
Setelah diberikan vitamin oleh dokter, Nayra dan Jimy keluar dari pesawat menuju mobil. Di dalam mobil Nayra hanya bisa tiduran, padahal ingin rasa nya ia memandang dan melihat lihat. Tak terasa Nayra sudah sampai di hotel. Nayra turun dari mobil dan langsung terpukau melihat hotel yang ada di depan matanya.
"Jim hotel lnya bagus sekali!" Pekik Nayra
"Hotel ini adalah hotel terbesar dan terkenal di negara b,nyonya...." ujar Jimy.
"Pantas saja megah dan mewah sekali...." decak kagum Nayra.
"Apa anda tahu nyonya....!! hotel ini adalah milik tuan Kenzo"" ujar Jimy dengan tersenyum.
"glek..." dengan susah payah nayra menelan salivanya itu.
"Jim, tuanmu itu sangat kaya sekali !!! harta nya tidak akan habis di makan 7 turunan 7 tanjakan bahkan 7 turunan lagi...!!!" guman Nayra dengan mimik muka terkagum kagum. Jimy yang mendengarnya tertawa kecil.
"Bukankaah tuanku adalah suamimu nyonya!" Goda Jimy.
"Ish kau ini!" sungut Nayra.
Jimy kembali tertawa kecil melihat wajah nyonya nya itu. "Pantas saja tuannya itu jatuh cinta pada nya, karena dia sangat manis bahkan sikapnya selalu terbuka tidak seperti wanita lain yg berpura pura tidak matre atau berpura pura baik" Gumam Jimy dalam hati.
"Silahkan nyonya." ujar Jimy mempersilahkan Nayra masuk ke dalam hotel. Menaiki lift dan kini Nayra berada di sebuah pintu kamar president suit. Nayra masuk ke dalam kamar tersebut dan dibuat tertegun akan isi didalam kamar itu. Sebuah kamar yang sangat luas dengan ukuran kasur king size nya. sebuah tv layar besar dan semua perlengkapan di dalamnya.
"Nyonya anda beristirahatlah, besok tuan Kenzo akan datang kemari." Ujar jimy. "Jika butuh sesuatu panggil saja para pelayan ini, mereka stand bye untuk melayanimu nyonya" Jimy menujuk pada dua elayan wanita di sampingnya.
"Apa ada yamg ingin anda tanyakan nyonya?" tanya Jimy.
"Jim, bagaimana dengan pakaian gantiku? Aku tidak membawa pakaian?"
__ADS_1
"Pakaian anda sudah ada di dlm lemari, tuan sudah menyiapkannya untuk anda." ujar Jimy sambil terseyum pada Nayra. Nayra hanya mengangguk anggukkan kepalanya.
"Apa ada lagi yang ingin anda tanya kan?"
"Emmm tidak ada...!!" jawab Nayra singkat
Jimy pun pergi meninggalkan Nayra di dalam kamar.
"Nyonya apa ada yang anda butuhkan?" tanya salah satu pelayan wanita.
"Tidak ada, kalian boleh keluar!" ujar Nayra.
"Baik nyonya, kami ada di depan! Panggil saja jika anda membutuhkan kami."
"Oke...." jawab Nayra.
...................
Rumah Sakit internasional b
"Bagaimana Ricardo? Apa aku sudah boleh pulang ?" tanya Kenzo pada dokter sekaligus sahabatnya.
"Kenzo kau itu kenapa tidak sabaran, apa kau sudah tidak tahan untuk membuat anak" Canda Ricardo pada Kenzo dengan tertawa kecil. Jimy yang berada di samping tuan Kenzo ikut tertawa
"Kalian berani menertawakan ku!" kenzo berbicara dengan tajam.
"Calm down men...! Aku hanya bercanda" ujar Ricardo masih dengan menahan tawa
__ADS_1
"Semua sudah dicek, dan hasilnya bagus! Kau sudah boleh pulang." ujar Ricardo.
"Baguslqh, aku sudah tidak betah berlama-lama didekat Dokter aneh sepertimu!" ujar kenzo dengan datar
"Hahaha, bukankah kau itu selalu merindukanku dan ingin selalu berada didekatku." Canda Ricardo dengan tertawa kencang.
" cihhh...merindukan mu...?!!!" guman kenzo
"Oh ya, boleh aku tau siapa wanita bodoh yang mau denganmu? Aku ingin lihat wanita seperti apa yang sudah bisa merubah pendirian seorang kenzo!" ujar ricardo
"Cih, aku tidak akan pernah mengenalkannya pada seorang Dokter pemain sepertimu ... !" Kenzo mengejek sahabatnya itu
"Kau itu pelit sekali!" Gerutu Ricardo.
"alalu bagaimana dengan Angel sekarang? apa dia masih istrimu?" Tanya Ricardo.
"Tiga hari lagi dia sudah bukan istriku....!!" jawab kenzo dengan dingin.
Melihat perubahan wajah pada sahabat nya, Ricardo tidak berani untuk bertanya lagi tentang Angel. Karena Ricardo tahu bahwa Angel adalah hal terburuk yang ada di dalam hidup Kenzo.
"Baiklah tuan Kenzo yang terhormat, anda boleh pulang hari ini. Tapi jangan lupa minum vitamin yang sudahku berikan pada Jimy, untuk meningkat kan kesuburanmu" Ucap Ricardo, yang langsung pamit meninggalkan ruang rawat vvip.
"Jim, bagaimana keadaan nayra?"
"Nyonya sudah baikan, dia sudah ada dikamar hotel anda!" ujar jimy
"Tapi tuan,kau harus menuju ke kantor cabang kita di sini. Karena banyak sekali berkas yang harus anda tanda tangani.
__ADS_1
"Baiklah sekarang kita kesana ... !" Kenzo berjalan keluar dari rumah sakit, ditemani oleh Jimy.