Menikahi Jd Yg Ke 2

Menikahi Jd Yg Ke 2
Part 206 ~ S3


__ADS_3

" Sepertinya aku sudah menemukan seseorang yang bisa membantuku" gumam Jimy dalam hati masih dengan tawa nya menatap pada Novi.


Setelah menunggu akhirnya Novi pun masuk ke dalam ruangan rawat Nayra mereka berdua pun mengobrol dengan sangat asik. Kenzo yang merasa tidak ingin mengganggu memilih keluar dari ruangan dan kini sedang duduk bersama dengan Jimy.


" Kemana Dokter wanita itu?" tanya Kenzo dengan wajah datarnya.


" Nama nya Dr Rini" ujar Jimy


" Ya siapa pun namanya aku tidak perduli" jawab Kenzo dengan suara berat nya.


" Jadi apa kau akan menerima perjodohan itu"


" Tentu saja tidak"


" Lalu apa yang akan kau lakukan pada nya? dari yang ku lihat dia sangat mencintai mu dan sangat pintar. tidak akan mudah membuat nya mundur" ujar Kenzo


" Aku sudah punya seseorang yang akan membantuku" jawab Jimy dengan senyum penuh arti


" Siapa?" tanya Kenzo dengan dengan mengeryitkan alisnya.


" Rahasia tuan" ujar Jimy dengan suara pelan.


" Gaji mu akan ku potong 10 persen lagi" ujar Kenzo yang berdiri pergi meninggalkan Jimy.


" Tuan mau ke mana?" tanya Jimy yang mengikuti tuan nya dari belakang.


" Rahasia" jawab Kenzo dengan singkat membuat Jimy kembali tertawa.


..................

__ADS_1


" Yang mana keponakan ku?" tanya Kenzo melihat pada ruang bayi.


" Yang itu tuan" tunjuk Jimy pada bayi yang berada di dalam inkubator.


Setelah puas melihat keponakan nya Kenzo pun berjalan masuk ke dalam ruang rawat Keyla.


" Minggir" ujar Kenzo dengan datar mendorong Dimitri yang sedang di samping Keyla.


" Kakak..." ujar Keyla dengan wajah cemberut pada Kak Kenzo karena mendorong suaminya. sementara Dimitri yang masih waras dan tidak mau berdebat hanya diam dan mundur kebelakang.


" Bagaimana keadaan mu?" tanya Kenzo.


" Aku baik kak, kakak sudah lihat putri ku?" tanya Keyla dengan senyum di wajah nya.


" Sudah" ujar Kenzo dengan singkat.


" Bagaimana apa nya?" tanya Kenzo tidak mengerti.


" Bagaimana putri ku?" tanya Keyla penasaran.


" Ya sama saja dengan bayi yang lain nya punya kepala tangan dua dan kaki dua" ujar Kenzo dengan enteng nya.


" Kakak.." teriak Keyla dengan mengerucutkan bibirnya.


" Apa?" tanya Kenzo dengan menutup telinga nya.


" Kenapa tidak memuji putri ku? Keyla putrimu itu manis, putri mu itu cantik mirip dirimu" celoteh Keyla dengan wajah yang di buat imut.


" Ya..." jawab Kenzo.

__ADS_1


" Ya apa...?" tanya Keyla kembali.


" Sudahlah kau ini baru melahirkan tapi semakin cerewet saja" Kenzo mengacak acak rambut adiknya itu. " Yang pasti aku berharap keponakan itu pintar tidak seperti ibu nya" ujar Kenzo berjalan ke arah keluar kamar.


" Kakak apa maksud mu? apa kakak mengatai aku bodoh?" teriak Keyla yang sudah tidak melihat sosok kakak nya itu


" Sayang sudahlah jangan dengarkan perkataan kakak mu yang gila itu" ujar Dimitri. yang langsung mendapatkan pukulan dari nyonya besar dan juga Keyla.


" Jangan menghina putraku" ujar nyonya besar menepuk lengan Dimitri dengan keras.


" Jangan menghina kakak ku" ujar Keyla yang juga tidak terima kakak nya di hina.


" Maaf " ujar Dimitri yang kembali mengalah kepada keluarga Arbeto." lama lama aku bisa gila jika berada di keluarga Arbeto" gumam Dimitri dalam hati.


" Tapi sayang kenapa kakak ku bilang aku bodoh? aku ini pintarkan bu?" tanya Keyla yang hanya di jawab sebuah senyuman oleh ibu nya.


" Kenapa kau diam saja bu...?sayang kau beri pertanyaan yang susah aku pasti akan bisa menjawab nya" ujar Keyla tapi Dimitri hanya diam saja dengan menggaruk garuk kepalanya.


" Sayang..."Seru Keyla kembali.


" Baiklah, nilai akar kuadrat 10 berapa? " taya Dimitri.


" 3.16 " jawab Keyla dengan cepat. " yang lain nya..?" pinta Keyla.


" Ada berapa jumlah negara di dunia?" tanya dimitri lagi.


" Jika mengacu pada keanggotaan Perserikatan Bangsa-bangsa ( PBB), ada 193 negara anggota. Selain itu, ada dua anggota dengan kewenangan terbatas yakni Palestina dan Vatikan " jawab keyla yang membuat Dimitri membelalakan kedua matanya tak percaya bahwa Keyla itu sangat pintar.


" Kenapa kau kaget?" tanya nyonya besar pada menantunya. " anak ku itu memang pintar dalam hal pelajaran tapi jika tentang keseharian dia itu tulalit" ujar nyonya besar yang langsung pergi dari ruangan Keyla dengan tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2