Kekasihku Driver Ojek Online

Kekasihku Driver Ojek Online
Rencana Pulang Kampung


__ADS_3

Satu bulan sudah Adi dan Lisa menikah.


Hubungan mereka bertambah semakin romantis.


Adi yang suka bermanja-manja bersama Lisa, bahkan urusan ranjang, Lisa tidak pernah menolak kapanpun Adi meminta hak nya.


Rencana nya besok pagi Adi bersama keluarga, termasuk Lukman dan Nury akan berangkat ke kampung halaman, Adi yang akan menetap tinggal di sana, karena mengharuskan mengurus bengkel nya.


Kerana Parjo teman sekaligus sahabat Adi, akan segera melangsungkan pernikahan.


Karena itu Parjo tidak bisa lagi, membantu Adi dalam mengurus bengkel.


Sebenarnya Adi sangat sulit untuk meninggalkan kota ini.


Karena kota ini sangat banyak meninggalkan kesan.


Namun keadaan harus memaksa Adi, untuk segera pulang ke kampung halaman nya.


Tempat dimana Adi harus menelan luka yang teramat sakit.


Melihat kekasih nya bercumbu mesra dengan sahabat nya sendiri, Tanpa memakai sehelai benang.


Rahma adalah cinta pertama Adi.


Sungguh sangat sulit jika harus menghilangkan dari pikiran Adi, namun keadaan harus memaksa nya.


Sehingga Adi saat itu memutuskan untuk pergi merantau ke kota.


Sempat persahabatan Adi dengan Lukman menjadi merenggang, karena ke egoisan mereka masing-masing.


Namun saat ini Adi sudah bisa mengiklaskan semua nya.


Bisa memaapkan Lukman dengan lapang dada.


Walaupun terkadang masih terlintas di benak pikiran Adi, adegan panas mereka.


Hari ini adalah hari terakhir Adi, bekerja sebagai driver ojek online di kota ini.


Sesungguhnya sangat berat bagi Adi meninggalkan pekerjaan ini, dan beserta rumah yang di tempati Adi selama ini.


" Wahh aku kira kamu bercanda Di, untuk berhenti jadi driver ojek online,?" kata teman Adi.


"Ya aku serius lah soal nya di kampung, bengkel ku tidak ada lagi yang jaga," mau tidak mau aku harus melepas yang di sini.


"Wahh hebat kamu Di, punya bengkel sendiri.?"


"Tidak juga, itu tidak seberapa," Adi merendahkan perkataan nya.


"Aku pamit ya, jaga diri kalian, kerja yang benar," ucap Adi menasehati teman seperjuangan nya.


"Sipp Di, akan selalu kami ingat," nanti jika ada waktu main lagi ya ke kota ini.!"


"Insya Allah, akan aku usahakan jika ada waktu."


Setelah selesai Adi berpamitan bersama teman-teman nya.


Adi menaiki motor metik nya, menuju arah jalan pulang kerumah.


Sepuluh menit Adi di perjalanan.


Adi sampai di halaman rumah nya.


Adi kembali lagi melihat-lihat, suasana bangunan rumah nya, yang selama ini tempat bernaung Adi.


Setelah lama memandangi bangunan rumah nya, Adi segera mengetok pintu rumah.

__ADS_1


Tok tok tok


"Assalamu Alaikum," ucap Adi.


Ceklekkkkkk...


Terbuka lah dengan lebar pintu rumah, dan menampakkan sosok wanita cantik, yang sedang tersenyum menyambut kedatangan Adi.


"Wa Alaikum Salam," mas Adi.


Lisa sambil mencium telapak tangan Adi.


Dan Adi mengusap kepala Lisa dengan lembut.


Dari arah dapur, tiba lah ibu Adi yang sedang membawa kaleng kerupuk, untuk duduk bersantai bersama Aya.


Ibu Adi sangat menyayangi Aya, seperti anak nya sendiri.


karena Aya tife anak yang tidak rewel, dan suka menurut.


"Di kita jadi pulang kampung besok.?"


Adi duduk di samping ibu nya.


Dan Lisa segera pergi ke dapur untuk membuatkan teh hangat, untuk suami nya.


"Ini mas di minum dulu, mas pasti haus."


Sudah menjadi kebiasaan Lisa, setiap kali Adi pulang bekerja, Lisa selalu menghidangkan air teh hangat.


"Terimakasih sayang," jawab Adi.


Adi kembali menatap ibu nya, yang sedang menunggu jawaban dari Adi.


"Jadi bu, tadi Adi sudah mengundurkan diri dari driver ojek online."


"Kita pulang kampung nya bersama Lukman dan Nury kan Di.?"


"Kata mereka iya sih bu, sebenarnya jika bisa menolak," aku tidak ingin merepotkan mereka bu.


