Menikahi Ayah Nadia

Menikahi Ayah Nadia
42. Sudah Menikah


__ADS_3

Hari sudah berganti sore dan Siska sekarang sedang menunggu Reno yang masih dalam perjalanan untuk menjemputnya di kampus. Siska menunggu di tempat tadi Reno menurunkannya saat berangkat agar Reno tidak bingung mencarinya nanti.


" Siska " panggil seseorang dari belakang.


Siska pun langsung menoleh untuk memastikan siapa yang memanggilnya dan ternyata benar orang yang memanggilnya adalah Frans. Siska menatap Frans dengan malas dan ia juga kembali fokus menunggu Reno tanpa menghiraukan keberadaan Frans yang berjalan mendekat ke arahnya.


" Kamu ngapain sendiri di sini? " tanya Frans saat sudah berdiri di samping Siska.


Siska hanya diam tidak menjawab pertanyaan dari Frans. Ia sudah sangat malas bertemu ataupun berbicara dengan Frans karena Frans selalu saja memintanya untuk kembali padanya.


" Siska, jawab aku dong " ucap Frans tapi Siska masih tetap diam.


" Siska " panggil Frans lagi lalu meraih tangan Siska.


Siska pun langsung menghempaskan tangan Frans itu. " Apa sih? Gak usah pegang-pegang gue " ucap Siska kesal pada Frans.


" Habisnya kamu gak mau jawab pertanyaan aku dan diem aja " jawab Frans.


" Kan gue sudah pernah bilang sama lo. Jangan ganggu gue lagi, gue tu sudah males banget ketemu sama lo " ucap Siska tidak ingin berurusan dengan Frans lagi.


" Siska jangan gitu dong. Aku sayang banget sama kamu dan aku bakal batalin perjodohan aku sama Abel demi kamu. Kita bisa sama-sama lagi ya, Sayang " ucap Frans memegang tangan Siska lagi.


" Jangan mimpi, gue gak mau balik sama lo " jawab Siska berusaha melepaskan tangannya dari Frans.


Bukannya terlepas, Frans malah semakin mempererat pegangan tangannya pada Siska. Frans juga mencoba membawa Siska pergi.


" Lepasin gue " ucap Siska memberontak.


" Gak bisa, kamu harus ikut aku sekarang. Kamu harus balik lagi sama aku " jawab Frans terus menarik tangan Siska.


Siska terus mencoba melawan Frans walaupun tenaganya jelas kalah dari Frans. Ia berdoa dalam hati agar Reno cepat datang dan membebaskannya dari Frans.


" Mas, cepat datang " ucap Siska penuh harap dalam hati.


Sebuah mobil yang tak lain milik Reno pun berhenti di depan mereka. Siska merasa sangat lega melihat itu.


" Mas, tolongin aku " ucap Siska pada Reno saat baru turun dari mobil.


Reno yang melihat itu pun langsung menghampiri Siska dan Frans. Ia marah dan tidak terima istrinya diperlakukan seperti itu oleh laki-laki lain.

__ADS_1


" Lepaskan istri saya " ucap Reno menarik tangan Siska yang satunya.


" Istri? " ucap Frans terkejut.


Siska pun memanfaatkan kesempatan itu untuk menendang kaki Frans lalu melepaskan tangannya dari Frans. Ia langsung memeluk tubuh Reno dengan erat.


" Mas, aku takut " ucap Siska menyembunyikan wajahnya di dada Reno.


Jujur saja tadi ia merasa sangat takut saat Frans mencoba membawanya pergi dan berbuat macam-macam padanya.


" Sekarang kamu jangan takut lagi, ada Mas di sini " ucap Reno mengusap kepala Siska.


Frans masih sangat terkejut dengan apa yang ia lihat dan dengar. Ia tidak terima ada seorang laki-laki yang menyebut Siska sebagai istrinya.


" Hey, lo jangan asal ngomong ya bilang dia istri lo. Dia itu pacar gue " ucap Frans tidak terima.


