Menikahi Ayah Nadia

Menikahi Ayah Nadia
56. Jalan Berdua


__ADS_3

Reno dan Siska akan pulang setelah makan malam bersama di rumah Abi Umar dan Ummi Fatimah karena mereka memaksa agar Reno dan Siska makan malam di sana. Reno dan Siska pun tidak bisa menolaknya.


Saat waktu magrib hampir tiba, Reno dan Abi Umar pergi ke masjid yang ada di pesantren itu untuk sholat magrib berjamaah dengan para santri. Sedangkan Siska dan Ummi Fatimah serta Nadia akan sholat magrib di rumah saja.


" Ayo Nak Siska, Ummi tunjukkan tempat wudhunya " ucap Ummi Fatimah pada Siska.


" Iya Ummi " jawab Siska.


Siska dan Nadia mengikuti Ummi Fatimah menuju tempat wudhu dan mengambil air wudhu sebelum mereka melaksanakan sholat magrib. Setelah itu mereka pun langsung menuju mushola yang ada di rumah itu.


" Ini, kamu bisa pakai mukena Ummi " ucap Ummi Fatimah memberikan mukena pada Siska.


" Terima kasih, Ummi " jawab Siska mengambil mukena itu.


Siska pun segera memakai mukena itu dan mereka melakukan sholat magrib berjamaah dengan Ummi Fatimah sebagai imam.


Siska dan Nadia menyalami tangan Ummi Fatimah setelah mereka selesai sholat magrib dan berdoa.


" Sini Bunda rapikan dulu jilbabnya " ucap Siska lalu merapikan jilbab Nadia yang sedikit berantakan.


" Makasih, Bunda " ucap Nadia setelah Siska selesai merapikan jilbabnya.


" Iya Sayang, sama-sama " jawab Siska tersenyum.


Ummi Fatimah tersenyum melihat itu. Ia cukup kagum dengan Siska yang bisa menjadi ibu yang baik untuk Nadia di usianya yang masih sangat muda.


" Kalian tunggu di ruang tamu saja. Ummi mau siapkan meja makan " ucap Ummi Fatimah setelah melipat mukenanya.


" Biar Siska bantu, Ummi " ucap Siska berdiri dari duduknya.


" Baiklah " jawab Ummi Fatimah.


Mereka pun langsung menuju meja makan. Bi Jumiah sudah pulang setelah selesai memasak untuk makan malam.


" Sayang, kamu ke ruang tamu aja ya. Tunggu Ayah sama Kakek " ucap Siska pada Nadia.


" Iya Bunda " jawab Nadia.


Nadia pun pergi ke ruang tamu meninggalkan Siska dan Ummi Fatimah.


" Kamu suka makanan apa? Nanti kalau kamu ke sini lagi biar Ummi masakkan makanan kesukaan kamu " tanya Ummi saat mereka sedang menata makanan di atas meja makan.


" Gak perlu repot-repot, Ummi " ucap Siska sungkan.


" Ummi gak merasa direpotkan " jawab Ummi Fatimah tersenyum.


" Jadi kamu suka makanan apa? " tanya Ummi Fatimah lagi.

__ADS_1


" Siska bukan pemilih makanan, Ummi. Apa pun yang Ummi masak pasti Siska suka " jawab Siska.


" Baiklah kalau begitu, Ummi akan masak yang spesial buat kamu nanti " ucap Ummi Fatimah.


Siska pun menganggukkan kepalanya dan tersenyum.


Tak lama kemudian Reno dan Abi Umar sudah kembali dari masjid. Mereka menuju meja makan bersama dengan Nadia.


" Makan malam sudah siap, Mi? " tanya Abi Umar pada Ummi Fatimah.


" Sudah, Bi " jawab Ummi Fatimah.


Setelah itu mereka pun duduk di kursi yang ada di sana. Ummi Fatimah mengambilkan makanan untuk Abi Umar. Begitu juga dengan Siska yang mengambilkan makanan untuk Reno dan Nadia. Abi Umar memimpin untuk berdoa lalu setelah itu mereka pun mulai makan malam bersama.


