
Siska memasuki rumah dengan wajah yang sangat lesu. Kejadian hari ini sangat begitu menguras emosinya. Siska mendudukkan tubuhnya di sofa ruang tamu dan menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
" Kapan kamu pulangz Sayang? " tanya Mommy Amelia saat melihat Siska.
Mommy Amelia pun duduk di sebelah Siska.
" Baru aja, Mom " jawab Siska lalu mencium tangan Mommy Amelia.
" Kamu kenapa kelihatan lesu banget? Bukannya habis ketemu Nadia ya? " tanya Mommy Amelia pada Siska.
Siska mengusap wajahnya kasar. Mungkin ia harus mengatakan semuanya pada Mommy Amelia.
" Bang Reno bilang mau menikahi Siska dan menjadikan Siska ibu sambung untuk Nadia " jawab Siska.
Mommy Amelia sangat senang mendengar itu. Ia bahagia sang putri akan menikah dengan orang yang dicintainya. Tapi yang membuat Mommy Amelia bingung, Siska terlihat tidak bahagia.
" Tapi kenapa kamu kelihatan gak bahagia gitu? Mommy bisa lihat kalau kamu itu mencintai Nak Reno " tanya Mommy Amelia.
Siska menghela napasnya panjang. Siska pun mengatakan apa yang membuatnya tidak bahagia dengan ajakan Menikah dari Reno. Dimulai dari permintaan Nadia hingga Reno yang masih mencintai almarhumah istrinya serta kejadian fitnah yang tadi terjadi di rumah Reno.
" Siska harus bagaimana, Mom? " ucap Siska bingung.
Mommy Amelia sangat paham dengan apa yang dirasakan oleh Siska. Ia pun pernah merasakan menikah dengan pria yang tidak mencintainya tapi ia juga harus meyakinkan Siska bahwa seiring berjalannya waktu cinta itu akan hadir.
" Apa kamu mencintai, Nak Reno? " tanya Mommy Amelia pada Siska.
" Siska cinta sama Bang Reno, tapi Siska mau Bang Reno hanya mencintai Siska. Sedangkan Bang Reno juga sangat mencintai almarhumah istrinya dan mungkin juga hanya merasa nyaman dengan Siska bukan mencintai Siska " jawab Siska.
" Sayang, kamu gak boleh egois seperti itu. Kamu gak bisa menyuruh Nak Reno untuk menghilangkan almarhum istrinya dari hati Nak Reno. Mau bagaimanapun wanita itu memiliki arti yang penting dalam hidup Nak Reno. Seiring berjalannya waktu pasti Nak Reno juga akan mencintai kamu walaupun di dalam hatinya masih ada nama almarhum istrinya. Kamu harus menerima itu, gak pantas kamu bersaing dengan orang yang sudah meninggal " ucap Mommy Amelia.
" Mommy sangat mengerti dengan apa yang kamu rasakan. Mommy bahkan merasakan itu sangat lama hingga kamu beranjak dewasa. Daddy kamu tidak mencintai Mommy dan tidak menganggap Mommy selama bertahun-tahun. Daddy kamu mencintai wanita dari masa lalunya dan mungkin juga sekarang di hati Daddy kamu masih tersimpan nama wanita itu. Tapi apa kamu pernah melihat Mommy menyerah untuk mendampingi Daddy kamu. Mommy yakin jika suatu saat Daddy akan mencintaimu dan sekarang itu terbukti. Mommy berusaha berlapang dada menerima jika Daddy kamu menyimpan nama wanita lain dalam hatinya tapi itu kan hanya masa lalu, masa depannya adalah Mommy. Kamu lebih beruntung dari Mommy karena Nak Reno sudah mulai mencintai kamu, Sayang. Kamu harus menerima dan berlapang dada jika memang Nak Reno masih menyimpan nama almarhumah istrinya di dalam hatinya, yang terpenting kamu yang sudah ia pilih untuk menemaninya menghabiskan hidupnya " lanjut Mommy Amelia.
__ADS_1
Siska menangis mendengar ucapan dari Mommy Amelia. Langsung memeluk Mommy Amelia dengan begitu erat. Is merasa lebih beruntung setelah mendengar itu, ia masih mengingat begitu jelas saat Daddy Smith tidak pernah menganggap keberadaan Mommy Amelia dan terus fokus pada masa lalunya. Ia sangat beruntung karena Reno tidak bersikap seperti Daddy Smith pada Mommy Amelia.
