Menikahi Ayah Nadia

Menikahi Ayah Nadia
90. Pemeriksaan


__ADS_3

Setelah menghabiskan dua mangkuk es buah itu, Reno langsung mengajak Siska untuk melanjutkan perjalanan ke rumah sakit yang sempat tertunda karena Siska yang ingin Reno menjadi seorang badut.


Sesampainya di rumah sakit, mereka langsung masuk dan mengantri seperti ibu hamil lainnya karena mereka tidak membuat janji dengan Dokter Sinta. Hari itu cukup banyak ibu-ibu hamil yang ingin memeriksakan kandungannya. Reno menyuruh Siska untuk duduk di satu kursi kosong yang tersisa agar Siska tidak lelah berdiri karena menunggu.


" Kamu duduk biar gak capek " ucap Reno mendudukkan tubuh Siska di kursi kosong itu.


" Terus kamu gimana, Mas? " tanya Siska karena melihat hanya kursi yang ia duduki itu yang kosong.


" Mas berdiri aja " jawab Reno.


" Tapi nanti kamu capek Mas, berdiri terus " ucap Siska merasa tidak tega.


" Gak papa, Sayang " jawab Reno tersenyum.


" Atau kamu mau Mas pangku biar kita berdua sama-sama duduk " tawar Reno pada Siska.


Dengan cepat Siska pun langsung menggelengkan kepalanya. " Enggak mau, malu tau dilihat orang " tolak Siska yang melihat orang-orang sekitar.


" Ya sudah, kalau gitu kamu duduk dengan tenang. Sepertinya giliran kita masih lama " ucap Reno dan Siska pun menganggukkan kepalanya.


Setelah menunggu selama sekitar satu jam, akhirnya nama Siska pun dipanggil. Siska masuk ke dalam ruangan praktek Dokter Sinta bersama dengan Reno yang menggenggam tangannya.


" Permisi, Dok " ucap Reno pada Dokter Sinta.


" Silahkan duduk, Tuan, Nona " ucap Dokter Sinta ramah.


Reno dan Siska pun duduk di kursi yang berada di depan meja Dokter Sinta.


" Sejak kapan Nona Siska mengetahui jika sedang mengandung? " tanya Dokter Sinta pada Siska setelah mereka berdua duduk dengan nyaman.


" Baru kemarin, Dok. Itu juga karena perut saya terasa nyeri secara tiba-tiba dan setelah diperiksa oleh Dokter Diki, ternyata saya hamil. Saya juga sudah melakukan tes dengan menggunakan tespek tadi pagi dan hasilnya positif " jawab Siska.

__ADS_1


" Kata Dokter Diki, nyeri itu biasa terjadi tapi saya tetap saya khawatir dengan keadaan istri saya dan kandungannya. Jadi saya ingin istri saya diperiksa secara keseluruhan, Dok " ucap Reno pada Dokter Sinta.


Jujur saja Reno merasa takut jika yang terjadi pada Anisa saat mengandung Nadia akan terjadi juga pada Siska. Ia tidak ingin merasakan kehilangan seorang istri untuk yang kedua kalinya.


" Iya Tuan, nyeri itu sebenarnya biasa terjadi tapi jika bisa dihindari karena bisa berbahaya dan menyebabkan keguguran. Oleh sebab itu seorang ibu hamil, apalagi yang sedang hamil mudah tidak boleh merasa tertekan dan juga kelelahan " jawab Dokter Sinta.


Reno pun menganggukkan kepalanya mengerti. Ia akan selalu menjaga Siska lebih lagi mulai sekarang.


" Apa ada gejala yang Nona Siska rasakan? " tanya Dokter Sinta.


" Saya sempat merasakan mual beberapa hari yang lalu. Bahkan saat mencium bau badan suami saya, saya merasa sangat mual. Saya juga merasa jika emosi saya tidak stabil, ada kalanya saya tiba-tiba sedih dan juga ingin menangis. Saya juga merasa gampang sekali lelah " jawab Siska menjelaskan apa yang ia rasakan.