" Enggak, Mas. Jangan percaya dia " ucap Siska takut Reno percaya dengan perkataan Frans.


" Siska Sayang. Kamu kok gitu sih ke aku " ucap Frans pada Siska.


" Denger Frans kita itu sudah putus dan gue sudah menikah sekarang jadi lo jangan ganggu gue lagi " ucap Siska masih memeluk Reno.


" Haha, gak usah bercanda deh. Kamu kira aku percaya " ucap Frans tertawa tidak percaya.


" Terserah kamu percaya atau tidak tapi yang pasti Dek Siska sekarang adalah istri saya. Jadi mulai sekarang kamu jangan ganggu istri saya lagi " ucap Reno menatap tajam Frans.


" Siska ini gak bener kan? " tanya Frans masih menolak untuk percaya.


" Ini bener Frans, gue sudah menikah. Gue mohon lo jangan ganggu gue lagi, elo tau kan siapa keluarga gue. Gue bisa aja laporin lo ke Daddy dan lo bakal tau apa yang akan terjadi " jawab Siska.


" Saya ingatkan lagi jangan ganggu istri saya dan menyentuhnya seperti tadi. Jika ini terulang lagi dan kamu berbuat macam-macam pada istri saya maka saya akan beri kamu pelajaran " ancam Reno.


Reno segera membawa Siska yang masih memeluknya ke dalam mobil dan meninggalkan Frans yang masih berdiri di tempatnya.


" Kamu sekarang tenang, dia gak berani berbuat seperti itu lagi sama kamu. Mas akan pastikan itu, Mas akan selalu jaga kamu " ucap Reno saat melihat Siska menangis.


" Iya Mas " jawab Siska menghapus air matanya.


Reno melajukan mobilnya meninggalkan area kampus itu dan menuju pulang ke rumahnya.

__ADS_1


" Sekarang ceritakan sama Mas, apa yang sebenarnya terjadi " ucap Reno pada Siska yang sudah tenang.


Siska pun mulai menceritakan tentang siapa Frans dan tentang Frans yang selalu memintanya kembali padanya. Hingga kejadian tadi yang membuat Siska takut karena selama ini Frans tidak pernah bersikap seperti itu padanya. Reno hanya diam mendengarkan cerita Siska.


" Jadi dia mantan kamu? Apa kamu masih ada perasaan sama dia? " tanya Reno setelah Siska menyelesaikan ceritanya.


" Enggak, Mas. Sejak dia bohongin aku dan menduakan aku, perasaan aku sama dia itu sudah hilang " jawab Siska.


Setelah itu tidak terjadi percakapan lagi di dalam mobil itu. Reno hanya diam dan fokus menyetir. Siska berpikir bahwa Reno marah kepadanya gara-gara Frans adalah mantan kekasihnya.


" Mas " panggil Siska.


" Iya " jawab Reno menoleh sebentar pada Siska lalu kembali fokus ke jalanan.


" Mas marah ya sama aku? " tanya Siska langsung menundukkan kepalanya.


Reno yang mendengar itu pun tersenyum. Reno langsung meminggirkan mobilnya ke tepi jalan dan menghentikannya di sana.


" Aku gak marah sama kamu, Sayang " ucap Reno mengangkat wajah Siska yang menunduk.


" Serius? " tanya Siska menatap mata Reno.


" Iya Sayang " jawab Reno tersenyum.


" Makasih ya, Mas " ucap Siska sangat lega.


" Iya, sekarang kamu gak usah pikirin apa pun lagi tentang dia. Aku akan selalu menjaga kamu, sekarang kamu fokus sama keluarga kita aja " ucap Reno pada Siska.


" Iya Mas " jawab Siska tersenyum.


Setelah itu, Reno menjalankan mobilnya kembali untuk menuju rumah sebelum hari menjelang magrib.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏


Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama " 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘

__ADS_1


__ADS_2