
Sore itu, Siska yang baru pulang kuliah tiba-tiba ingin memakan churros yang biasa ia beli di salah satu mall. Kebetulan juga Nadia hendak membeli bahan untuk membuat karya untuk sekolahnya sehingga mereka pergi bersama dengan diantar oleh Bimo. Reno akan menyusul mereka ke mall setelah pulang dari kantor.
" Sayang, kita ke cafe yang ada churros yang Bunda mau dulu ya. Soalnya Bunda sama adik-adik udah pengen makan churros " ucap Siska pada Nadia saat mereka baru memasuki mall.
" Iya Bunda " jawab Nadia.
Setelah itu Siska dan Nadia langsung pergi ke salah satu cafe untuk memakan churros yang sangat Siska inginkan itu. Bimo dengan setia mengikuti kedua majikannya pergi untuk menjaga mereka.
Saat sudah sampai di cafe, Siska langsung memesan churros untuk dirinya dan juga es krim untuk Nadia. Siska juga menyuruh Bimo untuk memesan sesuatu tetapi Bimo menolaknya dan berdiri di belakang Siska dan Nadia.
" Selamat menikmati " ucap pelayan setelah meletakkan pesanan Siska dan Nadia di atas meja.
" Terima kasih " jawab Siska tersenyum.
Pelayan itu pun langsung pergi karena masih banyak pelanggan yang harus ia layani.
" Coba deh es krimnya, Sayang. Gak kalah enak sama es krim di kedai langganan kita " ucap Siska pada Nadia.
" Iya Bunda " jawab Nadia.
Nadia pun memakan es krim itu, begitu juga dengan Siska yang begitu menikmati churros yang sangat diinginkannya hari itu.
Tiba-tiba ponsel Siska berbunyi dan ternyata itu sebuah pesan dari Reno yang menanyakan keberadaannya di mana. Siska pun langsung membalas pesan untuk dengan memberitahukan keberadaannya dan Nadia saat ini.
Siska tersenyum melihat Reno memasuki cafe itu tapi senyum itu tidak bertahan lama karena Siska melihat Hana, klien Reno waktu itu berjalan di belakang Reno bersama anak kecil sekitar berusia lima tahun.
" Kenapa Mas Reno bisa sama Bu Hana? " ucap Siska dalam hati.
Entah mengapa Siska tidak suka pada Hana, lebih tepatnya minder karena ia merasa Hana lebih baik, lebih cantik dan lebih Sholehah darinya. Yang paling Siska tidak suka adalah Hana terlihat cocok dengan Reno. Siska menjadi cemburu dan takut jika suaminya berpaling pada Hana. Bukankah mereka ada sebuah kerja sama, otomatis mereka akan lebih sering bertemu. Hati Siska terasa panas melihat mereka semakin mendekat.
" Assalamualaikum " ucap Reno dan Hana bersamaan.
" Walaikumsalam " jawab Siska dan Nadia.
" Maaf ya lama, Dek " ucap Reno pada Siska.
" Iya gak papa " jawab Siska mencoba untuk tersenyum walaupun hatinya panas.
__ADS_1
Apalagi Reno tidak memanggilnya dengan kata "sayang" di depan Hana membuat hatinya sakit. Siska mengira jika Reno memang tidak ingin menunjukkan jika ia sangat mencintai dirinya.
" Bu Hana sama keponakannya boleh kan gabung sama kita? " tanya Reno pada Siska.
Siska menatap Hana yang sedang tersenyum kepadanya. " Boleh " jawab Siska dengan berat hati.
" Terima kasih ya, Siska. Sudah mengizinkan kami bergabung dengan kalian " ucap Hana setelah mereka duduk.
Siska hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.
Ia melihat Hana yang duduk di samping Reno, padahal bisa saja kan ponakannya itu yang duduk di samping suaminya. Hal itu membuat Siska semakin tidak tahan berada di sana.
" Mas, aku ke toilet dulu " ucap Siska berdiri dari duduknya.
" Biar Mas temani " ucap Reno hendak berdiri tetapi Siska melarangnya.
" Gak usah. Aku bisa sendiri, lagian cuma sebentar. Kamu temani Bu Hana aja " tolak Siska penuh arti.
Siska segera pergi dari dan menuju toilet. Reno memerintahkan Bimo untuk menjaga Siska karena ia tidak enak jika meninggalkan Nadia bersama Hana.
Di toilet, Siska menumpahkan air matanya. Ia merasa sangat cemburu melihat suaminya bersama dengan Hana walaupun mungkin diantara mereka tidak ada hubungan apa-apa. Siska memutuskan untuk pulang tanpa memberitahu Reno, dirinya sedang tidak baik-baik saja sekarang. Ia juga tidak ingin memperlihatkan wajah sembabnya kepada mereka.
Siska pun segera pergi agar tidak ketahuan oleh Reno jika ia pulang sendiri.
" Nyonya ingin pergi kemana? " tanya Bimo saat Siska keluar dari pintu cafe.
" Saya ingin pulang " jawab Siska.
" Tapi ada belum memberitahu Tuan Reno jika ingin pulang " ucap Bimo karena Siska pergi tanpa izin Reno.
" Biar saja " jawab Siska.
" Kamu mau antar saya pulang atau sama pulang sendiri " lanjut Siska lalu pergi meninggalkan Bimo.
Bimo pun mengikuti Siska karena ia tidak mungkin membiarkan Siska pulang sendiri.
" Jangan katakan jika saya pulang pada Mas Reno sebelum kita sampai rumah " ucap Siska pada Bimo saat ponsel Bimo berbunyi.
__ADS_1
Siska tahu pasti itu Reno yang menghubungi Bimo karena ia lama tidak kembali. Siska sengaja mematikan ponselnya karena ia tidak ingin Reno menghubunginya.
" Baik, Nyonya " jawab Bimo dan membiarkan ponselnya terus berbunyi.
***
Sementara itu, Reno gelisah karena Siska tidak juga kembali. Reno pun memutuskan untuk menyusul Siska ke toilet.
" Maaf Bu Hana, saya permisi ke toilet " ucap Reno berdiri dari duduknya.
" Iya, silahkan Pak " jawab Hana.
Setelah itu Reno pun langsung pergi ke toilet dan mencari istrinya tetapi ia tidak menemukan siapapun di sana.
" Dek Siska kemana? " ucap Reno tidak menemukan keberadaan istrinya.
Reno mencoba menghubungi nomor Siska tapi tidak aktif. Ia juga mencoba menghubungi nomor Bimo tapi Bimo tidak menjawabnya.
" Sebenarnya mereka kemana? " ucap Reno cemas.
Reno hanya takut terjadi hal yang buruk pada istrinya yang sedang hamil cukup besar.
Kemudian Reno kembali dan segera berpamitan pada Hana karena ia ingin mencari Siska.
" Ayah, tapi aku harus beli bahan-bahan buat tugas sekolah " ucap Nadia saat Reno mengajaknya untuk pulang.
" Ya sudah, ayo kita beli " jawab Reno.
Reno dan Nadia pun segera pergi ke toko tempat menjual barang yang Nadia perlukan.
Walaupun merasa sangat cemas tetapi Reno berusaha untuk bersikap tenang dan berpikir positif jika Siska pulang ke rumah. Tapi Siska yang tidak memberitahunya membuat pikiran negatif juga muncul di kepala Reno.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama dan Suamiku Seorang Bodyguard " 😘
__ADS_1
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