Luluh

Luluh
promosi


__ADS_3

Hidup tak sepenuhnya bahagia. Tapi, bisakah bahagia itu di atur dengan sendirinya. Dan saling menerima keadaan meskipun rasanya sulit sekali untuk di terima.


Itulah yang terjadi dalam kehidupan Yasmin. Gadis remaja yang harus menerima kenyataan pahit dan di cap anak sebagai perebut suami orang.


Anak mana yang terima akan olokan orang-orang di berikan pada ibunya. Tidak ada yang mau dan tidak mau menerima semua itu, tapi takdir sepertinya sudah menentukan hidupnya hingga harus menerima semuanya.


Berbeda dengan Lintang. Keluarga broken kome, hingga menuju perceraian. Membuat dirinya tak lagi mendapatkan kasih sayang dari ke dua orang tuanya dan dirinya di titipkan pada Neneknya. Sampai Neneknya meninggalpun ke dua orang tuanya tak ada yang datang menjemputnya. Hingga dua tahun dirinya harus menerima hidup di panti asuhan.


Bagaimana kelanjutanya. Akankah ada kebahagian untuk Yasmin dan Lintang.


Pesawat Kertas.


Hah!!" Teriak gadis terbangun dari tidur, bernafas begitu cepat kala membali bermimpi buruk.


" Ayah." Gumamnya kembali, mengusap wajahnya dengan kedua tangan.


Mimpi buruk yang selalu datang menghantuinya. Selalu terngiang-ngiang dalam otak dan kegelisahan di dalam hati. Sudah tidak terhitung lagi kapan mimpi itu selalu datang padanya.


Sudah mencoba melupakannya, tetap saja. Tidak bisa di hilangkan, meskipun sebagian telah hilang dalam pikirannya.

__ADS_1


Pintu kamar berdecit, membuat dirinya menatap pintu kamar yang terbuka setengah. Mendapati tubuh wanita terlihat masih mulus


Pagi... Sudah bangun?" Tanyanya dengan lembut. Membuat dirinya hanya tersenyum kecil. " Cepat mandi, mama tunggu di bawah kita makan bersama ya." Imbuhnya, lagi-lagi hanya mengangguk dan tersenyum menjawab ucapan dari Mamanya.


Ya, wanita cantik berpenampilan modis serta lekuk tubuh yang bagus itu adalah mamanya, Ranti. Mama yang cantik dan banyak di sukai para lelaki dari bujang, duda atau om-om hidung belang.


Tak ingin berdebat di pagi hari dengan mamanya. Ia dengan cepat, merapikan tempat tidur, bergegas ke kamar mandi dan tidak ingin telat untuk ke sekolah yang selalu bisa membuatnya tak kesepian. Meskipun dirinya tak pernah berinteraksi dengan teman-teman kelasnya.


****


Ayah harap kamu gak akan buat ulah lagi di sekolah baru kamu ini Lintang." Tegas pria bernama Teguh. berdiri di samping gadis remaja bersama wanita cantik yang ada di sebelah putrinya.


Sedangkan putrinya hanya menatap sinis sepasang suami istri itu.


" Sudah tiga kali ini anak di keluarin sekolah karena berandalannya Bun. Harus di beri hukuman apa lagi biar ini anak jera dan gak ngulangi kesalahannya lagi."


Aku begini juga karena Ayah sama Ibu kan. Aku juga gak mau di sekolahkan Ayah atau Ibu. Ayah saja yang maksa jemput aku dari panti asuhan. Padahal kalian berdua yang naruh aku di sana, karena gak pengen terbenani anak kandungnya." Ketus Lintang.


" Lin-,"

__ADS_1


" Mas?" Tegur cepat istrinya sambil menggelengkan kepala.


" Lintang, Masuk ya Nak. Sudah tau kelasnya belum. Mau Bunda antar?" Tanya lembut Ibu tiri. sambil mengusap lengan putri sambungnya.


" Enggak usah, aku bisa cari sendiri. Aku masuk dulu." Pamit Lintang, pergi begitu saja tanpa mau bersalaman dengan ke dua orang tuanya.


.


.


.


.🍃🍃🍃🍃


Yuk coba kepoin novel baruku kak. Semoga kalian suka.😊😊😊


Judulnya PESAWAT KERTAS.


__ADS_1


__ADS_2