
Pada sore harinya, Reno dan Siska bersiap-siap untuk pergi ke rumah Angga dan Arisa. Nadia juga akan ikut bersama dengan mereka. Sebelum itu Siska mengambil paket yang ia pesan untuk tadi dan akan ia berikan kepada Arisa nanti.
" Itu apa, Sayang? " tanya Reno pada Siska saat melihat Siska memasukkan sesuatu ke dalam paper bag yang berbeda dari oleh-oleh untuk mereka.
" Lingerie " jawab Siska masih fokus menata itu ke dalam paper bag.
" Buat siapa? " tanya Reno lalu duduk di samping Siska.
" Ya buat Arisa lah Mas, kan kita mau ke rumah Kak Angga dan Arisa " jawab Siska.
Reno pun hanya ber-oh ria mendengar itu lalu memeluk Siska dan menyangga dagunya pada leher Siska.
" Terus buat kamu, kamu beli juga gak? " bisik Reno di telinga Siska.
" Beli dong. Aku beli lima warna " jawab Siska menunjukkan lima jarinya.
Reno terlihat sangat senang setelah mendengar itu. " Aku gak sabar mau liat kamu pakai itu " ucap Reno lalu mengecup pipi Siska.
" Nanti malam deh. Sekarang kita berangkat dulu sebelum sore " ucap Siska melepaskan pelukan Reno.
" Bener ya, Sayang. Habis kamu sama Mas malam ini " ucap Reno pada Siska.
" Siapa takut " tantang Siska.
Reno pun tersenyum. Ia merasa setelah dinyatakan hamil Siska menjadi lebih agresif dan juga tidak pernah menolak untuk melakukan hubungan suami istri. Bahkan tadi malam Siska yang memintanya terlebih dahulu kepadanya. Ia sebenarnya sudah menolak karena pada siangnya mereka juga sudah melakukan itu tapi karena Siska terus menggodanya, Reno pun tidak tahan menolaknya lagi.
Kemudian Reno dan Siska pun segera keluar dari kamar dan memanggil Nadia agar mereka bisa cepat berangkat ke rumah Angga dan Arisa.
Sekitar empat puluh lima menit perjalanan, akhirnya mereka pun sampai di rumah yang tidak terlalu besar tapi terlihat sangat nyaman. Memang cukup jauh dan tentunya berbeda daerah dari rumah Reno sehingga mereka membutuhkan waktu selama itu.
Reno memarkirkan mobilnya di depan pagar rumah itu dan mereka pun turun dari mobil.
" Ini rumah Om Angga sama Tante Arisa, Bun? " tanya Nadia saat mereka baru saja turun dari mobil.
" Iya Sayang " jawab Siska.
Setelah itu mereka pun masuk ke halaman rumah itu setelah membuka pagar lalu mengetuk pintunya. Terlihat dari kendaraan mereka jika mereka sedang berada di rumah.
Tak lama kemudian terlihat Arisa membukakan pintu rumah itu untuk mereka.
" Assalamualaikum " ucap mereka.
__ADS_1
" Walaikumsalam " jawab Arisa tersenyum.
Arisa terlihat sangat senang saat mengetahui yang datang adalah mereka.
" Kalian kok gak ngabarin sih kalau mau datang " ucap Arisa pada mereka.
" Sengaja Ris, biar bisa ganggu pengantin baru ini " jawab Siska menggoda Arisa.
Arisa pun hanya tersenyum dengan wajah yang memerah.
" Ayo masuk " ucap Arisa sebelum Siska lebih menggodanya.
Arisa menyuruh mereka masuk ke dalam rumah dan duduk di ruang tamu.
" Suami kamu mana? Abang liat mobilnya ada di depan " tanya Reno mencari keberadaan Angga.
" Mas Angga masih mandi, Bang " jawab Arisa.
" Coba aku liat dulu Mas Angga sudah selesai atau belum " ucap Arisa lalu pergi ke kamarnya.
