
"Apa kau yakin, aku tidak nafsu denganmu?" tanya Jimy menatap lekat Novi yang langsung terdiam mendengar perkataan Jimy.
"Tentu saja aku yakin, karena kau tidak mencintaiku" tutur Novi yang mulai menelan salivanya dengan susah, saat Jimy mendekatinya hingga membuat dirinya mundur beberapa langkah kebelakang.
"Bagi seorang pria, tanpa cinta pun kami bisa melalukannya" Jimy semakin menghimpit Novi hingga Novi terpojok di dinding Lift.
"Sudah cukup bercandanya" ujar Novi dengan wajah gugup mencoba mendorong Jimy dengan tangannya.
Jimy yang sudah dekat dengan Novi menangkap tangan Novi dan mencengkramnya dengan kuat. dengan perlahan Jimy mendekatkan wajahnya ke wajah novi, Novi yang merasa Jimy akan menciumnya dengan refleks menutup matanya.
Tapi tiba tiba "Haha...haha" Jimy tertawa dengan sangat keras, membuat Novi membuka matanya dengan perasaan malu di hatinya karena menyangka Jimy akan mencium dirinya.
"Lihatlah wajahmu itu" seru Jimy masih dengan tawanya. "Aku belum apa apa, kau sudah ketakutan sekaligus menginginkannya" ujar Jimy masih dengan tawanya.
Novi yang merasa tidak terima dengan perlakuan Jimy yang sudah menghina harga dirinya, langsung mendorong Jimy dengan sangat kuat. hingga Jimy bersandar di dinding lift di depan Novi, dengan cepat Novi menjinjitkan kakinya dan tanpa menunggu lama Novi langsung mencium Jimy dengan penuh hasrat.
__ADS_1
Jimy yang awalnya terkaget dan berusaha melepaskan ciuman dari Novi, tanpa sadar menikmati sentuhan bibir Novi yang mendalam. sudah lama dirinya tidak pernah merasakan sentuhan ciuman dari seorang wanita. karena sejak putus dengan Ana, Jimy tidak pernah berhubungan dengan wanita manapun.
Dan saat ini dirinya sangat menikmati ciuman yang diberikan oleh Novi, dan tanpa sadar Jimy membalas ciuman itu. dan saat akan membalasnya lebih dalam, Novi menghentikan ciuman nya. membuat Jimy menatap wajah Novi yang terlihat tersenyum sinis.
"Dan lihatlah wajah mu sekarang, pria kesepian yang sangat membutuhkan belaian dari seorang wanita. menyedihkan sekali" sindir Novi dengan senyum di bibirnya dan bertepatan dengan itu pintu lift terbuka. Novi pun langsung keluar dari Lift dan meninggalkan Jimy yang masih diam mematung.
Jimy yang sudah sadar dari keterkejutan nya langsung menahan pintu Lift yang akan kembali tertutup dan berusaha mencari Novi di parkiran mobil namun tidak ketemu.
"Sial" umpat Jimy merasa sangat kesal karena sudah dipermainkan oleh Novi.
Namun Jimy tak menduga sentuhan yang dirindukan nya itu ia dapatkan dari Novi, wanita cerewet yang selalu berbicara tanpa henti dengan segala tingkah konyolnya yang selalu membuat dirinya sangat kesal.
Sementara Novi yang berangkat kerja dengan menggunakan taksi, sedang mengingat kembali perbuatan Jimy padanya. dirinya merutuki sikapnya yang terlalu berharap dan menginginkan Jimy seutuh nya. hingga akhirnya Jimy bisa menghinanya begitu saja. apa salah jika dirinya memang menginginkannya, menginginkan kehangatan dari suaminya sendiri.
Setelah sampai di mansion utama, Novi melihat mobil Jimy yang sudah ada di halaman mansion. dengan perlahan Novi masuk kedalam mansion, dan sangat berharap dirinya tidak akan bertemu dengan Jimy. Novi masih merasa kesal dan juga malu sudah mencium Jimy terlebih dahulu.
__ADS_1
"Syukurlah dia tidak ada" ujar Novi yang sudah berada di dalam mansion yang terlihat sepi.
"Siapa yang tidak ada" jawab Jimy dari belakang, membuat Novi spontan loncat karena terkaget.
"Kau itu mengagetkan ku saja" ucap Novi dengan mengelus dadanya.
"Aku tanya siapa yang tidak ada" tanya Jimy kembali masih menatap Novi.
"Yang tidak ada itu setan sok cool dan sok ganteng yang nyebelin pake banget" jawab Novi dengan wajah yang cemberut.
"Kau mengataiku setan" seru Jimy dengan wajah yang tegang.
"Aku tidak pernah bilang kau setan, kenapa kau jadi marah" ujar Novi dengan sengit.
Ketegangan pun terjadi diantara mereka, Jimy dan Novi saling menatap dengan sangat tajam.
__ADS_1
"Wah... wah... wah, kalian ini pagi pagi sudah beradegan romantis sekali" ujar Keyla yang baru keluar dari kamarnya dengan tersenyum polos. membuat Jimy dan Novi menghela nafasnya dengan panjang.