Menikahi Ayah Nadia

Menikahi Ayah Nadia
52. Akhirnya Pulang


__ADS_3

Dua minggu sudah Reno di Bandung, rencana yang awalnya hanya beberapa hari harus mundur karena ada salah satu kliennya yang ingin Reno tetap di sana sampai pembangunan perumahan yang roboh itu benar-benar selesai. Reno akhirnya pun harus tetap berada di Bandung lebih lama.


Hari ini Reno akan kembali ke Jakarta bersama dengan Anto karena semua pekerjaannya sudah selesai dan juga semua permasalahan sudah beres. Reno sudah tidak sabar untuk pulang ke rumah dan bertemu dengan Siska dan Nadia.


" Alhamdulillah, akhirnya bisa pulang ke Jakarta juga. Aku sudah gak sabar ketemu Dek Siska dan Nadia " ucap Reno sambil memasang sebuah jam di tangannya.


Setelah itu, Reno meraih koper miliknya lalu keluar dari kamar hotel yang selama dua minggu ini ia tempati. Anto sudah menunggu Reno di lobi hotel karena Anto turun terlebih dahulu untuk menyiapkan mobil.


" Apa semuanya sudah siap? " tanya Reno pada Anto.


" Sudah, Pak. Kita bisa berangkat sekarang " jawab Anto.


Reno dan Anto pun segera masuk ke dalam mobil. Anto yang akan menyetir kali ini dan mungkin nanti akan bergantian dengan Reno.


" Mereka pasti kaget banget saat liat aku sampai rumah " ucap Leon di dalam hati.


Reno tidak mengatakan jika hari ini kembali ke Jakarta pada Siska. Ia ingin memberikan kejutan pada mereka. Ia hanya mengatakan akan pulang beberapa hari lagi saat menelepon Siska tadi pagi.


***


Setelah menempuh sekitar empat jam perjalanan, akhirnya Reno dan Anto sampai di Jakarta. Mereka baru sampai di Jakarta pukul sepuluh pagi karena jalanan pada hari itu mengalami kemacetan.


Reno segera turun dari mobil dan melihat mobil Siska berada di rumah. Siska memang mengatakan kepadanya jika hari ini ia tidak memiliki jadwal kuliah.


" Anto, mampir dulu " ucap Reno pada Anto yang baru saja selesai menurunkan barang-barang mereka.


" Maaf Pak, tapi saya langsung pulang saja " jawab Anto.


" Saya permisi dulu, Pak. Assalamualaikum " ucap Anto pada Reno.


" Walaikumsalam " jawab Reno.


Anto masuk ke dalam mobil miliknya yang sebelumnya memang berada di rumah Reno lalu pergi untuk pulang ke rumahnya.


Reno memencet bel rumah dan tak lama kemudian Bu Ijah membukakan pintu tersebut.


" Tuan " ucap Bu Ijah terkejut melihat Reno yang tiba-tiba saja pulang.


" Assalamualaikum, Bu " ucap Reno tersenyum.


" Walaikumsalam " jawab Bu Ijah.


Reno masuk ke dalam rumah yang sudah ia tinggal selama dua minggu.


" Dek Siska sama Nadia mana, Bu? " tanya Reno pada Bu Ijah.

__ADS_1


" Nyonya dan Non Nadia ada di taman belakang, Tuan. Non Nadia mengajak Nyonya untuk bermain " jawab Bu Ijah.


" Saya akan menyusul mereka ke sana. Tolong taruh koper saya di depan kamar saya ya, Bu " ucap Reno memberikan kopernya pada Bu Ijah.


" Baik, Tuan " jawab Bu Ijah.


Setelah itu, Reno segera pergi ke taman belakang rumah. Samar-samar ia bisa mendengar suara tawa dari Siska dan Nadia. Reno tersenyum saat melihat Nadia sedang bermain gelembung sabun bersama dengan Siska. Reno pun berjalan mendekat ke arah mereka.


" Ayah " panggil Nadia saat melihat Reno.


Siska pun langsung menoleh dan melihat ke arah pandangan Nadia. Ia sangat terkejut saat melihat Reno sedang berjalan ke arah mereka dan tersenyum.


" Mas Reno? " gumam Siska terkejut.


" Assalamualaikum " ucap Reno saat sudah berada di dekat mereka.


" Walaikumsalam " jawab Siska dan Nadia.


