
"Kau urus aku saja, Baby Dila biar ibu yang mengurus nya" ujar keyla membuat Novi tersadar dari lamunan nya.
"Baru kali ini aku menemukan seorang ibu yang egois" gumam Novi mengngerok punggung Keyla lebih kencang, hingga membuat Keyla meringis kesakitan.
"Oh ya kak, boleh aku tahu kenapa kau mengambil pekerjaan ini. karena setahu ku, kak Jimy itu orang yang kaya. tidak mungkin kak jimy tidak memberikan mu uang?" tanya Keyla.
"Jimy memberikan ku uang, bahkan banyak sekali. kau tahu aku di berikan uang tiap bulan nya dua puluh juta" ungkap Novi dengan rasa bangganya.
"Dua puluh juta" pekik Keyla dengan wajah terkejutnya.
"Besarkan!" Novi tersenyum dengan percaya diri.
"Dua puluh juta, untuk biaya listrik di mansion kami saja tidak cukup" ujar Keyla membuat Novi tercengang. "Kenapa kak Jimy memberikanmu uang yang sedikit" tanya Keyla menaikan kedua alis matanya.
"Dua puluh juta kau bilang sedikit?" tanya Novi dengan wajah yang tidak percaya.
__ADS_1
"Tentu saja sedikit, gaji yang diberikan kakak ku pada Kak Jimy sangatlah besar di tambah dengan kekayaan keluarga Richard " terang Keyla panjang lebar.
"Kalau dua puluh juta sedikit, memangnya berapa yang diberikan oleh tuan Dimitri ?" tanya Novi dengan wajah serius.
"Lima ratus" jawab Keyla dengan santai.
"Lima ratus juta?" pekik Novi dengan wajah kaget nya, yang di jawab anggukan kepala oleh Keyla.
"Itu beneran uang semua?" tanya Novi masih tidak percaya.
"Benar benar real sultan" celetuk Novi masih dengan wajah yang terpukau akan kekayaan keluarga Arbeto.
Setelah selesai mengerok punggung Keyla, Novi mengambil alih Baby Dila dari tangan nyonya besar. dan selama mengurus Baby Dila, Novi selalu di temani oleh Nayra sahabat terbaik nya.
Dan saat malam hari, Jimy pun menjemput Novi di mansion utama. di sepanjang perjalanan Novi menceritakan semua kegiatannya sepanjang hari di mansion utama."kau tahu Keyla bilang uang dua puluh juta itu sedikit" tutur Novi.
__ADS_1
"Jangan bilang kau minta tambahan uang bulanan" tegas Jimy.
"Aku tidak mengatakan itu, karena menurutku uang dua puluh juta itu sangatlah besar" ujar Novi menatap wajah Jimy yang sedang fokus mengendarai mobil. "Tapi, jika kau mau memberikan uang lebih. dengan senang hati aku akan menerimanya" seloroh Novi dengan tertawa. membuat Jimy menatap sekilas pada Novi yang duduk di sebelahnya.
Sementara itu dimansion utama dan lebih tepatnya lagi dikamar Keyla. Dimitri yang sedang mencumbu istri nya, dengan sangat tidak sabar membuka pakaian yang di kenakan oleh Keyla. Dimitri mengecup setiap inci tubuh mungil Keyla yang selalu membuat dirinya lupa diri.
"Tubuhmu kenapa?" tanya Dimitri terkaget saat mencium leher Keyla dari belakang, dan langsung menatap punggung indah istri nya yang banyak sekali garis merah hingga pinggul Keyla.
"Tadi kak Novi mengerok tubuhku, agar tubuhku lebih enakan" jawab Keyla dengan menarik tubuh Dimitri dan mencium suaminya dengan panas.
Semenjak kehamilan yang kedua ini, entah mengapa nafsu Keyla sangat tinggi, bahkan setiap malam Keyla selalu meminta berhubungan dengan suaminya itu. dan tentu saja Dimitri menyambutnya dengan senang hati.
"Tunggu sayang" Dimitri sudah melepaskan ciuman nya itu."mengerok itu apa? kenapa sampai membuat tubuh mu memerah seperti ini" Dimitri mengusap punggung Keyla membuat Keyla semakin tidak sabaran. dan kembali memeluk mencium suaminya itu hingga membuat Dimitri kewalahan.
Kini Keyla yang berada di atas tubuh Dimitri dengan nafas yang terengah engah Keyla mencumbu suaminya itu. "Slowly, dear" bisik Dimitri mengingat istrinya itu sedang hamil. dengan sangat perlahan Keyla kini yang memimpin percintaan panas mereka. Dimitri yang berada di bawah merasa sangat takjub akan kemajuan permaianan yang kini dilakukan istri polosnya itu.
__ADS_1