
Keesokkan paginya, Reno dan Siska pergi ke rumah Daddy Smith dan Mommy Amelia karena Nadia yang meminta pergi ke sana. Nadia ingin bermain bersama dengan Daddy Smith karena ini adalah akhir pekan.
" Ris, kita pergi dulu " pamit Siska pada Arisa.
" Iya Kak. Hati-hati ya kalian " jawab Arisa dan Siska pun menganggukkan kepalanya.
" Assalamualaikum " ucap Reno dan Siska serta Nadia.
" Walaikumsalam " jawab Arisa.
Setelah itu, mereka pun langsung masuk ke dalam mobil dan Reno menjalankan mobil itu menuju rumah Daddy Smith dan Mommy Amelia.
Sesampainya di sana, Nadia tidak sabar untuk turun. Nadia langsung berlari menghampiri Daddy Smith yang sudah berdiri di depan pintu menyambut mereka. Reno dan Siska hanya tersenyum melihat itu. Mereka menyusul Nadia menghampiri Daddy Smith.
" Assalamualaikum, Opa " ucap Nadia.
" Walaikumsalam " jawab Daddy Smith tersenyum.
Nadia mencium tangan Daddy Smith lalu Daddy Smith memeluk cucunya itu. Daddy Smith sangat senang dengan kedatangan Nadia.
" Assalamualaikum " ucap Reno dan Siska.
" Walaikumsalam " jawab Daddy Smith.
Reno dan Siska pun mencium tangan Daddy Smith.
" Ayo kita masuk " ucap Daddy Smith.
Mereka semua pun masuk ke dalam rumah. Mereka menghampiri Mommy Amelia yang sedang bersantai di ruang keluarga. Reno dan Siska pun mencium tangan Mommy Amelia diikuti oleh Nadia.
" Cucu Oma duduk sini " ucap Mommy Amelia menyuruh Nadia untuk duduk di sampingnya.
Nadia menurut dan langsung duduk di samping Mommy Amelia.
" Nadia semangat banget tau, Mom, Dad, ngajak ke sini. Katanya mau main sama Daddy " ucap Siska setelah duduk di sofa yang ada di sana.
" Wah, Daddy juga semangat nih buat main sama cucu Daddy " ucap Daddy Smith.
Setelah itu, Daddy Smith mengajak Nadia untuk bermain sepatu roda di taman belakang. Daddy Smith memang membelikan sepatu roda untuk Nadia dan akan mengajak Nadia memainkannya.
Daddy Smith mengajari Nadia menggunakan sepatu roda bersama Reno di sana. Sedangkan Siska dan Mommy Amelia hanya melihat mereka dari bangku yang ada di taman itu.
Tiba-tiba Bi Mina datang menghampiri mereka dan mengatakan jika Tante Rita meneleponnya.
" Halo Rit, ada apa? " tanya Mommy Amelia pada Tante Rita melalui sambungan telepon itu.
" Ini Kak, aku cuma mau kasih kabar kalau menantuku sudah melahirkan dengan selamat. Sekarang aku sudah punya dua cucu, laki-laki dan perempuan " jawab Tante Rita mengabarkan jika menantunya sudah melahirkan.
" Alhamdulillah Rit, Kakak ikut senang. Nanti kakak ke rumah sakit buat liat anak Leon " ucap Mommy Amelia.
__ADS_1
Tak lama kemudian, sambungan telepon itu pun terputus.
" Ada apa, Mom? " tanya Daddy Smith yang sudah berada di sana saat Mommy Amelia menerima telepon.
" Rita kasih kabar kalau istrinya Leon sudah melahirkan dengan selamat. Anaknya laki-laki dan perempuan " jawab Mommy Amelia.
" Alhamdulillah " ucap mereka merasa senang.
Mereka semua merasa sangat senang dan bahagia mendengar kabar itu. Itu artinya anggota keluarga mereka sudah bertambah dengan kelahiran anak dari Leon dan Yeni.
Reno dan Siska berencana akan pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Yeni dan Baby Twins. Sedangkan Daddy Smith dan Mommy Amelia akan menyusul nanti karena mereka sudah memiliki janji untuk makan siang bersama dengan teman lama Daddy Smith.
