Menikahi Ayah Nadia

Menikahi Ayah Nadia
72. Bukan yang Pertama


__ADS_3

Acara resepsi pernikahan Reno dan Siska selesai pada pukul sebelas malam. Semua tamu sudah pergi dari tempat acara, begitu juga dengan keluarga dan kerabat mereka. Hanya Reno dan Siska yang akan menginap di hotel itu. Nadia juga sudah pulang bersama Abi Umar dan Ummi Fatimah serta Arisa.


Reno dan Siska memasuki kamar hotel yang memang sudah dipersiapkan untuk mereka berdua. Reno membantu Siska memegang ekor gaunnya agar Siska lebih mudah untuk berjalan.


" Huh,ncapek banget " ucap Siska setelah duduk di tepi tempat tidur.


Sedangkan Reno menutup dan mengunci pintu kamar mereka.


" Kamu mau mandi dulu, Mas? " tanya Siska pada Reno yang sedang melepaskan jas dan kemejanya.


" Iya Sayang, Mas gerah banget " jawab Reno.


" Biar aku siapin dulu airnya " ucap Siska lalu hendak berdiri tapi Reno melarangnya.


" Gak usah, Mas bisa sendiri " larang Reno.


" Lebih baik tenaga kamu disimpan aja buat nanti " ucap Reno tersenyum penuh arti.


Mendengar itu, Siska pun langsung mengerti apa yang dimaksud oleh Reno. Wajahnya pun seketika memerah seperti tomat yang sudah matang.


Reno pergi dari sana dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


" Ais, padahal bukan yang pertama tapi kenapa aku selalu malu sih " ucap Siska menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


Setelah itu, Siska memutuskan untuk mengganti gaun pengantinnya itu sebelum ia pergi mandi. Ia juga harus membersihkan make up yang ada di wajahnya.


Tiga puluh menit kemudian, Reno sudah keluar dari kamar mandi yang bertepatan juga dengan Siska yang baru selesai membersihkan make up di wajahnya. Siska berdiri mendekati Reno yang masih berdiri di depan pintu kamar mandi dan sibuk mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil.


" Aku mandi dulu, baju gantinya sudah aku siapkan di atas tempat tidur " ucap Siska pada Reno.


Siska pun langsung masuk ke dalam kamar mandi karena ingin segera menyegarkan tubuhnya. Siska berendam di dalam bath tub agar tubuhnya menjadi rileks dan juga rasa lelah serta pegal-pegal di tubuhnya hilang.

__ADS_1


" Ah, nyamannya " gumam Siska setelah memasukkan seluruh tubuhnya ke dalam bath tub kecuali kepalanya.


Setelah dirasa cukup dan rasa lelahnya sedikit berkurang, Siska keluar dari bath tub dan membilas tubuhnya dengan air hangat. Lalu ia meraih jubah mandi yang ia bawa dan memakainya.


Ceklek.


Siska keluar dari kamar mandi tapi langkahnya terhenti saat melihat Reno yang belum memakai pakaiannya. Reno masih menggunakan handuk di pinggangnya dan duduk di tepi tempat tidur sambil memainkan ponselnya.


" Kok belum pakai baju sih, Mas " ucap Siska lalu melanjutkan langkahnya untuk mengambil pakaian gantinya yang masih berada di dalam koper.


" Buat apa pakai baju kalau nanti dilepas lagi " jawab Reno.


Siska tidak mengatakan apa-apa lagi karena ia paham maksud dari perkataan Reno dan ia sedang berusaha untuk menutupi semburat merah di pipinya.


Tiba-tiba saja Siska dikagetkan dengan sebuah tangan yang melingkar di pinggangnya. Pelakunya siapa lagi kalau bukan Reno. Reno memeluk tubuh Siska dari belakang dengan begitu erat. Ia memejamkan matanya dan menghirup wangi aroma rambut Siska yang masih basah.


" Mas lepasin, aku mau pakai baju dulu " ucap Siska mencoba melepaskan pelukan Reno.


" Enggak mau. Kamu gak usah pakai baju " jawab Reno yang semakin mempererat pelukannya.


" Mas " ucap Siska menutupi bagian inti tubuhnya dan juga kedua buah dadanya.


Wajah Siska benar-benar sudah sangat merah saat ini. Reno pun terkekeh melihat itu, istri kecilnya itu masih saja malu.


" Jangan malu, Sayang " ucap Reno meraih kedua tangan Siska.


Reno mengangkat tubuh Siska yang sudah polos itu dan melangkah menuju tempat tidur. Lalu Reno menurunkan Siska dengan sangat lembut hingga Siska sekarang berbaring sambil menatap wajah tampan Reno. Reno duduk di samping Siska dan mencondongkan tubuhnya hingga sangat dekat dengan wajah Siska.


" Ini memang bukan yang pertama buat kita. Tapi Mas akan buat malam ini menjadi malam yang indah dan tidak terlupakan " ucap Reno mengecup kening Siska penuh cinta.


Perasaan Siska pun menghangat setelah mendengar itu, apalagi kecupan yang Reno berikan di keningnya.

__ADS_1


" Kamu siap, Sayang? " tanya Reno lalu mengusap lembut wajah Siska.


Siska tersenyum lalu menganggukkan kepalanya.


" Kita berdoa dulu ya supaya mereka kelak menjadi anak yang sholeh dan sholehah " ucap Reno pada Siska.


Mereka berdua pun membaca doa sebelum melakukan hubungan suami istri.


Setelah itu Reno menciumi seluruh wajah Siska dan memberikan sentuhan-sentuhan dia area sensitif Siska untuk pemanasan. Lagi-lagi Siska hanya bisa memejamkan matanya menikmati setiap sentuhan Reno yang membuat tubuhnya melayang.


Reno melepaskan handuk di pinggangnya setelah merasa cukup dan siap memulainya. Ia juga sudah tidak tahan untuk menunggu lebih lama lagi.


" Aku mulai ya, Sayang " ucap Reno pada Siska yang berada di bawahnya.


Siska menganggukkan kepalanya karena ia juga sudah tidak bisa menahannya.


Akhirnya Reno pun memulai penyatuan tubuh mereka. Reno benar-benar membuat malam itu menjadi malam yang indah dan tidak terlupakan oleh mereka berdua. Reno melakukannya dengan sangat lembut sehingga membuat tubuh Siska merasa ketagihan walaupun sudah merasa sangat lemas karena sudah beberapa kali melakukan pelepasan.


" Sebentar lagi, Sayang " ucap Reno lalu bergerak lebih cepat.


Tak lama kemudian, terdengar suara erangan dari mulut Reno berbarengan dengan benih-benih cintanya yang membasahi rahim Siska. Reno berharap agar itu segera menghadirkan malaikat kecil dalam hidupnya dan Siska.


" Terima kasih, Sayang. I love you " ucap Reno mengecup seluruh wajah Siska yang.


" I love you too " balas Siska dengan lemas.


Setelah itu, Reno membersihkan area bagian inti Siska dengan tisu lalu mereka pun masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi yang kedua kalinya di malam itu. Reno dengan telaten mengurus Siska yang memang lemas dan sangat kelelahan karena ulahnya. Siska hanya diam saat Reno memandikan dan memakainya piyama seperti anak kecil.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏

__ADS_1


Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama " 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2