
................
Jimy yang sudah berada di perusahan tuan kenzo langsung menghadap tuan kenzo.
"tuan, semua nya sudah beres...!" ujar jimy memberikan laporan pada tuan kenzo
" good job...!" ujar kenzo mata nya masih menatap pada berkas yang sedang di pegang nya.
" tuan, kenapa anda tidak memberitahu nyonya besar tentang kehamilan nyonya nayra...?" ujar jimy
tuan kenzo yang semula menatap pada berkas langsung menaruh berkas itu di meja menatap pada jimy
" semakin sedikit yang tau akan lebih baik...!" ujar kenzo dengan suara berat nya.
" tapi tuan, bukan kah jika nyonya besar tau nyonya nayra tengah mengandung, kemungkinan besar nyonya besar bisa menerima nyonya nayra sebagai menantu nya...?"
kenzo hanya diam langsung merebahkan tubuh nya di kursi dan menatap pada langit langit di ruang kerja nya
" entah lah jimy aku merasakan sesuatu yang tidak nyaman jika banyak orang yang tahu nayra ku tengah mengandung..! dan aku harap ini hanya perasaan ku saja..." guman kenzo
" maksud tuan..?" tanya jimy dengan binggung. karena selama dia bekerja dengan tuan kenzo, tuan nya tidak pernah mempergunakan perasaan nya untuk menghadapi situasi apa pun. dan jimy pun ikut merasakaan kekhawatiran yang sedang di rasakan tuan nya.
" sudah lah lupakan saja...!" ujar kenzo. " forse sono troppo preoccupato (mungkin aku terlalu khawatir saja)." ujar kenzo kembali
" jim, bukan kah dari apa yang aku baca wanita yang mengandung selalu mempunyai keinginan yang aneh aneh ? lalu kenapa nayra ku tidak pernah meminta sesuatu yang aneh padaku...?" tanya kenzo pada jimy.
" tuan, yang membaca tentang kehamilan itu saya...!" ujar jimy dengan datar nya.
" sama saja....!" ujar kenzo dengan acuh membuat jimy menghela nafas nya dengan berat.
" tuan pun harus meralat bahwa nyonya nayra tidak meminta hal yang aneh aneh. apa anda lupa kejadian empat hari yang lalu...?" ujar jimy dengan wajah lesu nya.
kenzo pun mengingat kembali kejadian empat hari yang lalu, dimana nayra meminta jimy untuk duduk bersama nayra, dan memandangi wajah jimy selama 15 menit.
ketika kenzo bertanya kenapa harus wajah jimy yang di pandang oleh nayra dengan enteng nya nayra menjawab bahwa jimy itu sangat cute dan manis.
__ADS_1
nayra ingin anaknya seperti jimy yang cute tidak seperti kenzo yang berwajah dingin. kenzo pun sangat marah mendengar nya, tapi amarah nya ia tahan mengingat nayra sedang mengandung kenzo junior.
untuk melepaskan amarah nya kenzo pun akhir nya memberikan hukuman pada jimy untuk bekerja lembur, karena kenzo merasa cemburu pada jimy.
dan kejadian kemarin nya lagi pada saat nayra meminta di buat kan omlet, tapi harus jimy yang memasak nya. dan jimy pun di hukum kembali kerja lembur oleh tuan kenzoπππ
" ah ya aku lupa kalo yang berhubungan dengan mu kan hal yang aneh...!" ujar kenzo dengan datar nya, membuat jimy pun nelangsa. mengingat kembali dua kali dirinya bekerja lembur karena ngidam aneh nyonya nayra yang selalu mengaitkan dirinya yang membuat nya meneriama hukuman.
" memang aneh tuan...! karena yang di kandung oleh nyonya nayra adalah kenzo junior. tapi kenapa kenzo junior sangat mengagumi ku, bukan pada anda yang ayah kandung nya...?" ujar jimy membalas perkataan tuan nya, membuat kenzo pun menatap tajam pada jimy.
" kau mau mati ya....!" ujar kenzo pada jimy. jimy pun hanya tertawa kecil melihat tuan nya itu marah.
