Kekasihku Driver Ojek Online

Kekasihku Driver Ojek Online
Pelaku


__ADS_3

Dua hari berada di puskesmas, akhir nya Lisa pulang ke rumah bersama ke empat anak kembar nya.


Awal nya Adi ingin meminta tolong menggunakan mobil ambulance, namun tanpa di duga tiba-tiba pagi sekali Lukman datang bersama Nury untuk menjempun Lisa dan ke empat anak nya.


"Kalian seharus nya tidak perlu repot-repot, kan aku bisa naik mobil ambulance aja tadi," ucap Adi kepada Lukman dan Nury.


"Apaan sih mas Adi ini, ayo cepat biar aku bantu mas," ucap Nury kepada Adi.


Setelah mereka sudah siap, mereka meninggalkan puskesmas tersebut, untuk menuju rumah mereka.


Sesampainya mereka semua tiba di rumah, ternyata para tetangga berkumpul menunggu kepulangan Adi beserta anak dan istri nya.


Para tetangga sangat antusias sekali melihat ke empat anak-anak Adi.


Karena ini adalah hal yang paling langka dan jarang sekali di temui di berbagai tempat.


Para tetangga yang datang banyak memberi bermacam-macam hadiah untuk ke empat anak-anak Adi.


Parjo dan juga istri nya, ikut hadir melihat anak-anak Adi, mereka semakin ingin cepat-cepat memiliki anak.


Setelah semua tetangga pada pulang, tinggal lh di sini Lukman dan Nury, Parjo juga dengan istri nya.


Parjo memberi kode kepada Adi, agar mengikuti nya, ketiga lelaki tersebut berpamitan kepada istri mereka masing-masing.


Setelah mereka berada di samping rumah Adi, mereka bertiga dudk di bawah pohon, dan Lukman mulai menceritakan tentang pencarian anak buah nya beberapa hari yang lalu.


Lukman menceritakan bahwa ini semua adalah perbuatan dari Annisa.


Annisa menyewa seseorang agar bisa mencelakai Lisa.


Biar Lisa dan anak-anak nya akan mati, dan Annisa datang di saat kamu sedang bersedih.


Jelas Lukman menceritakan semua nya yang dia ketahui dari penyelidikkan anak buah nya.


Adi mendengar itu semua menjadi semakin geram.


Dia tidak menyangka, Annisa bisa berbuat senekat itu.


Adi meminta kepada Lukman, agar memberi sedikit pelajaran kepada Annisa, agar dia sedikit jera.


Setelah Lukman dan Parjo menceritakan semuanya kepada Adi, mereka berpamitan dan mengajak istri-istri nya segera pulang.


Setelah para sahabat-sahabat Adi pulang, tinggal lah di kediaman Adi Lisa, Aya, Ibu, Adi dan ke empat anak-anak nya.


Adi mengajak Lisa dan ke empat anak-anak nya masuk ke dalam kamar dan beristirahat, karena Lisa harus banyak beristirahat pasca melahirkan dan harus sering-sering kontrol dengan jahitan sehabis operasi saesar.


Malam pun tiba, Adi, Aya dan ibu nya sedang makan malam di ruang makan, sedangkan Lisa nanti akan di antarkan makanan ke dalam kamar.


Setelah selesai makan Adi membwakan makanan ke kamar.


"Sayang makan dulu ya,!" sebelum anak-anak bangun, kamu harus banyak-banyak menyiapkan nutrisi buat anak-anak, ucap Adi kepada Lisa.


Adi menyuapkan makanan sedikit demi sedikit, sampai makanan di piring habis tak bersisa.


Dan Adi mberikan minuman air putih kepada Lisa.


Setelah selesai makan, ternyata anak laki-laki Lisa yang bernama Aidan menangis.

__ADS_1


Lisa masih belum berani meangkat anak-anak nya, sehingga Adi selalu membantu ketika anak-anak mereka sedang menangis ingin minta susu.


"Anak papa haus ya sayang, mau nyusu sama mama ya," ucap Adi berbicara kepada bayi kecil itu sambil mengangkat nya untuk memberikan kepada Lisa.


"Maap ya mas ngerepotin mas terus," ucap Lisa kepada Adi.


"Kamu ngomong apa sih sayang, mas malah suka bantu-bantu kamu untuk mengurus anak-anak," jawab Adi kepada Lisa.


"Ehhhh sayang jangan banyak-banyak ya, sisain juga buat papa ya," ucap Adi sambil menoel-noel pipi kecil Aidan.


Setelah Aidan tertidur, ternyata anak-anak mereka barengan ke tiga nya menangis.


Yang lebih kencang menangis di antara ber empat adalah Adrian.


Adrian paling tidak sabaran jika dia sudah mulai haus, sedangkan Adnan dan Aidan dia lebih tenang dan seperti penyabar jika menunggu giliran nya untuk di beri asi.


Berbeda lagi dengan Arfin putri satu-satu nya Adi dan Lisa ini, terlihat lebih anteng, namun tidur nya lebih cepat terusik jika mendengar salah satu kakak-kakak nya menangis.


Adi dan Lisa merasa kewalahan jika mereka barengan bangun.


