Menikahi Ayah Nadia

Menikahi Ayah Nadia
131. Dugaan Siska


__ADS_3

Reno segera merebahkan tubuh Arisa yang masih sangat lemas di atas tempat tidur. Sedangkan Siska mencari botol minyak angin lalu setelah mendapatkannya ia langsung mengoleskannya di bawah hidung dan tangan Arisa.


" Nak Reno, Arisa kenapa? " tanya Tante Mutia sangat khawatir dengan menantunya itu.


Tante Mutia duduk di tepi tempat tidur untuk bisa melihat keadaan Arisa dengan jelas. Ummi Fatimah dan Mommy Amelia juga ikut masuk ke kamar itu berdiri tidak jauh dari tempat tidur.


" Reno juga tidak tau, Tante. Tadi Reno memberikan arisan makanan karena dari tadi Reno lihat arisan belum makan, Reno mencoba untuk menyuapi Arisa tetapi tiba-tiba saja Arisa terlihat mual dan langsung lari ke kamar mandi. Saat Reno susul ke kamar mandi, Arisa sudah sangat lemah dan bersandar di wastafel " jawab Reno mengatakan apa yang terjadi sebelumnya.


Siska mendengar apa yang dikatakan oleh Reno pun menjadi teringat saat ia juga pernah mengalami hal yang sama.


" Apa Arisa hamil? " ucap Siska dalam hati yang menduga jika adik iparnya itu memang sedang mengandung.


" Bisa saja, kan? Kak Angga baru pergi satu bulan yang lalu dan kalau mereka sudah melakukan hubungan suami istri besar kemungkinan Arisa hamil " lanjut Siska.


Siska menatap Arisa yang masih terlihat lemas dan ia akan bertanya soal itu nanti pada Arisa.


Tante Mutia mengusap wajah Arisa yang terlihat kembali pucat.


" Kamu kenapa, Sayang? " tanya Tante Mutia pada Arisa.


" Arisa gak papa, Ma. Arisa cuma mual karena mencium bau makanan yang di bawa sama Bang Reno, mungkin ini karena Arisa yang sempat masuk angin kemarin " jawab Arisa dengan suara yang masih lemah.


Tante Mutia bernafas sedikit lega setelah mendengar itu. Memang mungkin Arisa belum benar-benar pulih sehingga ia seperti ini lagi.


" Tapi kamu benar-benar gak papa, Arisa? Abang panggil Dokter Diki ya buat periksa kamu " tanya Reno karena ia khawatir dengan keadaan adiknya itu.


" Gak usah, Bang. Arisa gak papa kok, cuma masuk angin aja " jawab Arisa yang sudah merasa sedikit lebih baik.

__ADS_1


Setelah itu semua orang pun keluar dari kamar itu dan hanya tertinggal Siska yang akan menemani Arisa. Om Hari dan Tante Mutia harus segera pulang karena ada pelanggan yang akan mengambil pakaian di toko Tante Mutia, begitu juga dengan Daddy Smith dan Mommy Amelia yang juga memilih pulang karena sudah sore. Sedangkan Reno pergi mengantar Abi Umar dan Ummi Fatimah kembali ke rumah mereka.


" Ris, kakak boleh tanya gak? " tanya Siska yang sudah duduk di samping Arisa.


Siska sudah sangat penasaran dan ingin memastikan semua dugaannya itu benar atau tidak.


" Tanya aja, Kak. Kakak gak perlu minta izin buat tanya sesuatu " jawab Arisa menyandarkan tubuhnya di tempat tidur.


" Kamu sama Kak Angga sudah melakukan hubungan suami istri? " tanya Siska pada Arisa.


Arisa yang mendapatkan pertanyaan itu pun terlihat terkejut sekaligus malu. Wajahnya berubah merah karena hal ini merupakan hal yang cukup privasi.


" Kenapa tiba-tiba Kakak tanya itu? " ucap Arisa menundukkan kepalanya menutupi malunya.