" oh ya tuan kemarin nona keyla mengatakan pada ku bahwa ia ingin pindah kuliah, karena ada pria yang ia cintai berada di sini...!" ujar jimy. " apa perlu aku mencari tahu siapa pria itu...?" tanya jimy lagi.
"tidak usah...!" ujar kenzo. " itu hanya cinta yang bertepuk sebelah tangan...!" guman kenzo tersenyum kecil mengingat kembali saat keyla curhat pada nayra.
"drt..drt..." ponsel kenzo pun berbunyi. di tatap nya pada layar ponsel lalu kenzo pun tersenyum.
" hallo sayang...!" ujar kenzo
" ken, bisa kah kau pulang menemani ku jalan jalan...!" tanya nayra
" iya sayang aku mau jalan jalan bersama mu.." ujar nayra
" oke, aku akan menjeputmu...." jawab kenzo dengan wajah gembira nya
" tapi jangan lupa bawa jimy bersama mu ya...!" ujar nayra lalu langsung menutup ponsel nya.
" tut..tut.." terdengar suara ponsel yang terputus.
"kenapa jimy harus ikut...!" guman kenzo dalam hati. membuat kebahagian kenzo pun hilang seketika. lalu menatap tajam pada jimy yang berada di depan nya
" kenapa tuan menatap saya dengan tatapan membunuh nya..? apa aku melakukan kesalahan lagi...!" guman jimy dalam hati langsung menundukan kepala nya. " perasaan ku jadi tidak enak...!" ujar jimy dalam hati.
" jim ikut dengan ku...!" ujar kenzo langsung berjalan keluar dari ruangan nya. jimy pun mengikuti tuan nya dari belakang
__ADS_1
" apa nyonya nayra mengingin kan yang aneh aneh lagi yang berhubungan.dengan ku...?" guman jimy dalam hati menarik nafas nya dengan berat. " alamat kerja lembur lagi.." lirih jimy dengan suara kecil nya.
.......................
di negara T
dimitri baru saja sampai dan langsung menuju anak cabang perusahaan nya. dimitri meminta semua laporan perusahaan nya pada general manager di perusahaan nya itu.
" damm....!" pekik dimitri melempar semua berkas yang ada di tangan nya. membuat orang orang yang ada di ruangan itu ketakutan.
" kenapa pendapatan di perusahaan ini bisa anjlok seperti ini...?" tanya dimitri pada ganeral manager yang sudah di beri kepercayaan untuk memegang anak perusahaan nya.
" itu karena ------ " ujar sang manager tak bisa melanjutkan kata kata nya dan hanya bisa menundukan kepala nya.
" ah sudahlah, kalian semua keluar...!" pekik dimitri, lalu sang manager dan karyawan yang lain pun keluar dari ruangan kerja tuan dimitri.
dimitri memegang kepala nya dan meremas nya dengan dangat kuat.
" shit....!" umpat dimitri. dimitri lalu mengambil ponsel nya.
" ya kakak...." ujar alexa di seberang sana
" alexa gantikan kakak untuk memegang perusahaan di pusat, apa kau bisa...?" tanya dimitri pada alexa.
" memang nya kakak sekarang ada di mana...?" tanya alexa
" aku sekarang sedang di negara t, perusahaan di sini mengalami masalah yang butuh penanganan dengan cepat. dan kemungkinan aku akan lama di sini..." ujar dimitri.
" emmm baiklah kak, mulai besok aku akan datang ke perusahaan..." ujar alexa
" aku akan memberitahu lisa agar membantu mu..." ujar dimitri lagi
" oke kak...." ujar alexa
" jika ada yang tidak kau mengerti kau bisa bertanya padaku melalui skype..." ujar dimitri lagi.
__ADS_1
" oke...!" ujar alexa. dimitri pun menutup ponsel nya. dimitri yang tahu kemampuan alexa pun yakin bisa mengandal kan nya untuk memimpin perusahaan nya .
dimitri yang merasa pusing, memejamkan mata nya untuk beristirahat karena sudah dua hari ini dia pulang pergi dari negara satu ke negara yang lain yang membuat diri nya lelah. entah kenapa saat dimitri memejamkan matanya justru bayangan keyla dengan segala ocehan nya membuat dimitri tersenyum.