" Tidak apa-apa Nona, itu wajar bagi ibu hamil. Tapi usahakan Nona selalu merasa bahagia karena bayi dalam kandungan Anda juga akan bahagia jika ibunya bahagia. Di sini peran si ayah sangat diperlukan untuk bisa selalu membuat ibu bahagia " ucap Dokter Sinta tersenyum.


" Saya akan selalu mengusahakannya, Dok " jawab Reno.


Setelah saling menanyakan banyak hal, Dokter Sinta meminta Siska untuk naik ke atas brankar untuk melakukan USG. Reno pun membantu Siska karena Siska merasa kesulitan menaiki brankar itu.


" Iya Dok " jawab Siska.


Dokter Sinta mengoleskan sebuah gel yang terasa dingin di perut Siska lalu mulai menempelkan sebuah alat sana. Reno dan Siska melihat sebuah layar yang menunjukkan bayi mereka walaupun mereka tidak paham saat melihat itu.


" Wah, sepertinya kalian akan mendapatkan dua anak sekaligus " ucap Dokter Sinta pada Reno dan Siska.


Reno dan Siska terkejut mendengar itu dari Dokter Sinta. Siska memang memiliki keturunan kembar dari keluarganya, Daddy Smith dan Tante Rita itu kembar, anak Leon dan Yeni juga kembar, dan sekarang ia juga akan memiliki anak kembar. Siska merasa sungguh bahagia mengetahui itu, sekali mengandung ia akan mendapatkan dua anak sekaligus.


" Maksudnya kembar, Dok? " tanya Reno memastikan.


" Iya Tuan " jawab Dokter Sinta.


" Lihat lah di sini ada dua titik kecil dan itu dua calon anak kalian " ucap Dokter Sinta menunjukkan itu pada Reno dan Siska.

__ADS_1


Mata Reno dan Siska berkaca-kaca melihat dua titik yang sangat kecil itu.


" Terima kasih, Sayang. Kamu memberikan sesuatu yang sangat berharga untuk Mas " ucap Reno mencium kening Siska tanpa malu dilihat oleh Dokter Sinta yang juga ada di sana.


" Iya Mas " jawab Siska sedikit malu pada Dokter Sinta.


Dokter Sinta hanya tersenyum karena memang ini bukan pertama kalinya ia melihat adegan seperti itu pada pasiennya.


Setelah itu pemeriksaan pun dilanjutkan karena Reno ingin memastikan jika Siska dan kandungannya baik-baik saja.


" Nona Siska sangat sehat, begitu juga dengan kedua janin itu. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan tapi tetap saja Tuan Reno harus menjaga Nona Siska dan kandungannya dengan baik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan " ucap Dokter Sinta.


" Baik, Dok " jawab Reno.


" Usia kandungan Nona Siska sudah memasuki delapan minggu dan masih dalam trimester pertama. Untuk itu Nona Siska harus menjaga kesehatan dan juga makanan yang masuk ke dalam tubuh Nona. Usahakan selalu makan tepat waktu walaupun hanya sedikit. Jangan sampai tidak ada makanan yang masuk apalagi Nona Siska juga mengalami mual. Untuk cemilan, Nona Siska bisa memakan buah segar dan juga biskuit yang sehat " ucap Dokter Sinta.


" Iya Dok " jawab Siska.


" Untuk makanan yang dilarang itu apa, Dok? " tanya Reno untuk berjaga-jaga.


" Untuk makanan yang dilarang itu makanan yang pedas, daging atau ikan yang mentah, makanan yang terlalu asam juga sebaiknya jangan kecuali Nona Siska ngidam tapi itu juga tidak boleh terlalu banyak. Hindari juga minuman soda dan yang mengandung kafein. Perbanyak juga air putih itu lebih baik " jawab Dokter Sinta.


Selesai berkonsultasi dan memastikan keadaan Siska dan kandungannya, mereka pun pergi dari rumah sakit. Mereka tidak menebus obat ataupun vitamin karena Reno sudah membelinya lebih dulu kemarin.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏


Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama dan Suamiku Seorang Bodyguard " 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘

__ADS_1


__ADS_2