
Di perjalanan pulang, Nadia meminta untuk makan malam di sebuah restoran karena kebetulan mereka sedang berada di luar. Reno dan Siska pun menuruti permintaan Nadia itu karena mereka juga sudah lama tidak makan di luar.
Sebelum pergi menuju restoran yang Nadia inginkan, mereka pergi ke sebuah masjid terdekat karena terdengar suara azan magrib sudah berkumandang.
" Nanti kalau Mas belum keluar, kalian tunggu di sini ya " ucap Reno pada Siska saat mereka berada di pagar masuk masjid.
" Iya Mas " jawab Siska.
Setelah itu mereka pun berpisah untuk pergi ke tempat wudhu yang berbeda antara laki-laki dan perempuan. Nadia terus menggandeng tangan Siska saat menuju ke sana.
Tiga puluh menit kemudian, Siska dan Nadia keluar lebih dulu dan menunggu di tempat yang tadi katakan oleh Reno. Dan tidak lama kemudian, Reno berjalan menghampiri Siska dan Nadia.
" Kalian lama nunggunya? " tanya Reno saat sudah di samping Siska.
" Gak juga, Mas " jawab Siska.
" Kalau gitu kita berangkat sekarang " ucap Reno.
" Ayo Sayang " lanjut Reno pada Nadia.
" Iya Ayah " jawab Nadia.
Mereka bertiga pun masuk ke dalam mobil lalu langsung pergi menuju sebuah restoran yang di inginkan Nadia.
***
Sesampainya di restoran itu, Reno dan Siska serta Nadia langsung turun dari mobil dan masuk ke dalam restoran itu. Mereka menuju salah satu meja yang masih kosong dan duduk di sana.
" Sayang, kamu tahu restoran ini dari siapa? " tanya Siska pada Nadia setelah mereka duduk.
" Dari teman Nadia, Bun. Katanya makanan di sini enak " jawab Nadia.
Setelah Reno memanggil seorang pelayan untuk memesan makanan untuk mereka lalu setelah itu mereka mengobrol ringan sambil menunggu pesanan makanan mereka.
Saat mereka sedang mengobrol, tiba-tiba ada seorang wanita menghampiri mereka dan memanggil Siska.
" Siska " panggil wanita itu.
Mereka bertiga pun langsung menoleh ke arah sumber suara itu.
" Liora? " ucap Siska yang terlihat terkejut.
Siska langsung berdiri saat mengetahui jika yang memanggil namanya itu adalah teman lamanya saat SMA yang bernama Liora. Liora pindah sekolah ke luar negeri mengikuti kedua orang tuanya saat masih kelas satu SMA dan setelah itu mereka tidak pernah bertemu lagi.
Siska dan Liora pun langsung berpelukan melepaskan rindu mereka yang hampir lima tahun tidak bertemu itu. Mereka merupakan teman yang cukup dekat sebelum Liora pindah ke luar negeri. Sedangkan Reno dan Nadia hanya memperhatikan mereka karena tidak mengenal siapa wanita itu.
" Ayah itu siapa? " tanya Nadia pelan.
__ADS_1
" Ayah juga gak tau, mungkin teman Bunda " jawab Reno.
Siska dan Liora melepaskan pelukan mereka dan menanyakan kabar masing-masing setengah lama tidak bertemu.
" Mas, ini temen aku boleh kan gabung sama kita di sini? " ucap Siska meminta izin pada Reno karena ia masih ingin berbicara dengan Liora.
" Boleh " jawab Reno tidak keberatan.
Liora pun duduk di sana dan seperti terlihat bingung saat melihat Reno dan Nadia di sana, Siska pun mengenalkan mereka.
" Oh iya Liora, kenalin ini suami aku. Namanya Mas Reno " ucap Siska memperkenalkan Reno pada Liora.
Terlihat Liora terkejut tapi ia tersenyum ramah pada Reno dan Reno pun membalasnya untuk menghargai Liora.
" Ini anak aku, namanya Nadia " ucap Siska membuat Liora terkejut.
" Anak? " ucap Liora terkejut karena Siska memiliki anak sebesar itu.
" Iya, ini anak sambung aku dari Mas Reno " jawab Siska melihat keterkejutan Liora.
