Menikahi Ayah Nadia

Menikahi Ayah Nadia
105. Tidak Berhasil


__ADS_3

Keesokkan harinya setelah pulang dari kantor, Reno langsung pergi ke rumah kedua mertuanya untuk menemui Siska karena Siska tidak mengangkat telepon dan membalas pesan darinya. Bahkan sekarang ponsel Siska sudah tidak bisa dihubungi lagi dan itu membuat Reno sangat uring-uringan.


" Assalamualaikum, Mom " ucap Reno saat menghampiri Mommy Amelia yang sedang memasak di dapur.


" Walaikumsalam " jawab Mommy Amelia langsung menoleh ke arah Reno.


" Eh Nak Reno, kamu baru datang? " tanya Mommy Amelia pada Reno.


" Iya Mom " jawab Reno.


Reno melihat sekitar tapi ia tidak melihat keberadaan istrinya sehingga ia harus bertanya pada Mommy Amelia.


" Maaf Mom, Dek Siska dimana ya? Reno mau ketemu Dek Siska " tanya Reno pada Mommy Amelia.


" Siska ada di taman. Dia bilang mau menghirup udara segar di sana soalnya dari pagi dia di kamar terus dan keluar cuma buat makan aja " jawab Mommy Amelia.


" Kalau gitu Reno ke taman dulu, Mom " pamit Reno ingin segera bertemu Siska.


Mommy Amelia pun menganggukkan kepalanya mengiyakan.


Reno segera pergi ke taman yang ada di rumah untuk menemui Siska. Ia bisa melihat Siska sedang duduk di bangku taman seorang diri. Reno pun langsung menghampiri Siska.


" Assalamualaikum, Sayang " ucap Reno saat sudah berada di dekat Siska.


Siska yang tadi sedang melamun pun langsung tersadar dan menoleh ke arah Reno lalu menatap lurus ke depan.


" Walaikumsalam " jawab Siska datar.


Reno duduk di samping Siska tanpa meminta izin terlebih dahulu pada Siska karena ia yakin jika Siska pasti mengizinkannya.


" Sayang, gimana keadaan kamu hari ini? " tanya Reno pada Siska.


" Baik " jawab Siska dingin dan tanpa menoleh ke arah Reno.


Reno menghela napasnya panjang dan ia harus berusaha lagi agar Siska tidak marah lagi kepadanya dan mau kembali pulang ke rumah.

__ADS_1


" Kalau anak-anak Ayah gimana hari ini? " tanya Reno menundukkan kepalanya agar sejajar dengan perut Siska.


Reno mengusap perut Siska dan mencoba mengajak kedua anaknya di dalam perut Siska untuk berbicara. Tidak ada penolakan dari Siska membuat Reno terus mengusap perut Siska untuk mengurangi rasa rindunya. Sepertinya kedua anaknya juga merindukan dirinya dengan mereka yang merespon perkataan Reno dengan sebuah tendangan di perut Siska yang membuat Siska meringis karena cukup kencang.


" Isstt " ringis Siska merasakan sakit karena tendangan kedua anaknya di dalam perut.


" Anak-anak Ayah tendangnya jangan kenceng-kenceng ya. Kasian kan Bunda kesakitan jadinya. Anak-anak Ayah kan pinter " ucap Reno mengusap kembali perut Siska dengan lembut.


Rasa sakit itu pun perlahan-lahan mulai berkurang dan Siska merasa sangat nyaman dengan usapan lembut dari Reno di perutnya. Ia sangat merindukan saat seperti ini apalagi tadi malam ia tidak bisa tidur karena tidak berada dalam pelukan Reno.


" Aku sebenernya kangen sama kamu Mas, tapi hati aku juga masih terasa sakit " ucap Siska dalam hati melihat Reno yang masih asik mengajak anak-anaknya berbicara.


Setelah puas dengan kedua anaknya, Reno berusaha untuk kembali berbicara pada Siska.