" Makasih ya, Mom. Mommy buat Siska sadar jika Siska mencintai Bang Reno, Siska harus terima itu " ucap Siska pada Mommy Amelia.
" Iya Sayang " jawab Mommy Amelia mengecup puncak kepala putrinya.
Mommy Amelia mengusap lembut punggung Siska yang masih memeluknya.
" Jadi sekarang gimana? " tanya Mommy Amelia pada Siska.
"Sekarang Siska mengambil keputusan bahwa Siska akan menikah dengan Bang Reno, Mom. Kapan lagi bisa dapat laki-laki sebaik Bang Reno sebagai suami " jawab Siska.
Mommy Amelia pun tersenyum.
" Tapi tetap diingat ya. Kamu bukan hanya akan menjadi seorang istri, kamu juga akan menjadi ibu untuk Nadia. Jadi kamu harus bersikap lebih dewasa, apalagi Nak Reno adalah laki-laki dewasa jadi kamu harus berusaha mengimbanginya. Jangan lagi bersikap seperti anak kecil lagi. Kamu juga harus patuh sama Nak Reno jika itu masih berada di jalan yang benar. Jika terjadi masalah nantinya di keluarga kalian bicarakan dengan baik-baik dan jangan mengedepankan emosi. Itu hanya akan memperburuk keadaan saja. Tapi Mommy percaya kamu bisa mengatasi semuanya nanti " ucap Mommy Amelia pada Siska.
" Iya Mom. Makasih buat semua nasehat Mommy " ucap Siska tersenyum.
Setelah itu Siska pun masuk ke dalam kamarnya untuk membersihkan diri dan melaksanakan salat dzuhur karena azan dzuhur sudah terdengar dari masjid terdekat. Siska juga harus bersiap-siap untuk berangkat ke kampus karena ia memiliki jadwal mata kuliah siang hari ini.
Siska makan siang bersama dengan Mommy Amelia. Sedangkan Daddy Smith sedang bermain golf bersama golf bersama dengan rekan-rekan bisnisnya.
" Siska berangkat dulu, Mom " pamit Siska.
Siska mencium tangan dan pipi Mommy Amelia.
" Iya Sayang " jawab Mommy Amelia.
" Assalamualaikum " ucap Siska.
" Walaikumsalam " jawab Mommy Amelia.
__ADS_1
Siska keluar dari rumah dan mengendarai mobilnya menuju kampus untuk kuliah.
***
Hari sudah berganti malam. Siska sudah berada di ruang keluarga bersama dengan Daddy Smith dan Mommy Amelia. Siska ingin mengatakan tentang Reno yang akan datang besok untuk menemui mereka.
" Dad, Mom, besok Bang Reno ingin menemui Daddy dan Mommy " ucap Siska pada kedua orang tuanya.
" Katakan saja besok ia bisa menemui Daddy dan Mommy. Besok kami berada di rumah " jawab Daddy Smith.
Daddy Smith sebenarnya sudah mendengar semua ceritanya dari apa yang diceritakan oleh Mommy Amelia saat ia pulang tadi.
" Kalo begitu Siska ke kamar dulu " ucap Siska.
Daddy Smith dan Mommy Amelia pun mengangguk kepala mereka.
Siska langsung pergi ke kamarnya. Ia mengambil ponselnya dan mengirimkan pesan pada Reno.
" Assalamualaikum, Bang Reno. Besok Abang bisa langsung ke rumah untuk menemui Daddy dan Mommy. Siska juga sudah siap untuk menikah dengan Abang " ucap Siska dalam pesannya.
Siska meletakkan ponselnya di atas nakas lalu ia merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.
" Semoga ini yang terbaik buat semuanya " ucap Siska sambil menatap langit-langit kamarnya.
Setelah itu Siska pun memejamkan matanya. Tidak butuh waktu lama Siska pun sudah tertidur dengan pulas karena ia merasa sangat lelah dan juga banyak sekali hal yang terjadi pada hari ini.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama " 😘
__ADS_1
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