
" Kenzo dan Nayra itu kemana ?" guman nyonya besar di dalam mansion yang tampak sangat kesal karena dari tadi Nayra dan Kenzo belum juga pulang.karena nyonya besar ingin sekali membawa kenzo ke mansion ke dua untuk bertemu dengan Jeny.
Dari tadi nyonya besar sudah menghubungi Kenzo namum ponsel Kenzo tidak juga di angkat membuat nyonya besar semakin kesal.
" Aku benar benar harus punya rencana yang matang untuk bisa membuat Kenzo menerima Jeny dan membuat gadis kampung itu angkat kaki dari mansion ini " guman nyonya besar dalam hati.
" Tadi nya aku pikir tidak apa apa gadis kampung itu tetap menjadi istri Kenzo.tapi yang aku lihat sekarang rasa nya tidak mungkin Kenzo mau menikah lagi kalau masih ada gadis kampung itu. Jadi aku harus menyingkirkan nya dulu "guman nyonya besar pada diri nya sendiri.
....................
"Tadi apa yang mau kau tanyakan pada Dokter cabul itu ?"ujar Kenzo.
" Ohh tadi, aku hanya ingin bertanya apa dia sudah punya kekasih atau belum? " ujar Nayra membuat Kenzo langsung menatap nya dengan tajam.
" Apa kau tertarik pada nya ? jangan harap kau bisa berpaling dari ku "seru Kenzo dengan nada suara yang terdengar berat.
" Ishhh kau ini pencemburu sekali " guman nayra. "aku hanya ingin menjodoh kan nya dengan teman ku novi " seru Nayra sambil mengelus pipi Kenzo dengan lembut.
" Lupakan saja, teman mu itu hanya akan jadi hidangan pembuka saja bagi dokter cabul itu" ujar Kenzo.
" Hidangan pembuka? maksudnya ?" tanya Nayra tidak mengerti.
" Aku bilang lupakan saja " ujar Kenzo.
" Kenapa tidak kau kenal kan saja pada jimy ?" tanya Kenzo membuat Jimy terbatuk batuk.
__ADS_1
" Dia itu jomblo akut " ujar Kenzo dengan wajah datar nya membuat Jimy menghela nafas nya.
" Kau itu sombong sekali tuan, kau lebih parah dari ku karena di selingkuhi oleh Angel "guman jimy dalam hati.
" Oh iya kenapa aku tidak kepikiran ya " ujar Nayra.
" Kau tahu, Novi itu sangat fans sekali pada mu. Novi berharap mendapat kan kekasih yang sama persis seperti dirimu. Jimy kan seperti copyan mu " ujar nayra dengan gembira.
" Copy an " tanya Kenzo.
" Kau itu kan sama persis dengan Jimy" ujar Nayra.
" Aku sama persis dengan Jimy? apa kau tidak salah?aku lebih ganteng dari nya " seru Kenzo menatap ke arah Jimy yang duduk di depan.
" Kau yang salah tuan, aku lah yang lebih ganteng dari anda " guman Jimy dalam hati dengan tersenyum kecil.
" Tentu saja suami ku ini lebih ganteng lebih tampan " ujar Nayra mencubit kecil pada pipi kenzo." kau itu benar benar tidak mau kalah dari orang lain...." guman Nayra dalam hati.
" Kau dengar jim, aku lebih ganteng dari mu " seru Kenzo tersenyum bangga.
" Iya tuan " jawab Jimy dengan singkat tidak mau berdebat dengan tuan nya karena tahu pasti dia lah yang akan kalah.
" Tapi jimy itu manis dan cute " seru Nayra pada Kenzo membuat Kenzo langsung tertawa.
" Kau dengar itu jim, kau di bilang manis " pekik Kenzo sambil tertawa.
__ADS_1
Jimy yang mendengar nya hanya tersenyum kecil" terima kasih nyonya setidak nya aku di bilang manis" guman jimy dalam hati.
" Loh memang nya kenapa kalo manis and cute dari pada kau galak dan dingin " ceplos Nayra langsung menutup mulut nya dengan tangan.
"Kau bilang apa ?" tanya kenzo.
" Tidak, aku tidak bilang apa apa " ujar Nayra menutup kening nya dengan tangan nya karena pasti Kenzo akan menyentil jidat nya lagi.
" Lepas tangan mu " perintah kenzo.
Namun nayra menggelengkan kepalanya masih menutup jidat nya itu. Kenzo langsung mencium bibir Nayra dan Nayra pun langsung reflek melepas tangan nya.
" Pletak...."
" Aww, Kenzo....!" sungut Nayra dengan kesal.
Kenzo yang melihat nayra kesal tertawa senang penuh kemenangan.
" Kau bilang aku dingin dan galak ?" seru Kenzo.
" Aku yang hangat dan baik hanya kau yang bisa merasakan nya saat kita di ranjang " goda Kenzo membuat wajah nayra langsung memerah menahan malu.
Nayra pun mencubit pinggang kenzo, Kenzo pun meringis kecil yang di ikuti oleh suara tawa karena merasa lucu melihat Nayra yang sedang malu.
Jimy yang mendengar percakapan tuan dan nyonya nya itu hanya menggeleng gelengkan kepalanya" dunia serasa milik mereka berdua yang lain pada ngontrak " guman Jimy dalam hati.
__ADS_1