
Pagi ini Reno benar-benar sibuk mempersiapkan pernikahan adik perempuannya itu. Walaupun hanya akad nikah, tapi Reno harus memastikan semua berjalan lancar dan tidak ada yang kurang. Beberapa orang yang dipanggil sudah pergi setelah selesai menghias salah satu ruangan untuk tempat akad nikah. Reno sudah mengundang beberapa orang termasuk kedua orang tua Siska serta Leon dan Yeni. Sedangkan Abi Umar dan Ummi Fatimah tidak bisa hadir di sana. Ia juga mengundang beberapa warga sekitar rumahnya.
" Makanannya sudah datang, Bu? " tanya Reno pada Bu Ijah.
Ia memang memesan makanan dari sebuah restoran karena tidak mungkin Bu Ijah bisa menyiapkan semua makanan dalam waktu yang mendadak itu.
" Sudah Tuan, sekarang sedang disiapkan " jawab Bu Ijah.
Setelah itu Reno segera bersiap-siap untuk menyambut Angga dan rombongannya. Reno memakai pakaian yang sudah disiapkan oleh Siska di atas tempat tidur. Sedangkan Siska sedang membantu Arisa untuk merias dirinya.
Reno keluar dari kamar setelah selesai dan tidak lama kemudian, dua mobil rombongan Angga pun datang. Angga datang bersama keluarga inti Tuan Gunawan dan juga kakak angkatnya. Reno pun langsung mempersilahkan mereka masuk.
" Mari silahkan masuk " ucap Reno mempersilahkan mereka semua masuk ke dalam rumah.
Mereka di bawa ke sebuah ruangan yang sudah dihias dengan sederhana sebagai tempat akad nikah Angga dan Arisa.
Tak lama kemudian, disusul dengan seorang penghulu dari kantor urusan agama yang mengurus surat-surat pernikahan Angga dan Arisa.
***
Sementara itu, Siska sedang merias wajah Arisa bersama dengan Yeni di kamar Arisa. Arisa yang meminta agar ia tidak menggunakan jasa make up artist karena memang acara pernikahannya itu sangat sederhana.
" Nah, sudah selesai " ucap Yeni setelah memoleskan lipstik di bibir Arisa.
Arisa terlihat begitu cantik dengan menggunakan gaun putih sederhana yang Siska pesan secara mendadak di butik langganannya. Tapi entah mengapa gaun itu malah terlihat sangat cantik setelah dipakai Arisa.
" Kamu cantik banget, Ris " puji Siska melihat Arisa yang begitu cantik.
" Iya Ris, pasti nanti Kak Angga bakal tergila-gila sama kamu " tambah Yeni.
Arisa pun tersenyum. " Makasih Kak Siska, Kak Yeni. Ini semua juga berkat kalian yang hebat make up in aku " jawab Arisa.
Tak lama kemudian, Nadia masuk ke dalam kamar Arisa dan menghampiri mereka.
" Calon suami Tante Arisa sudah datang dan kata Oma acaranya sebentar lagi dimulai " ucap Nadia memberitahu mereka.
__ADS_1
Siska dan Yeni yang melihat Arisa gugup pun langsung memeluknya bersamaan.
" Kamu tenang ya, semuanya pasti berjalan dengan lancar " ucap Siska agar Arisa merasa lebih tenang.
" Iya Kak " jawab Arisa berusaha untuk tetap tersenyum.
Arisa akan menunggu di dalam kamar bersama Siska dan Yeni hingga Angga selesai mengucapkan ijab kabul atas namanya.
Di lantai bawah, Angga sedang bersiap-siap menjabat tangan Angga untuk mengucapkan kalimat ijab kabul. Reno juga sudah duduk di hadapan Angga dan sudah siap menikahkan adik perempuannya.
" Nak Angga sudah siap? " tanya penghulu dari kantor urusan agama.
" Saya siap " jawab Angga.
Angga pun menjabat tangan Reno yang menjadi wali dari Arisa menggantikan almarhum ayahnya.
