Menikahi Ayah Nadia

Menikahi Ayah Nadia
21. Mengantarkan Makanan


__ADS_3

Siska sedang membantu Mommy Amelia memasak semur daging di dapur untuk makan siang karena Daddy Smith yang memintanya. Siska menata piring dan gelas di meja makan sembari menunggu makanan matang.


" Nanti kamu anterin semur daging ini buat Leon di rumah sakit ya. Dia suka banget sama semur daging buatan Mommy " ucap Mommy Amelia pada Siska.


" Iya Mom " jawab Siska.


Saat semua makanan sudah matang, bertepatan dengan Daddy Smith yang baru saja sampai rumah.


" Wah, enak nih. Daddy jadi gak sabar buat makan " ucap Daddy Smith setelah mencuci kedua tangannya.


Siska dan Mommy Amelia ikut bergabung dengan Daddy Smith yang sudah duduk di meja makan lalu mereka pun makan siang bersama.


Setelah selesai makan siang, Siska pun langsung pamit untuk mengantarkan makanan untuk Leon di rumah sakit.


" Siska berangkat dulu " pamit Siska mengambil rantang yang sudah disiapkan Mommy Amelia.


Siska mencium tangan kedua orang tuanya terlebih dahulu sebelum pergi.


" Iya, hati-hati di jalan " ucap Mommy Amelia.


" Iya Mom " jawab Siska.


" Assalamualaikum " ucap Siska.


" Walaikumsalam " jawab Daddy Smith.


Siska pun pergi dengan membawa sebuah rantang berisi semur daging yang sudah disiapkan oleh Mommy Amelia.


" Siska berubah setelah kenal Nak Reno dan Nadia ya, Dad. Dia berubah jadi lebih baik " ucap Mommy Amelia pada Daddy Smith.


Mommy Amelia merasakan perubahan pada putrinya itu sejak mengenal Reno dan Nadia. Perubahan itu juga merupakan perubahan yang baik seperti Siska selalu mengerjakan sholat lima waktu tanpa ia suruh, kata-kata yang ia ucapkan juga lebih lembut dan Siska sekarang lebih berpenampilan lebih tertutup. Walaupun Siska belum berhijab tapi sekarang ia selalu menggunakan pakaian yang panjang.


" Iya Mom, Daddy juga merasakan itu " jawab Daddy Smith.


" Kalau Siska menikah dengan Nak Reno gimana, Dad? Mommy sangat ingin Siska bisa dapat suaminya yang bisa membimbing ke arah yang baik seperti Reno " tanya Mommy Amelia pada Daddy Smith.


" Daddy sih setuju aja. Lagi pula Daddy yakin Reno itu laki-laki yang baik " jawab Daddy Smith.


Bukan tanpa sebab Daddy Smith mengatakan itu, selama beberapa bulan ini dan semenjak Siska dekat dengan Reno, Daddy Smith mencari tahu tentang Reno dan juga selalu mengawasi Reno dan Siska dari jauh.


" Tapi dia duda anak satu lho, Dad " ucap Mommy Amelia.

__ADS_1


" Gak masalah, Mom. Daddy juga suka dengan putrinya itu, mengingatkan Daddy saat Siska kecil " jawab Daddy Smith.


Mommy Amelia pun tersenyum. Ia sangat bahagia mendengar ucapan suaminya itu. Mommy Amelia bisa melihat jika Siska menyukai Reno walaupun Siska tidak mengatakannya. Mommy Amelia hanya takut jika Daddy Smith akan melarang mereka tapi sekarang ketakutan Mommy Amelia sudah hilang.


***


Sementara itu, Reno dan Nadia sedang pergi ke rumah sakit untuk menjenguk istri Leon yang masih koma. Sudah satu minggu Nadia tidak menemuinya dan sekarang Nadia mengajak Reno untuk menjenguknya.


Sesampainya di depan pintu perawatan istri Leon. Reno pun langsung mengetuk pintu itu.


Tok tok tok.


