Menikahi Ayah Nadia

Menikahi Ayah Nadia
73. Pergi Bulan Madu


__ADS_3

Matahari sudah mulai naik ke atas dan menandakan jika hari sudah beranjak siang, tapi Siska masih begitu betah bergelung di atas tempat tidur. Siska bangun hanya untuk sholat subuh lalu tidur kembali. Ia benar-benar lelah karena pertempurannya dengan Reno tadi malam. Bahkan saat Reno membangunkannya untuk sarapan, Siska enggan untuk bangun hingga sekarang jam sudah menunjukkan pukul sepuluh pagi.


Selagi menunggu Siska bangun, Reno pun memeriksa beberapa pekerjaan yang akan ia tinggalkan bulan madu untuk satu minggu kedepan. Reno memang sudah menyiapkan sebuah perjalanan bulan madu ke Jepang sesuai keinginan Siska tanpa Siska ketahui. Mereka akan berangkat ke Jepang sore ini.


Reno tersenyum melihat Siska begitu tenang di atas tempat tidur. Ada rasa sedikit rasa bersalah karena sudah membuat Siska begitu kelelahan tadi malam.


" Maaf ya Sayang, gara-gara aku jadi kecapekan gitu " gumam Reno tersenyum.


Tiga puluh menit kemudian, Siska mulai membuka matanya. Ia terbangun karena perutnya terasa sangat lapar karena ia tidak makan apa pun semenjak makan malam. Siska meregangkan otot-otot yang terasa kaku.


" Hmm, laper banget " gumam Siska mengusap wajah bantalnya.


" Sudah bangun, Sayang? " tanya Reno pada Siska.


Siska pun menoleh ke arah Reno lalu menganggukkan kepalanya.


Reno berjalan menghampiri Siska yang masih duduk di atas tempat tidur lalu memberikan kecupan singkat di puncak kepala Siska.


" Mas, aku laper " rengek Siska karena ia memang sangat lapar.


" Mas pesankan makanan ya. Kamu mau makan apa? " tanya Reno pada Siska.


" Terserah Mas, tapi yang banyak ya. Aku laper banget soalnya " jawab Siska.


Setelah itu, Siska beranjak pergi ke kamar mandi. Ia akan mandi terlebih dahulu agar tubuhnya terasa segar sebelum sarapan atau bisa juga di sebut makan siang karena ini bukan pagi lagi.


Sedangkan Reno memesan beberapa makanan untuk istri kecilnya itu. Ia sudah sarapan terlebih dahulu tadi saat Siska masih tidur.


Tidak butuh waktu lama, makanan pesanan Reno pun datang. Reno langsung membawanya masuk dan meletakkannya di atas meja yang ada di kamar itu.


Siska keluar dari kamar mandi bertepatan dengan Reno yang selesai meletakkan makanan di atas meja. Siska yang hanya menggunakan jubah mandi itu pun langsung menghampiri Reno dan tidak sabar untuk melahap makanan itu.


" Wah, kelihatan enak banget ini " ucap Siska dengan mata yang berbinar.


" Pakai baju dulu, baru makan " ucap Reno.


Jujur saja istrinya itu terlihat begitu seksi dengan penampilannya seperti itu, apalagi belahan dadanya yang terlihat dengan jelas. Reno takut tidak bisa menahan dirinya dan menyerang Siska lagi karena Siska sudah menjadi candunya.


" Nanti aja deh Mas, aku makan dulu udah laper banget " jawab Siska lalu duduk di samping Reno.

__ADS_1


" Kalau nanti-nanti malah kamu yang Mas makan kamu " ucap Reno menatap Siska.


Siska langsung menelan salivanya sendiri mendengar itu. Ia takut Reno menyerangnya lagi karena saat ini tubuhnya masih begitu lelah.


" Gawat nih " batin Siska panik.


Dengan gerakan cepat Siska langsung beranjak pergi dari sana. Siska mengambil baju ganti lalu masuk ke dalam kamar mandi untuk memakainya. Reno hanya tertawa kecil melihat istrinya yang ketakutan.


