
Mansion Utama Keluarga Arbeto.
"Ingat Dila jangan pernah melepaskan kacamata ini dan selalu ikat rambutmu," ucap Dimitri pada putri semata wayangnya itu.
"No Dila lepaskan kacamata itu," ujar Keyla menarik tangan Dila dari Dimitri.
"Key.... !" seru Dimitri menatap tajam pada Keyla.
"Sayang, aku tidak mau Dila terlihat jelek seperti itu," ujar Keyla yang ingin melepaskan kacamata dari mata Dila.
"No Mommy, aku senang memakainya." ujar Dila menepis tangan Mommy nya.
"Dila.... !" seru Keyla dengan suara meninggi.
"No mom, aku sayang Dad dan aku akan mendengar semua perintahnya," ujar Dila kecil.
Dila gadis berumur sepuluh tahun yang di lahirkan dari pasangan Keyla dan dimitri, sangat mencintai dan menyayangi Daddy nya. Karena dari kecil dirinya hanya dekat dengan sang Ayah dan Ibu Nayra, karena Mommy nya sibuk mengurus David adik yang usianya hanya berbeda satu tahun darinya.
__ADS_1
Dimitri adalah sosok Ayah yang sangat posesif, dirinya sangat mencintai dan menyayangi Dila putri satu² nya itu. Dimitri yang tidak ingin nasib Dila hancur hanya karena karma yang sudah di perbuatanya, sengaja mendadani Dila kecil seperti seorang yang culun.
"Anak kesayangan Daddy," ujar Dimitri memeluk putrinya.
"Dila kenapa kau itu selalu lebih menuruti Daddy mu? apa kau tidak sayang pada Mommy?" tanya Keyla dengan wajah yang sedih.
"I love u Mom, but I love Dad more." ujar Dila dengan jujur.
"Dila you hurt my heart," ujar Keyla dengan wajah yang bersedih.
Dimitri yang mendengar perkataan anaknya langsung tertawa keras, sementara Keyla langsung memasang wajah yang masam. Keyla langsung pergi dari ruang tengah dengan menggerutu tidak jelas.
"Dila, kau tidak boleh seperti itu pada Mom," ujar Dimitri.
"Sorry," ucap Dila, membuat Dimitri langsung memeluk putrinya yang sangat cantik itu dengan pelukan erat.
"Ini hari pertama sekolah mu, dan kau harus ingat ----" ucapan Dimitri terpotong karena Dila langsung bersuara.
__ADS_1
"Selalu ikut dengan Kak Dafa dan David, tidak boleh berdekatan dengan teman laki-laki." ujar Dila dengan tersenyum.
"Smart girl," ucap Dimitri mencium pipi Dila dengan gemas.
Dimitri sebenarnya tidak yakin untuk membiarkan Dila sekolah di Luar mansion, karena selama ini Dila mengikuti home schooling. Tapi karena permintaan dari Nyonya besar karena mengingat Dila sudah berumur sepulu tahun, akhirnya Dimitri pun menyetujui permintaan Nyonya besar dengan syarat ada bodyguard yang selalu mengawal Dila.
Sementara itu di dalam kamar Kenzo.
"Ingat Dafa nama mu adalah Dafa Junior tidak ada nama belakang Arbeto, kau mengerti?" tanya Kenzo dengan suara yang tegas.
"Aku mengerti," ujar Dafa.
Dafa Anak pertama dari pasangan Kenzo dan Nayra, di besarkan dengan sangat ketat oleh Kenzo dan Nyonya besar. Sejak kecil Dafa sudah di doktrin bahwa dirinya adalah penerus dari perusahaan Kenz.Drc Perusahaan terbesar di Dunia, Dafa harus selalu menuruti dan tidak boleh melanggar pada apa yang di katakan oleh Ayah Kenzo dan juga Grandma nya.
Sejak kecil Dafa lebih sering menghabiskan waktu bersama Nyonya besar, karena Nyonya besar mengambil alih semua tanggung jawab Dafa dari Nayra. Nyonya besar ingin membesarkan Dafa karena Dafa adalah penerus keluarga Arbeto.
Karena di besarkan oleh Nyonya besar, sifat Dafa dari kecil sangatlah Arrogant. Dafa begitu sombong dan selalu menyepelekan orang lain, sifat yang tidak jauh beda dari Nyonya besar. Tapi sifat sebenarnya Dafa adalah Anak yang baik, karena kebaikannya itu sudah diturunkan oleh Ibunya.
__ADS_1