Menikahi Jd Yg Ke 2

Menikahi Jd Yg Ke 2
Part 204 ~ S2


__ADS_3

" Baby Dila baik baik saja kan..?" tanya nyonya besar pada Dimitri yang kini sedang berdiri di depan ruangan bayi nya.


" Dokter mengatakan semua nya baik baik saja" ujar Dimitri menatap pada bayinya yang ada di dalam inkubator. " aku akan menjaga putriku dengan sangat baik dan tidak akan membiarkan laki laki brengsek menghancurkan masa depan nya nanti" gumam Dimitri dalam hati yang masih memikirkan perkataan Kenzo tentang sebuah karma.


" Ayo kita melihat Keyla " ajak nyonya besar pada Dimitri dan mereka berdua pun masuk ke dalam ruangan rawat.


" Bisa bisa nya dia tertidur lelap seperti itu" ujar nyonya besar yang melihat keyla yang sedang tertidur dengan air liur yang keluar dari mulut nya.


" Kasihan Keyla kelelahan..."Dimitri membelai rambut Keyla dengan perlahan dan mengecup kening nya. nyonya besar pun terharu atas perhatian menantu nya itu pada sang putri kesayangan nya.


" Dok, aku lahiran nya nanti saja. jangan sekarang..." ujar Keyla dengan mata yang masih terpejam.


Dimitri dan juga nyonya besar langsung tertawa kecil melihat Keyla yang sedang mengigau. bahkan di dalam mimpi nya Keyla masih merasa ketakutan saat melahirkan membuat Dimitri terenyuh dan berjanji tidak akan pernah menyakiti hati istri tercinta nya itu.


Sementara itu di luar ruangan ada Jimy dan juga Dr. Ricardo yang sedang berbicang bincang sambil meminum kopi. Kenzo yang baru keluar dari ruang rawat langsung bergabung bersama mereka.

__ADS_1


" Ternyata di antar kita bertiga kaulah yang lebih dahulu menjadi seorang ayah" ujar Dr. Ricardo tersenyum pada sahabatnya itu. " awal nya aku pikir Jimy lah yang terlebih dahulu menikah dan mempunyai anak dengan Ana" Dr. Ricardo menatap pada Jimy yang sedang meminum kopi nya.


" Jangan membahas masa lalu" Kenzo mengambil kopi milik Ricardo dan meminum nya.


" Hey, itu punya ku " seru Dr. Ricardo


" Rasa nya tidak enak..." ujar Kenzo mengembalikan pada Dr. Ricardo


" Tidak enak tapi kau menghabiskan nya " gerutu Ricardo pada Kenzo.


" Kenapa harus kopi ku?" ujar Jimy yang tidak menghiraukan perintah tuan nya.


" Berikan saja, karena mulai besok Ricardo tidak akan bekerja di sini lagi" ujar Kenzo dengan enteng nya. Jimy yang mendengar perkataan tuan nya langsung memberikan kopi nya itu pada Dr. Ricardo.


" Aku hanya bercanda" ujar Ricardo menolak kopi yang sudah di sodorkan oleh Jimy dan menelan saliva nya dengan sangat berat.

__ADS_1


" Ambil saja, aku tidak keberatan" ujar Jimy tersenyum pada teman nya itu. sementara Ricardo hanya bisa menatap Jimy dengan tatapan tajam.


jimy merasa sangat senang membuat Ricardo terpojok karena tadi dia sudah menyinggung masa lalu nya. masa lalu yang sangat ingin di lupakan nya.


" Tuan Kenzo selamat atas kelahiran putra mu " ujar suara wanita yang tak lain Dr. Rini yang kini ada di hadapan mereka bertiga.


Kenzo yang melihat dan mendapatkan sebuah ucapan dari Dr. Rini hanya terdiam dan berdiri dari tempat duduk nya lalu masuk kedalam ruangan Nayra.


" Apa aku salah berbicara?" tanya Dr. rini pada Jimy dan Dr. Ricardo.


" Kau tidak salah, tuan Kenzo itu memang seperti itu terhadap perempuan. terkecuali pada istri nya sendiri" ujar Dr. Ricardo dengan tawanya.


" Kau ingin mati ya " ucap Jimy yang langsung membuat Ricardo terdiam.


" Ah sudahlah " Ricardo pun berdiri dan pergi menuju ruangan nya.

__ADS_1


Kini hanya ada Jimy dan juga Dr. Rini di luar ruangan itu. Karena lantai di mana Nyonya Nayra dan juga Nyonya Keyla melahirkan sudah di tutup akses jalan nya dan tidak ada yang boleh memasukinya kecuali orang yang sudah mendapatkan ijin dari Jimy.


__ADS_2