"Sayang nanti besok mas belikan pompa susu dan dot ya," jadi jika mereka tidur kamu bisa sambil pompa asi nya, nanti jika mereka bangun seperti sekarang kita bisa kasih mereka dot.!


"Iya mas, aku ikut apa kata mas saja," ucap Lisa kepada Adi.


Karena dia juga merasa kewalahan jika anak-anak mereka bangun bersamaan.


Jam menunjukkan pukul empat pagi, namun Aidan dan Afrin belum ada tanda-tanda ingin tidur.


Sebenarnya Lukman sudah memberi saran kepada Adi, untuk mencari baby sister untuk ke empat anak-anak mereka.


Biarlah di bilang egois, namum Lisa sebisa mungkin untuk membagi peran nya sebagai ibu dan istri.


Dan Adi pun juga tidak merasa keberatan jika dia berbagi tenaga untuk membantu Lisa di saat anak-anak nya terjaga di malam hari.


Saat ini Lisa masih terjaga untuk menjaga ke dua anak nya, karena Aidan seperti nya sedang sakit perut.


Aidan terus menangis, sehingga sampai terdengar di telinga ibu Adi.


Ibu Adi cepat-cepat pergi ke kamar Adi untuk melihat keadaan cucu-cucu nya.


"Kenapa mereka Lisa,?" ucap ibu Adi saat sudah masuk me dalam kamar Adi.


"Seperti nya Aidan sedang sakit perut bu," ucap Lisa kepada ibu Adi.


Sedangkan Afrin walaupun tidak menangis, tetapi dia tetap terjaga karena sang kaka mungkin mengganggu tidur nya.


"Sini biar ibu yang jaga," ucap ibu Adi kepada Lisa.


"Maapkan Lisa ibu, karena Lisa menolak tawaran dari mas Lukman untuk mencari baby sister," ucap Lisa yang merasa tidak enak hati kepada ibu Adi.


"Tidak apa-apa nak, ibu bisa memahami nya," ibu akan bantu jika kamu perlu bantuan ibu, jawab ibu Adi.


Sedangkan Adi sedari tadi, sudah tertidur pulas.


Dia tidak mendengarkan lagi tangisan dari anak nya, karena Adi sudah sangat ke lelahan.


Ibu Adi juga menjelaskan tanda-tanda jika anak-anak sedang sakit perut.

__ADS_1


Dan berbagai macam cara-cara mebghadapi jika anak-anak menangis.


••••


Di lain tempat.


Pagi-pagi sekali Bella sudah nyiapkan sarapan untuk bekal di bawa nya ke kantor polisi.


Bella dapat waktu seminggu dua kali untuk menjenguk Kavindra.


Bella memasak sayur sop ayam, tahu tempe dan ayam goreng.


Sedangkan ibu Bella sudah mengetahui hubungan anak nya dengan mantan majikan nya itu.


Ibu Bella tidak pernah mempermasalahkan setatus dan masalalu Kavindra.


Asalkan dia serius dan bertanggung jawab.


Karena dari dulu Kavindra selalu bersikap baik memperlakukan Bella, walaupun saat itu Bella bekerja sebagai penjaga Dirgantara.


"Ibu aku berangkat dulu ya," ucap Bella kepada ibu nya.


"Hati-hati Bella, sampaikan salam ibu kepada tuan Kavindra,!" ucap ibu Bella.


Setelah beberapa menit, akhirnya Bella sampai di kantor polisi.


Setelah mendapat izin untuk menjenguk Kavindra.


Ternyata Kavindra sedang sedikit sakit, badan nya terlihat demam dan mata nya sedikit pucat.


"Apakah mas sedang sakit,?" ucap Bella kepada Kavindra dan memegang kepala dan leher Kavindra yang terasa sedikit panas.


"Mas cuman merasa sedikit tidak enak badan saja," jawab Kavindra.


"Mas makan dulu ya, aku butin sop ayam tahu, tempe dan ayam goreng buat mas," tadi juga aku sudah memberikan kepada Arden, ucap Bella kepada Kavindra.


"Terimakasih kamu selalu perhatian kepada mas," ucap Kavindra kepada Bella.


Bella menyuapi makan kepada Kavindra.


Walaupun ini bukan pertama kali nya Kavindra mengenal sosok perempuan, namun Kavindra tidak pernah merasakan di perhatikan seperti ini dengan perempuan.


Dulu waktu bersama ibu Arden, Kavindra sangat sibuk dengan pekerjaan nya, walaupun Kavindra sedang sakit, dia tidak terlalu berlebihan sampai men suapi makan.


Karena ibu Arden juga wanita karir, namun dia masih bisa membagi


waktu bekerja dan melayani suami.


Berbeda lagi dengan Larasati, yang sama sekali sibuk dengan dunia model nya, sampai-sampai lupa dengan kewajiban nya sebagai istri.


Namun berbeda dengan Bella, walaupun sekarang Bella juga bekerja, tetapi dia selalu menyempatkan untuk menjenguk dan memberi perhatian kepada Kavindra.


Hai gaes maap aku batu bisa up, karena aku sangat sibuk dengan pekerjaan ku yang menumpuk.


Dan susah nya jaringan di sini membuat ku sedikit kesusahan.


Jangan lupa Like dan Komen ya, biar aku lebih semangat 😊😊🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2