Tak lama kemudian, terlihat Leon membukakan pintu ruang perawatan itu.


" Assalamualaikum " ucap Reno dan Nadia tersenyum.


" Walaikumsalam " jawab Leon.


" Ayo masuk " ajak Leon membuka pintu itu lebih lebar.


Reno dan Nadia pun masuk ke ruangan itu. Leon menyusul mereka setelah menutup pintu itu kembali.


" Assalamualaikum, Kak Yeni " ucap Nadia setelah duduk di kursi sebelah ranjang rumah sakit yang di tempati Yeni, istri Leon.


" Silahkan duduk, Bang " ucap Leon pada Reno.


Mereka pun duduk di sofa yang ada di ruangan itu.


" Kamu kenapa? Keliatan lesu banget " tanya Reno saat melihat wajah lesu Leon.


" Aku mimpi Yeni meninggal dunia, Bang " jawab Leon mengusap wajahnya kasar.


Kemudian Leon pun menceritakan apa yang dia mimpikan saat tidur siang tadi pada Reno.


" Tapi aku bersyukur itu cuma mimpi, Bang. Aku gak bisa bayangin kalo Yeni pergi ninggalin aku selamanya " ucap Leon bersyukur karena itu tidak nyata.


Reno pun menepuk bahu Leon. " Jangan terlalu dipikirkan, mimpi itu bunga tidur. Kamu sekarang lebih perbanyak doa agar Yeni cepat sadar. Kamu jangan menyerah. Kamu liat kan sekarang Nadia sudah sembuh dari penyakit yang hampir merenggut nyawanya. Tapi lihat sekarang Nadia bisa aktif lagi, bisa ceria lagi. Itu semua bisa aja terjadi " ucap Reno pada Leon.


" Iya Bang " jawab Leon.


Leon pergi meninggalkan ruangan itu dan menitipkan Yeni pada mereka karena Leon ingin melaksanakan sholat dzuhur.

__ADS_1


Tak lama terdengar suara pintu diketuk. Reno pun segera berdiri dari duduknya dan melihat siapa yang datang. Reno membuka pintu itu dan terlihat Siska di sana.


" Assalamualaikum " ucap Siska.


Siska cukup terkejut saat melihat Reno yang membukakan pintu untuknya.


" Walaikumsalam " jawab Reno.


Reno pun membuka pintu itu lebih lebar dan menyuruh Siska untuk masuk. Siska menghampiri Nadia dan memeluknya sebentar lalu membiarkan Nadia kembali bercerita pada Yeni.


Siska duduk di sofa yang sama dengan Reno tapi dengan jarak yang cukup jauh setelah meletakkan rantang yang dibawanya.


" Leon mana, Bang? " tanya Siska pada Reno.


" Leon ke mushola buat sholat Dzuhur " jawab Reno.


Siska pun menganggukkan kepalanya.


Setelah itu suasana hening yang tercipta karena Reno maupun Siska sama-sama diam. Hanya terdengar suara Nadia yang sedang bercerita pada Yeni.


Tak lama kemudian, Leon pun memasuki ruangan itu setelah selesai melaksanakan sholat dzuhur. Leon cukup terkejut melihat Siska yang berada di sana. Siska bersyukur karena Leon cepat datang sehingga ia tidak merasa canggung karena Reno juga hanya diam.


" Untung ni anak cepet dateng " ucap Siska dalam hati.


Leon berjalan mendekati Reno dan Siska.


" Lo dateng, Sis " ucap Leon pada Siska.


" Iya, gua anterin makanan buat lo dari Mommy " jawab Siska.


" Kalau gitu kita makan siang bareng aja, Bang Reno dan Nadia belum makan siang kan. Lo bawa banyak kan, Sis? " ucap Leon mengajak mereka makan siang bersama.


" Iya, gue bawa banyak kok " jawab Siska.


Siska memanggil Nadia untuk makan siang dan mereka pun makan siang bersama dengan makanan yang dibawa oleh Siska.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏


Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama " 😘

__ADS_1


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2