisa malam itu.


Lisa yang masih memiliki sedikit tenaga, hanya menatap bahagian melihat kemampuan Adi di atas kasur.


Adi yang masih terengah-engah mengatur nafas, langsung tersenyum manis.


"Terimakasih sayang, kamu telah menjaga kehormatan mu untuk suami mu ini."


"Sama-sama mas, ini sudah menjadi kewajiban ku sebagai seorang istri."


"I Love You Lisa Afrillia," sambil mencium pipi dan turun ke perut Lisa, dan berkata.


Cepat hadir di sini sayang, papah menunggu mu.


"Love You mas Adi Prasetyo."


😂😂😂 Perlu perjuangan gaes sampai di tahap ini, walaupun tidak terlalu panas, semoga kalian suka ya 🤗🤗🤗


Jangan lupa tinggalkan Like dan Comen kalian gaes, agar aku lebih semangat lagi berkarya. 🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2