" Sayang, Mas minta maaf ya. Mas mau terus sama kamu dan anak-anak kita. Mas gak maksa kamu untuk pulang bersama Mas sekarang tapi Mas berharap kamu secepatnya pulang ke rumah kita. Mas gak bisa terus jauh dari kamu Sayang, Nadia juga terus nanyain kamu " ucap Reno pada Siska.


" Aku usahain Mas, kalau hati aku sudah gak terasa sakit lagi aku juga pasti pulang " jawab Siska dingin.


" Bilangin aja sama Nadia kalau aku masih kangen sama Daddy dan Mommy. Kalau Nadia masih nanyain terus anterin aja Nadia ke sini " lanjut Siska.


Reno melihat jam tangan di pergelangan tangannya yang sudah menunjukkan hampir pukul lima sore. Ia harus segera pulang karena Nadia pasti akan mencarinya karena tidak segera pulang.


" Kamu masuk ya sekarang. Ini sudah hampir magrib dan gak bagus buat kamu dan anak-anak kita " ucap Reno pada Siska.


Siska menurut karena memang ia merasa angin di sore itu semakin kencang. Siska langsung berdiri dari duduknya dengan dibantu oleh Reno karena ia cukup kesulitan karena perutnya yang besar. Reno mengantar Siska sampai ke dalam kamarnya karena Reno khawatir pada Siska yang harus menaiki tangga.


" Sayang, Mas pulang dulu ya. Besok Mas bakal datang lagi " pamit Reno pada Siska.


Siska menjawabnya hanya dengan sebuah anggukan kepalanya tapi Siska tetap mengulurkan tangannya untuk menyalami Reno.


" Mas mencintai kamu dan anak-anak kita " ucap Reno lalu mengecup puncak kepala Siska.


Reno mengusap wajah Siska setelah melepaskan kecupan itu.


" Mas pulang dulu. Assalamualaikum " ucap Reno.

__ADS_1


" Walaikumsalam " jawab Siska.


Kemudian Reno pun langsung keluar dari kamar Siska dan menutup pintu kamar itu kembali. Reno menuruni tangga dan melihat Daddy Smith yang sepertinya baru pulang kerja.


" Dad " sapa Reno lalu mencium tangan Daddy Smith.


" Loh, ada Nak Reno " ucap Daddy Smith yang baru mengetahui keberadaan Reno.


Reno pun tersenyum. " Dad, Mom, Reno pamit dulu. Ini sudah hampir magrib dan Nadia pasti sudah mencari Reno " pamit Reno pada Daddy Smith dan Mommy Amelia.


Daddy Smith dan Mommy Amelia pun menganggukkan kepala mereka.


" Assalamualaikum " ucap Reno setelah menyalami Daddy Smith dan Mommy Amelia.


" Walaikumsalam " jawab Daddy Smith dan Mommy Amelia.


Setelah itu Reno keluar dari rumah itu dan menuju mobilnya. Reno segera melajukan mobilnya meninggalkan rumah itu.


Sedangkan Siska kembali berdiri di tepi balkon untuk melihat mobil Reno yang pergi meninggalkan rumah kedua orang tuanya. Terlihat sekali wajah sedih Siska harus berpisah dengan suaminya tapi egonya juga masih tinggi dan hatinya masih terasa sangat sakit.


" Sayang " panggil Mommy Amelia yang ternyata masuk ke dalam kamar Siska.


" Iya Mom " jawab Siska membalikkan tubuhnya.


" Masuk yuk. Udaranya sore gak bagus buat kamu " ucap Mommy Amelia pada Siska.


" Iya Mom " jawab Siska.


Mommy Amelia merangkul tubuh Siska untuk masuk kembali ke dalam kamarnya dan menutup pintu balkon itu.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏


Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama dan Suamiku Seorang Bodyguard " 😘

__ADS_1


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2