Setelah selesai, Siska keluar dengan memakai baju rumahan yang memang ia bawa. Siska kembali menghampiri Reno dan duduk di sampingnya.


" Sekarang boleh makan kan? " tanya Siska pada Reno.


" Iya Sayang " jawab Reno.


Siska pun langsung tersenyum dan ia tidak sabar untuk mengisi perutnya yang dari tadi sudah berteriak.


" Bismillahirrahmanirrahim " ucap Siska sebelum makan.


Baru setelah itu, Siska mulai memakan satu per satu makanan itu dengan sangat lahap.


" Pelan-pelan, Sayang " ucap Reno tersenyum lalu mengusap lembut puncak kepala Siska.


Siska pun menganggukkan kepalanya.


" Mas sudah makan tadi pas kamu masih tidur " jawab Reno.


Siska melanjutkan memakan semua makanan itu hingga habis karena ia sangat lapar.


" Alhamdulillah " ucap Siska meletakkan gelas yang sudah kosong di atas meja.


" Sudah kenyang? " tanya Reno setelah Siska menghabiskan makanannya.


" Iya Mas " jawab Siska.


" Ya sudah kalau gitu sekarang kamu istirahat aja. Nanti sore kita harus siap-siap pergi ke bandara " ucap Reno pada Siska.


Siska mengernyitkan dahinya bingung mendengar ucapan Reno.


" Ke bandara? Emang kita mau kemana? " tanya Siska bingung.

__ADS_1


" Kita akan pergi ke Jepang. Mas mau ajak kamu bulan madu di sana " jawab Reno tersenyum.


Mata Siska langsung berbinar. Ini bukan pertama kalinya ia pergi ke Jepang tapi juga ia memang sangat ingin pergi ke negeri sakura itu untuk bulan madu.


" Ke Jepang? Mas serius? " tanya Siska memastikan.


" Iya Sayang. Kita bakal di sana selama satu minggu " jawab Reno.


Siska pun merasa sangat senang. Ia langsung memeluk Reno dengan begitu erat.


" Terima kasih ya Mas, aku seneng banget. Aku memang pengen bulan madu di Jepang " ucap Siska bahagia.


" Iya Sayang " jawab Reno sambil membalas pelukan Siska.


***


Hari sudah beranjak sore. Reno dan Siska sudah check out dari hotel tempat mereka menginap tadi malam. Mereka berdua akan langsung pergi ke bandara karena takut akan tertinggal pesawat.


Sekarang mereka sudah berada di taksi online untuk menuju bandara Internasional Soekarno-Hatta.


" Mas, Nadia gak papa kita tinggal? Kita gak pernah ninggalin Nadia selama ini " ucap Siska khawatir jika terlalu lama meninggalkan Nadia.


" Gak papa, Sayang. Mas sudah bicara sama Nadia soal ini dan Nadia gak keberatan " jawab Reno.


" Kamu jangan khawatir, ada Arisa yang akan menjaga Nadia. Mereka juga bakal tinggal di rumah Daddy Smith saat kita di Jepang " ucap Reno pada Siska agar istrinya itu tidak mengkhawatirkan Nadia lagi.


Siska merasa sedikit lega setelah mendengar ucapan Reno.


Sesampainya di bandara Internasional Soekarno-Hatta, mereka langsung turun dan masuk ke dalam bandara itu. Mereka langsung melakukan boarding karena pesawat yang akan membawa mereka ke Jepang akan segera berangkat.


" Siap Sayang? " tanya Reno pada Siska saat hendak masuk ke dalam pesawat.


" Siap Mas " jawab Siska.


Reno dan Siska masuk ke dalam pesawat dan mereka akan duduk di kursi kelas bisnis. Reno sengaja memilih kelas bisnis agar Siska merasa lebih nyaman saat perjalanan menuju Jepang.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏

__ADS_1


Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama " 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2