Sesampainya di rumah sakit, Reno dan Siska langsung menuju ruang perawatan Yeni yang sebelumnya sudah diberi tahu oleh Tante Rita. Reno langsung mengetuk pintu ruang perawatan Yeni saat sudah sampai.
Tak lama kemudian, pintu ruangan itu pun terbuka dan terlihat Leon di sana.
" Assalamualaikum " ucap Reno, Siska serta Nadia.
" Walaikumsalam " jawab Leon.
" Ayo, silahkan masuk " ucap Leon membuka pintu lebih lebar agar mereka lebih mudah untuk masuk.
Reno dan Siska serta Nadia masuk ke dalam ruangan itu. Leon pun mengikuti mereka setelah menutup pintu itu kembali.
Terlihat Yeni tersenyum senang saat melihat siapa yang datang. Ia tidak menduga mereka akan datang secepat ini. Yeni berpikir mungkin ibu mertuanya yang sudah memberikan kabar kepada mereka bahwa ia sudah melahirkan.
" Tante Yeni " ucap Nadia memeluk Yeni.
Nadia mengubah panggilannya pada Yeni karena sekarang Yeni adalah saudara ipar dari ibu sambungnya.
" Selamat ya Tante, dedek bayinya sudah lahir " ucap Nadia pada Yeni.
" Terima kasih ya, Sayang " jawab Yeni.
Setelah itu bergantian Siska yang memeluk Yeni. Yeni pun membalas pelukan dari Siska.
" Selamat ya Yen, lo sudah jadi ibu sekarang " ucap Siska setelah melepaskan pelukannya.
" Terima kasih ya Sis, semoga lo juga cepet nyusul " ucap Yeni pada Siska.
" Aamiin, doain aja ya " jawab Siska tersenyum.
Yeni pun menganggukkan kepalanya.
" Leon, Yeni, selamat atas kelahiran kedua anak kembar kalian " ucap Reno tersenyum.
" Terima kasih banyak, Bang " ucap Leon mewakili.
Reno pun menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
" Tante, Nadia boleh gak liat dedek bayi " ucap Nadia pada Yeni.
" Boleh dong " jawab Yeni.
Nadia pun mendekati box bayi kembar itu diikuti oleh Reno dan Siska yang juga ingin melihat anak Leon dan Yeni.
" Mereka lucu banget, Bun " ucap Nadia pada Siska.
" Iya Sayang " jawab Siska.
" Itu baby girl bangun, Bun " ucap Nadia saat melihat bayi perempuan Leon dan Yeni membuka matanya.
" Yeni, gue boleh gendong gak? " tanya Siska pada Yeni.
Sejak melihat Baby Twins ia sudah gemas dan ingin sekali menggendongnya.
" Boleh dong, mereka kan ponakan lo " jawab Yeni.
Siska pun mengangkat Baby Girl dan membawanya dalam gendongannya.
" Halo sayang. Ini Aunty " ucap Siska pada Baby Girl.
Baby Girl hanya mengerjapkan matanya saat melihat wajah Siska.
" Bunda, aku mau adik kayak mereka " ucap Nadia tiba-tiba.
Reno dan Siska pun terkejut mendengar permintaan dari Nadia. Ternyata memang benar kata Reno jika Nadia memang ingin untuk memiliki adik.
" Itu juga yang Bunda harapkan Nadia. Bunda juga mau bayi seperti mereka " ucap Siska dalam hati.
" Bang, sudah dikasih kode tuh " ucap Leon menggoda Reno.
Reno hanya tersenyum menanggapi itu tapi di dalam hatinya, ia berdoa agar segera diberikan seorang anak dari rahim Siska.
Sedangkan Yeni tersenyum menggoda Siska yang sudah menundukkan kepalanya dengan wajah yang sudah memerah.
" Bunda, dengerin Nadia enggak? " tanya Nadia karena tidak mendapatkan jawaban dari Siska.
" Iya Sayang, kita omongin nanti ya " jawab Siska masih dengan wajah yang merah.
Yeni pun tertawa kecil melihat itu.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama " 😘
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘
__ADS_1