Liora menganggukkan kepalanya mengerti dan menyapa Nadia lalu Nadia pun menyalami Liora.
" Mas, Nadia, ini Liora. Teman aku waktu SMA " ucap Siska gantian memperkenalkan Liora pada Reno dan Siska.
Kemudian Liora memesan makanan untuk dirinya dan mereka pun mengobrol sembari menunggu pesanan mereka datang.
" Iya Ra. Aku juga baru nikah tiga bulan yang lalu " jawab Siska tersenyum.
" Aku kira kamu bakal nikah sama Ardi tapi ternyata enggak ya. Terus kabar Ardi sekarang gimana? " tanya Liora yang mengetahui hubungan Siska dan Ardi dulu.
Reno cukup terkejut dengan ucapan Liora itu karena ia baru tahu jika Siska memiliki mantan kekasih yang lain, karena yang ia ketahui hanya Frans dan mencoba menerka Ardi yang mana yang dimaksud oleh Liora. Sedangkan Siska melirik Reno karena ia tidak pernah mengatakan tentang Ardi pada Reno karena memanggangnya hanya masa lalu.
" Enggak Ra, aku sama Ardi sudah putus gak lama setelah kamu pindah " jawab Siska.
" Ardi juga sudah menikah dan lebih dulu daripada aku. Anaknya bahkan sudah berusia satu tahun " lanjut Siska.
" Hah? Ardi sudah menikah juga dan punya anak? " ucap Liora kembali terkejut.
" Iya Ra " jawab Siska.
Liora seperti benar-benar terkejut saat mendengar kabar teman-temannya yang sudah menikah.
" Wah, wah, aku bener-bener gak nyangka kalian sudah menikah dan aku gak tau sama sekali kabar kalian " ucap Liora yang berusaha untuk mempercayai itu semua.
" Jodoh kita cepet datangnya, Ra " jawab Siska tersenyum.
" Terus kamu sendiri gimana? Gak mau nikah muda? " tanya Siska pada Liora.
__ADS_1
" Aku nanti dulu deh, pacar aku juga masih kuliah. Mungkin empat atau lima tahun lagi kalau masih sama pacar aku yang ini " jawab Liora.
" Aku doain kamu cepet nyusul aja deh " ucap Siska mendoakan yang terbaik untuk temannya itu.
Selama Siska dan temannya mengobrol, Reno hanya menjadi pendengar saja. Ia juga memikirkan siapa kira-kira Ardi yang dimaksud oleh Liora.
" Apa Ardi yang dimaksud itu putra Tuan Gunawan, teman Dek Siska dan majikan dari Angga? " batin Reno bertanya-tanya.
Setelah itu makanan pesanan mereka datang dan mereka pun mulai memakan dengan sesekali di selingi obrolan.
" Kamu kapan balik ke Amerika? " tanya Siska pada Liora.
" Besok, Sis " jawab Liora.
" Yah, padahal aku mau undang kamu buat makan malam di rumah kami " ucap Siska kecewa.
" Sorry ya, mungkin kalau ke Indonesia lagi aku bakal mampir ke rumah kalian " ucap Liora.
" Iya deh, kabarin ya kalau datang ke Indonesia lagi " jawab Siska.
Liora pun menganggukkan kepalanya.
Selesai makan malam, mereka pun memutuskan untuk langsung pulang. Begitu juga Liora yang harus kembali ke hotel tempat ia menginap bersama kedua orang tuanya.
" Sampai ketemu lagi ya, Sis " ucap Liora memeluk Siska.
" Iya Ra, safe flight ya besok " balas Siska.
Setelah itu taksi yang Siska pesankan untuk Liora pun sampai.
" Aku pergi ya. Bye " ucap Liora sebelum masuk ke dalam taksi.
" Bye " balas Siska melambaikan tangannya.
" Mari " ucap Liora pada Reno.
" Iya, silahkan " jawab Reno tersenyum.
Setelah taksi yang ditumpangi Liora pergi, Reno dan Siska serta Nadia pun pergi ke mobil mereka dan langsung pulang.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏
Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama dan Suamiku Seorang Bodyguard " 😘
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘
__ADS_1