" Saudara Angga Lesmana bin almarhum Hari Lesmana, saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan adik kandung saya yang bernama Arisa Wijayanto binti almarhum Adi Wijayanto dengan mas kawin logam emas seberat lima gram dibayar tunai " ucap Reno melakukan tugasnya untuk menikahkan Arisa.
" Saya terima nikah dan kawinnya Arisa Wijayanto binti almarhum Adi Wijayanto dengan mas kawin tersebut dibayar tunai " ucap Angga dengan begitu lantang.
" Sah " jawab Teno dan Tuan Smith bersamaan.
" Alhamdulillah " ucap mereka semua merasa lega.
Reno merasa sangat lega dan bersyukur ia bisa menjalankan tugasnya dan menikahkan Arisa dengan lancar.
Setelah itu, Mommy Amelia memanggil Arisa untuk turun ke sana untuk bertemu dengan Angga yang sudah menjadi suaminya dan menandatangi surat-surat pernikahan.
Beberapa saat kemudian, Arisa berjalan menuruni tangga dengan diapit oleh Siska dan Yeni. Semua mata tertuju pada Arisa yang terlihat begitu cantik hari itu. Bahkan Angga tidak mengedipkan matanya saat melihat Arisa.
Siska dan Yeni mengantarkan Arisa hingga duduk di samping Angga, baru setelah itu Siska menghampiri Reno. Yeni mengusap lengan Reno memberikan kekuatan dan Reno pun tersenyum pada Siska seolah mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja.
" Sekarang bacakan doa untuk istri kamu, Nak Angga " ucap penghulu pada Angga.
Kemudian Angga meletakkan tangannya di ubun-ubun Arisa dan membacakan doa kebaikan untuk Arisa. Setelah itu Arisa meraih tangan Angga dan menciumnya sebagai tanda baktinya sebagai seorang istri pada Angg.
__ADS_1
Angga mencium kening Arisa untuk pertama kalinya sebagai seorang suami. Semua orang yang berada di sana sangat terharu melihat itu. Reno bahkan meneteskan air matanya saat melihat adiknya itu sudah menikah.
" Mas harus kuat dan ikhlas. Arisa sudah jadi istri orang, Mas " ucap Siska pada Reno.
" Iya Sayang, Mas cuma masih gak nyangka adik perempuan yang Mas rawat sudah kecil sekarang sudah menikah dan menjadi istri orang " jawab Reno.
Setelah itu baru mereka menandatangani beberapa surat-surat pernikahan baru melakukan sesi foto berdua dan bersama keluarga.
" Angga, sekarang Arisa sudah menjadi tanggung jawab kamu jadi mohon tolong jaga dan sayangi dia. Jangan pernah kamu sakiti dia dengan tanganmu dan jika kamu sudah tidak menginginkannya tolong kembalikan dia pada kami " pesan Reno pada Angga.
" Baik Tuan, saya akan menjaga dan menyayangi Arisa segenap hati saya " jawab Angga.
Arisa kembali menangis saat mendengar ucapan dari Reno dan ia pun langsung memeluk kakak laki-lakinya itu.
" Sudah, jangan nangis lagi. Ingat kamu sudah jadi seorang istri jadi kamu harus patuhi semua perintah suami kamu jika masih hal baik. Kamu juga harus menjalankan tugas dan kewajiban kamu sebagai istri " ucap Reno menghapus air mata Arisa.
" Iya Bang " jawab Arisa.
Kini Siska yang memeluk Arisa. " Selamat ya, Adiknya Kakak. Kakak selalu berdoa untuk kebahagiaan kamu dan Kak Angga " ucap Siska mengusap punggung Arisa.
" Terima kasih ya, Kak " jawab Arisa.
" Terima kasih banyak, Nona Siska " ucap Angga pada Siska.
Siska pun menganggukkan kepalanya.
Setelah itu Reno dan Siska pergi membiarkan yang lainnya mengucapkan selamat juga kepada Angga dan Arisa.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama dan Suamiku Seorang Bodyguard " 😘
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘
__ADS_1