Nadia meletakkan pembuat gelembung sabun ke atas meja lalu segera memeluk Reno. Ia sangat merindukan ayahnya itu karena Reno belum pernah meninggalkannya selama itu. Reno pun menyambut pelukan Nadia dan membawanya ke dalam gendongannya. Reno juga menciumi seluruh wajah Nadia karena ia juga sangat merindukan putrinya itu.


" Nadia kangen banget sama Ayah " ucap Nadia tidak ingin melepaskan pelukannya pada Reno.


" Ayah juga kangen banget sama Nadia " balas Reno mengusap lembut kepala Nadia.


Siska tersenyum melihat itu. Ia sebenarnya ingin sekali memeluk Reno dan melepaskan semua rasa rindunya tapi ia harus memberikan waktu pada Nadia yang juga sangat merindukan ayahnya.


" Sayang, lepas dulu ya pelukannya. Ayah juga mau peluk Bunda " ucap Reno pada Nadia.


Nadia yang baru teringat jika ada Siska pun langsung melepaskan pelukannya dan meminta turun dari gendongan Reno.


" Nadia mau masuk dulu tapi nanti Ayah janji harus main sama Nadia " ucap Nadia.


" Iya Sayang " jawab Reno mengusap kepala sang putri.


Nadia pun segera berlari dan masuk ke dalam rumah dan membiarkan Ayah dan Bundanya melepas rindu.


" Kamu gak kangen dan mau peluk aku? " tanya Reno pada Siska lalu merentangkan kedua tangannya.


Siska pun tersenyum. Ia berjalan mendekat ke arah Reno dan langsung memeluknya dengan erat melepaskan semua rasa rindunya. Reno pun membalas pelukannya tak kalah erat, ia juga mencium puncak kepala Siska beberapa kali.


" Akhirnya kami pulang juga, Mas " ucap Siska setelah melepaskan pelukannya.


" Kamu sudah kangen banget ya sama aku? " tanya Reno tersenyum.


Siska dengan malu-malu pun menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


Reno yang merasa gemas pun langsung memeluk Siska kembali dan menciumi keningnya.


" Kamu kenapa gak bilang kalo pulang, Mas? " tanya Siska pada Reno.


" Kan biar suprise, Sayang " jawab Reno.


Siska pun tersenyum. Ia memang dibuat sangat terkejut dengan Reno yang tiba-tiba sudah berada di rumah.


" Semuanya baik-baik aja kan saat aku di Bandung? " tanya Reno pada Siska.


" Iya Mas, semuanya baik-baik aja " jawab Siska.


" Syukur Alhamdulillah, kalau begitu. Aku takut terjadi sesuatu sama kalian " ucap Reno lega.


Setelah itu, Siska mengajak Reno untuk masuk ke dalam rumah dan beristirahat.


" Kita masuk aja yuk. Kamu pasti habis perjalanan jauh dan harus istirahat " ajak Siska.


" Iya Sayang " jawab Siska.


Reno dan Siska pun memasuki rumah. Siska juag mengantar Reno ke kamar mereka untuk beristirahat.


" Kamu istirahat aja dulu, Mas. Aku mau masak capcay kesukaan kamu buat makan siang " ucap Siska pada Reno.


" Iya Sayang " jawab Reno.


Siska ingin pergi keluar dari kamar tapi tiba-tiba tangannya dipegang oleh Reno.


" Kenapa, Mas? " tanya Siska mengerutkan keningnya.


" Mau minta kiss dulu dong. Dua minggu lo Mas gak dapat kiss " ucap Reno karena ia sudah sangat merindukan bibir manis istrinya itu.


Wajah Siska pun langsung memerah mendengar itu dan ia langsung menundukkan kepalanya. Reno yang sudah ingin merasakan bibir manis Siska lagi pun langsung meraih dagu Siska dan mencium bibir Siska dengan lembut. Siska pun menyambut ciuman dari suaminya itu karena ia juga merindukannya.


Saat mereka hampir kehabisan napas, Reno pun langsung melepaskan ciuman itu. Siska langsung berlari keluar dari kamar karena merasa sangat malu. Sedangkan Reno hanya tertawa kecil.


" Dia itu lucu sekali " ucap Reno melihat kepergian Siska.


Setelah Siska keluar dari kamar dan menutup pintunya, Reno pun memutuskan untuk beristirahat sebentar karena ia memang merasa sangat lelah setelah melakukan perjalanan dari Bandung.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏


Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama " 😘

__ADS_1


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2