Saat sudah selesai makan malam, Reno dan Siska langsung pamit pulang agar sampai rumah tidak terlalu malam. Nadia akan menginap di sana malam itu dan besok sore Reno akan menjemputnya.


" Kami pulang dulu, Abi, Ummi " pamit Reno pada Abi Umar dan Ummi Fatimah.


" Kalian hati-hati di jalan " ucap Abi Umar.


" Iya Abi " jawab Reno.


Setelah itu Reno beralih pada putrinya. " Nadia jangan merepotkan Kakek sama Nenek ya " ucap Reno pada Nadia.


" Iya Ayah " jawab Nadia.


" Bunda sama Ayah pulang dulu ya " ucap Siska pada Nadia.


Reno dan Siska menyalami tangan Abi Umar dan Ummi Fatimah.


" Assalamualaikum " ucap Reno dan Siska.


" Walaikumsalam " jawab mereka.


Reno dan Siska pun masuk ke dalam mobil. Siska melambaikan tangannya pada Nadia sebelum mereka benar-benar pergi. Siska akan merasa kesepian jika tidak ada Nadia di rumah.


" Rumah pasti sepi banget gak ada Nadia " ucap Siska di tengah perjalanan.


" Nadia gak akan lama. Nadia cuma menginap semalam dan besok juga sudah pulang " ucap Reno sembari menyetir.


" Iya Mas " jawab Siska.


Reno tersenyum lalu mengusap lembut kepala istrinya itu.


" Mau jalan-jalan dulu gak? Setelah menikah kita gak pernah pergi berdua " tawar Reno pada Siska.


Siska mendengar itu pun merasa senang. Ia memang sangat ingin menghabiskan banyak waktu bersama dengan Reno setelah kesibukan Reno selama ini.

__ADS_1


" Iya Mas, aku mau " jawab Siska senang.


Reno pun mengarahkan mobilnya untuk menuju sebuah taman yang sangat indah dengan lampu hias yang berwarna-warni.


" Bagus banget tempatnya, Mas " ucap Siska saat mereka turun dari mobil.


" Alhamdulillah, kalau kamu suka " ucap Reno.


Reno menggandeng tangan Siska dan mengajak Siska untuk memasuki area taman itu.


" Lain kali kita ajak Nadia ke sini ya, Mas. Nadia pasti seneng banget " ucap Siska pada Reno.


" Iya Sayang. Lain kali kita ajak Nadia ke sini " jawab Reno.


Siska mengambil beberapa foto di sana. Reno hanya tersenyum melihat tingkah istri kecilnya itu. Bagaimana ia tidak menyebutnya istri kecil jika ia menikah seorang gadis yang memiliki jarak usia dua belas tahun dari dirinya.


" Mas, kita foto berdua yuk " ajak Siska.


" Baiklah " jawab Reno menuruti keinginan istrinya itu.


Siska mendekatkan wajahnya pada Reno lalu mengambil beberapa foto mereka berdua.


" Wah, bagus-bagus hasilnya " ucap Siska saat melihat hasil foto yang ia ambil dari ponselnya.


Setelah cukup lama di taman itu, Reno mengajak Siska untuk pulang.


" Ayo kita pulang " ajak Reno pada Siska.


" Iya Mas " jawab Siska.


Reno dan Siska pun beranjak pergi dari taman itu dan kembali ke mobil.


" Makasih ya Mas, sudah ajak aku jalan ke taman ini. Aku seneng banget hari ini " ucap Siska di dalam mobil.


" Iya Sayang. Mas juga seneng kalau kamu seneng " jawab Reno tersenyum.


Hati Siska terasa seperti ditumbuhi ribuan bunga mendengar itu dari mulut Reno.


" Akh, makin cinta deh aku sama kamu, Mas " ucap Siska dalam hati.


Siska tidak berani dan malu mengatakan itu pada Reno. Siska hanya menatap Reno yang berada di sebelahnya.


Reno menyalakan mesin mobilnya lalu menjalankan menuju rumah. Mereka terus mengobrol sepanjang perjalanan. Reno dan Siska benar-benar menikmati waktu yang mereka habiskan bersama malam itu.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏

__ADS_1


Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama " 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2