Siska melihat ke sekeliling ruang tamu itu setelah Arisa pergi untuk memanggil Angga.
" Rumahnya gak terlalu besar tapi nyaman ya, Mas. Adem juga di sini " ucap Siska pada Reno.
Tak lama kemudian Angga dan Arisa terlihat keluar dari kamar dan menuju ruang tamu beriringan.
" Bang, Siska " ucap Angga menyapa mereka.
Angga memang harus membiasakan untuk memanggil mereka seperti itu karena memang Reno dan Siska yang memintanya.
" Om Angga gak liat Nadia? " ucap Nadia karena Angga tidak menyapanya.
" Lihat " jawab Angga tersenyum tipis lalu mengusap kepala Nadia.
Kemudian Angga duduk di sofa single yang tidak jauh dari mereka.
" Oh iya, ini oleh-oleh buat kalian. Kami baru sempat beres-beres kemarin dari bagiin oleh-olehnya " ucap Siska memberikan oleh-oleh yang mereka bawa pada Arisa.
" Wah, memang ini yang aku harapin sih " ucap Arisa yang emang menunggu oleh-oleh dari Jepang itu.
Reno dan Siska pun hanya tersenyum melihat itu.
__ADS_1
" Kalau gitu aku buat minum dulu buat kalian " ucap Arisa meletakkan oleh-oleh yang diberikan Reno dan Siska.
" Kakak ikut Ris, sekalian mau lihat-lihat rumah kalian " ucap Siska berdiri dari duduknya.
Arisa dan Siska pun pergi ke dapur untuk membuat minuman. Sedangkan Nadia bersama di ruang tamu bersama Angga dan Reno.
" Ris " panggil Siska saat Arisa sedang membuat teh.
" Iya Kak " jawab Arisa menoleh sebentar pada Siska.
" Kamu sama Kak Angga sudah ML? " tanya Siska menaik-turunkan alisnya pada Arisa.
" ML? " ucap Arisa mengerutkan keningnya tidak mengerti maksud dari Siska.
Siska tertawa kecil melihat Arisa yang bingung, ternyata adik iparnya itu masih polos.
" Itu loh making love. Kalau gak ngerti lagi, malam pertama " ucap Siska dengan suara yang pelan agar tidak ada yang bisa mendengarnya selain Arisa.
Wajah Arisa tentu saja langsung memerah. Membayangkannya saja begitu dengan Angga tidak pernah, apalagi melakukannya.
" Gimana? Sudah belum? " tanya Siska sepertinya sangat penasaran.
" Belum, Kak " jawab Arisa menundukkan kepalanya dan menyibukkan tangannya mengaduk teh di dalam cangkir itu.
" Oh, paham sih. Pasti kalian butuh waktu juga kan " ucap Siska memahami mengapa Angga dan Arisa belum melakukannya.
Arisa pun menganggukan kepalanya. " Aku juga masih halangan Kak dan baru selesai tadi siang " jawab Arisa.
" Tapi kalau Kakak kasih saran nih ya, jangan lama-lama. Apalagi kalian kan menikah bukan karena cinta jadi takutnya Kak Angga nanti berpaling kalau kamu gak kasih hak dia. Jadi kamu harus buat dia jatuh cinta sama kamu mulai sekarang. Bukan Kakak nakutin kamu tapi Kakak cuma mau yang terbaik buat kalian " ucap Siska memberi saran pada Arisa.
" Iya Kak, aku juga berpikir kayak gitu. Aku bakal coba omongin itu sama Mas Angga dulu " jawab Arisa.
" Bagus itu, komunikasi emang paling penting dalam sebuah hubungan " ucap Siska dan Arisa pun mengangguk setuju.
Setelah itu mereka pun kembali ke ruang tamu dengan membawa minuman dan kue yang ada di dalam kulkas.
Mereka mengobrol cukup lama hingga akhirnya Reno dan Siska serta Nadia pamit pulang karena hari sudah semakin sore.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
__ADS_1
Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama dan Suamiku Seorang Bodyguard " 😘
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