
" Kenapa kalian malah bertengkar..?" tanya Nyonya Jenita yang melihat Jimy menginjak kaki Novi.
" Kau salah lihat mom, aku bukan menginjak kaki nya.tapi aku menginjak binatang kecil yang tadi lewat di dekat kaki nya" jawab Jimy dengan tersenyum sinis ke arah Novi.
" Sayang, mana ada binatang di mansion kita ini" ujar nyonya Jenita menggeleng gelengkan kepalanya.
" Kalau kau tidak pandai berbohong lebih baik diam" bisik Novi kepada Jimy dengan wajah yang menahan tertawa.
" Sayang, bagaimana kalau acara pernikahan mereka kita ulang saja" ujar nyonya Jenita pada suami nya tuan James.
" Sono d'accordo (aku setuju)" jawab tuan James pada istri nya.
__ADS_1
"E' meglio non farlo( lebih baik tidak usah)" Jimy langsung memotong pembicaraan kedua orang tua mereka.
" Why..?" tanya nyonya Jenita dengan binggung.
" Tidak apa apa mom, aku hanya merasa itu hanya membuang waktu dan tenaga" jawab Jimy dengan datar nya.
" Kau anak laki laki ku satu satu nya, dan aku sangat ingin melihat kalian menikah. jadi aku akan membuat acara yang sangat mewah untuk kalian" nyonya Jenita berkata dengan wajah yang bahagia.
" Tapi mom" Jimy yang masih binggung dengan situasi yang di dihadapinya itu di tambah dengan keinginan kedua orang tua nya untuk mengadakan acara pernikahan ulang. membuat dirinya semakin pusing.
"Kalian istirahatlah" Nyonya Jenita menyuruh para pelayan untuk mengantar Novi ke kamar Jimy.
__ADS_1
Jimy dan Novi pun pamit meninggalkan tuan James dan nyonya Jenita dengan segala pemikiran di kepala mereka masing masing. tuan James dan nyonya Jenita menatap pada punggung Jimy dan menantu nya tersebut dengan wajah yang sulit di artikan.
Bagaimana suami ku?" tanya nyonya Jenita menatap wajah suami nya.
"Dengan begini, mau tidak mau anak kita akan menikah dengan nya" jawab tuan James tersenyum pada istri nya.
Tuan James dan istrinya sebenarnya sudah mengetahui jika putra nya dan Novi hanya bersandiwara. mereka pun tahu latar belakang Novi yang hanya bekerja sebagai pelayan Di cafe dan dari keluarga yang sederhana.
" Seandai nya Ana tidak punya penyakit yang mematikan. tentu sudah lama kita merestui hubungan mereka" lirih nyonya Jenita pada suami nya yang sudah memeluk nya.
Nyonya Jenita mengenang kembali kekasih Jimy yang bernama Ana. wanita cantik dengan rambut panjangnya yang berprofesi sebagai pramugari. awalnya nyonya Jenita dan juga tuan james tidak merestui hubungan mereka berdua, karena Ana dari keluarga yang biasa saja. namun karena keteguhan dan rasa cinta Jimy yang besar terhadap Ana membuat mereka pun akhirnya luluh dan mau merestui hubungan Jimy dan Ana.
__ADS_1
Nyonya Jenita yang ingin memberitahu pada putra mereka bahwa dirinya dan juga suami nya sudah merestui hubungan nya, justru mendapatkan kabar bahwa Jimy dan Ana telah putus. melihat Jimy yang begitu frustasi di tinggal oleh Ana membuat mereka menemui Ana dan meminta Ana untuk kembali kepada Jimy.
Namun saat bertemu dengan Ana, nyonya Jenita mengetahui alasan Ana meninggalkan Jimy karena Ana mengidap penyakit kanker yang sudah masuk stadium dua. Ana yang sangat mencintai Jimy tidak ingin menyusahkan kekasihnya itu dan membuat keputusan untuk mengakhiri hubungan nya dengan Jimy.