"Yahh bagaimana lagi Di, mereka menawarkan diri untuk mengantar kita sampai ke kampung," dan mereka juga sudah lama tidak menengok ayah nya, jawab ibu Adi.


"Iya bu, aku sudah bicarakan kepada Lukman," bahwa ibu sama Aya duluan ke kampung, besoknya baru aku berangkat bersama Lisa untuk pulang ke kampung.


Kami akan menginap di rumah orang tua nya Lisa satu malam.


"Baiklah tidak apa-apa jika itu kemauan kalian," jawab ibu Adi.


Setelah selesai berbicara kepada ibu nya, Adi pergi ke kamar untuk segera membersihkan tubuhnya yang terasa sangat lengket.


Adi memeluk erat tubuh Lisa dari belakang.


"Sayang mas kangen kamu."


Adi sambil mencium-cium tengkuk leher Lisa.


Yang membuat Lisa menjadi kegeliaan oleh perbuatan Adi.


"Mas mandi dulu, biar segar mas.!"


"Tapi mas mau peluk-peluk kamu sayang," punya mas minta di manjain sama kamu.


"Tapi kamu harus mandi dulu mas.!"


"Kita mandi bareng saja ya."

__ADS_1


Permintaan Adi, seperti anak kecil saja yang sedak merajuk ingin minta di belikan mainan dengan ibu nya.


Mau tidak mau, Lisa yang sudah mandi, jadi ikutan mandi lagi.


Mereka sudah berada di dalam kamar mandi, entah sejak kapan mereka berdua sudah tanpa busana.


Mereka mandi di bawah pancuran air.


Dinsini author jelasin ya gaes, pancuran air nya bukan shower yang seperti orang-orang kaya, itu ya.


Tapi dari keran dengan pipa selang yang panjang, menggantung di atas 🤭🤭🤭


Adi dan Lisa saling bertukar saliva di bawah pancuran air, permainan mereka semakin panas dan menantang.


Terdengar ******* dan erangan di ruangan kamar mandi itu.


Berbagai macam gaya bercinta yang Adi berikan, agar permainan mereka semakin hot.


Lisa sudah beberapa kali mengeluarkan pelepasan nya, namun Adi belum ada tanda-tanda akan sampai pelepasan nya.


Semakin cepat ritme yang Adi berikan, yang mebuat Lisa terbang ke awan, menikati setiap gerakkan dan goyangan yang Adi berikan.


Hingga setengah jam permainan panas mereka, barulah Adi membalikkan tubuh Lisa agar berbaring di lantai kamar mandi tersebut.


Adi semakin cepat menggoyangkan pinggulnya, karena mulai tanda-tanda Adi akan sampai pelepasan nya.


Adi menyemburkan banyak cairan itu ke dalam rahim Lisa.


Yang membuat Lisa, lemas dan tidak berdaya.


"Terimakasih sayang," ucap Adi.


"Sama-sama mas," jawab Lisa dengan Lemas.


Adi segera membersihkan sisa-sisa percintaan mereka yang masih ada di area inti istri nya.


Lisa tidak menolak dengan apa yang Adi lakukan itu, karena Lisa sudah sangat kelelahan.


Awalnya Adi hanya berniat untuk mebersihkan saja, namun melihat inti istri nya yang berkedut-kedut membuat nafsu Adi kembali bangkit.


Adi mulai mengucap secara pelan milik Lisa.


Awal nya Lisa merasa tidak curiga, namun setelah Lisa menyadari, ternyata ini hanyalah akal-akalan Adi saja.


Jari tangan Adi sudah mulai masuk ke dalam milik Lisa, mengobrak-abrik dengan kecepatan maju mundur.


Lisa yang mulai bergairah lagi, hanya bisa pasrah dengan permainan Adi.


Sungguh kalo boleh jujur, Lisa tidak berdaya jika Adi sudah memperlakukan dengan lembut.


Hingga dua jam lama nya mereka berada di dalam kamar mandi, baru keluar.


Lisa yang sudah sangat lemas dan tidak berdaya, karena di gempur Adi tanpa ampun.


hanya berdiam diri saja, saat Adi mengangkat tubuh Lisa, dan di baringkan ke atas kasur.


Adi menyelimuti tubuh Lisa yang masih polos, tanpa sehelai benang.


Adi tersenyum bahagia, ketika melihat istri nya, sudah tidak berdaya karena permainan nya.


Adi segera mengecup kening Lisa dengan sayang dan berkata.


"Terimakasih untuk semua nya sayang." 😘😘😘


Karena Lisa sudah tertidur pulas, biarkan author saja yang membalas jawaban mas Adi ya.

__ADS_1


"Tunggu di bab selanjutnya mas Adi." 😘😘🤭🤭


__ADS_2