
"Berlibur"pekik Novi kembali dengan wajah terkejut nya.
"Kau tahu, ayah dan ibu mu sangat bahagia bisa berlibur ke korea.bahkan mereka tidak menanyakan sama sekali kabar tentang mu" ujar Jimy tersenyum tipis.
"Kau tahu, aku merasa orang tua ku seperti menjual diriku. mereka merestui ku menikah tanpa bertanya siapa yang ku nikahi" lirih Novi.
"Buat apa mereka bertanya siapa yang menikah dengan mu, jika sudah di beri uang banyak oleh mom dan dad" jawab Jimy masih dengan senyuman mengejeknya.
"Kau serius...orang tua ku di beri uang oleh kedua orang tua mu?" tanya Novi dengan wajah yang tidak percaya.
"Kau tanya saja sendiri pada orang tua mu...!" ujar Jimy yang kembali sibuk dengan ponsel nya.
"Tentu saja aku harus menanyakan nya, aku harus meminta bagian ku pada mereka" ujar Novi dengan wajah yang semangat, membayangkan dirinya akan memiliki uang yang banyak.
"Kau ini benar benar wanita yang tidak punya harga diri sama sekali....!" ucap Jimy menatap Novi dengan sinis.
__ADS_1
"Ayolah Jim, kita ini hidup di dunia nyata. bukan di dunia novel atau televisi. aku juga butuh uang untuk hidup ku sehari hari" ujar Novi tidak perduli dengan perkataan Jimy yang menusuk hati nya.
"Terserah kau saja" Jimy langsung memasang head set nya agar tidak mendengar celotehan Novi lagi yang akan membuat nya naik darah.
"Jim, aku minta uang bulan pada mu ya. walaupun kau menikah dengan ku karena terpaksa, tapi pernikahan kita itu sah menurut agama dan negara. jadi kau wajib menafkahi ku" Novi berceloteh panjang lebar sementara Jimy tidak mendengarkan perkataan Novi sama sekali.
"Jim...Jimy" teriak Novi memukul lengan Jimy dengan keras.
"Apa" ujar Jimy dengan kesal dan mencabut head seat dari telinga nya.
" Aku dengar" jawab Jimy dengan singkat karena tidak ingin mendengar celotehan Novi lagi.
"Berarti kau setuju kan dengan permintaan ku" tanya Novi dengan senyum licik di wajah nya. karena mengetahui kalau Jimy tadi tidak mendengar semua perkataan nya.
"Aku setuju" jawab Jimy dengan singkat.
__ADS_1
"Berarti mulai besok kau akan memberi ku uang bulanan dua puluh juta" ujar Novi tersenyum penuh kemenangan.
" What...?apa kau sudah gila" ujar Jimy yang terkaget atas permintaan Novi.
" Bukan kah tadi kau bilang sudah menyetujuinya" ucap Novi dengan wajah tersenyum dan mengedipkan matanya pada Jimy.
"Tadi aku-----" Jimy langsung terdiam karena baru menyadari masuk kedalam perangkap Novi.
"Kau ini wanita yang matre dan juga licik" ucap Jimy dengan suara tegas nya.
"Kan tadi aku sudah bilang pada mu, kita ini hidup di dunia nyata bukan-----"
"Diamlah, aku sudah mendengar nya tadi" ujar Jimy masih dengan wajah kesal nya.
"Kau ini baru saja terperangkap dengan ku dan harus mengeluarkan uang, sudah marah marah seperti ini. bagaimana nanti kalau hati mu yang sudah terperangkap..?" ujar Novi dengan tertawa puas.
__ADS_1
Jimy yang mendengar celotehan Novi hanya diam saja tidak membalas perkataan Novi. sedangkan Novi sudah tersenyum bahagia karena sudah berhasil membuat Jimy kesal. karena bagi Novi, Jimy akan semakin terlihat tampan jika dirinya sedang merasa kesal. dan Novi berjanji akan membuat Jimy selalu kesal pada nya.