" Jawab aja, Ris. Jawaban kamu itu bisa jadi berkaitan sama kondisi kami sekarang yang tiba-tiba mual-mual terus muntah gini " ucap Siska ingin memastikan apakah Arisa hamil atau tidak.


" Memangnya kenapa, Kak? Aku kayak gini karena masuk angin " tanya Arisa bingung.


" Kalau kamu sudah melakukan hubungan suami istri sama Angga, bisa aja sekarang kamu lagi hamil. Angga baru pergi sekitar satu bulan jadi kemungkinan kamu hamil itu ada. Tanda-tanda yang terjadi sama kamu ini juga bisa jadi adalah gejala dari hamil muda, kayak yang aku rasain waktu awal-awal hamil twins. Coba kamu ingat-ingat, kapan terakhir kamu datang bulan " ucap Siska pada Arisa.


Siska yang melihat Arisa hanya terdiam pun menggoyangkan bahu Arisa agar ia tersadar.


" Jadi kamu sudah melakukan hubungan suami istri sama Kak Angga belum? Supaya kita bisa cepat memastikan jika buah hati kalian memang sudah tumbuh dan kita harus menjaganya " tanya Siska lagi setelah Arisa tersadar.


" Kami sudah melakukannya sebelum Mas Angga pergi dan sejak saat itu aku belum kedatangan tamu bulananku, Kak " jawab Arisa menatap Siska.


Siska tersenyum dan langsung memeluk Siska. Entah mengapa hatinya sangat yakin jika sekarang Arisa sedang mengandung. Siska tentu saja sangat senang karena Arisa akan mendapat kebahagiaan lagi dengan adanya anak itu.

__ADS_1


" Kakak yakin kamu lagi hamil sekarang. Lebih baik kamu coba tes pakai tespek baru setelah benar hasilnya positif, kamu harus cepat periksa ke dokter " ucap Siska yang terlihat sangat yakin dugaannya itu benar.


" Iya Kak. Aku bakal coba cek pakai tespek " jawab Arisa.


" Kamu coba cek di pagi setelah bangun tidur karena itu hasilnya lebih akurat " ucap Siska pada Arisa.


Arisa pun menganggukan kepalanya.


Arisa merasa hatinya menghangat walaupun hanya baru dugaan jika dirinya sekarang sedang mengandung anak dari Angga. Ia sangat berharap jika dugaan itu memang benar karena artinya ia dan Angga akan membela yang kuat dengan adanya buah hati mereka.


" Semoga kamu benar-benar hadir di perut Mama, Nak. Kamu akan menjadi penguat cinta Mama dan Papa " ucap Arisa dalam hati.


Setelah merasa keadaannya lebih baik, Arisa pun memutuskan untuk pulang dengan diantar oleh Bimo karena Siska tidak mengizinkan Arisa untuk pulang sendiri.


" Semoga kamu benar-benar hamil, Ris. Kakak berharap juga kebahagiaan kembali dalam hidup kamu " ucap Siska melihat mobil yang membawa Arisa semakin menjauh.


Siska segera masuk ke dalam rumah karena hari sudah semakin sore dan udara juga sudah semakin dingin. Siska pergi ke kamarnya untuk membersihkan tubuhnya yang terasa cukup lengket karena acara hari ini. Siska tidak menunggu Reno terlebih dahulu karena sudah dipastikan penuh akan kembali dari mengantar Abi Umar dan Ummi Fatimah pada malam hari karena jarak yang cukup jauh.


" Huh, seger banget " ucap Siska setelah mengguyur tubuhnya dengan air dari shower.


Setelah selesai membersihkan tubuhnya, Siska segera keluar dari kamar mandi dan memakai pakaiannya. Siska juga segera bersiap-siap untuk melaksanakan salat magrib berjamaah bersama dengan Nadia karena beberapa menit lagi adzan maghrib akan berkumandang.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏


Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama dan Suamiku Seorang Bodyguard " 😘

__ADS_1


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2