
setelah keluar dari kamar tuan kenzo dokter rini membisikan sesuatu pada dokter hasan
" apa kau yakin....?" tanya dokter hasan
"tadi setelah saya periksa denyut nadi nya seharus nya benar...!" ujar dokter rini
" tadi saya ingin bertanya lebih lanjut pada nyonya nayra tapi.....!" ujar dokter rini memandang ke arah jimy.
" kenapa...? tanya jimy pada dokter hasan
" emm...itu tuan!!" doter hasan terdiam ragu untuk memberitahu pada tuan jimy karena takut salah memberi informasi
" tidak ada apa apa tuan...." ujar dokter hasan mata nya memberi isyarat pada dokter rini agar diam.
...............
kenzo masih menatap mata nayra dengan dalam wajah nya sangat datar tapi hawa nya sangat dingin.pa li masuk ke dalam kamar tuan kenzo membawa meja kecil yang berisi makanan untuk nyonya nayra.tuan kenzo mengambil makanan itu duduk kembali di samping nayra
masih dengan diam nya tuan kenzo menyendokan makanan lalu menyuapkan nya pada nayra.nayra pun dengan nurut memakan nya.setelah menghabis kan hampir setengah nya nayra pun sudah merasa sangat kenyang.
" sudah ken, aku sudah kenyang....!" ujar nayra.
" dari pagi kau belum makan dan hanya sarapan roti.dan sekarang bilang sudah kenyang...!!" tanya kenzo dengan nada dingin nya.
" aku benar benar sudah kenyang....!" ujar nayra dan sekarang diri nya merasa sangat mual.lalu nayra berlari ke dalam kamar mandi dan memuntah kan semua isi perut nya.kenzo yang melihat nya pun langsung menyusul nayra ke kamar mandi dan menepuk nepuk pundak nayra.
" are you oke....!" ujar kenzo dengan nada bicara yg cemas
" aku sudah bilang, aku sudah kenyang...! jadi gini kan..." ujar nayra masih terus merasa mual.kenzo pun merasa bersalah karena sudah memakasa nayra untuk makan banyak
setelah rasa mual nya mereda nayra pun berjalan ke luar dari kamar mandi di ikuti oleh kenzo.baru beberapa langkah berjalan nayra pun langsung terjatuh pingsan.kenzo dengan sigap menangkap tubuh nayra dan menggendong nya membawa nya ke atas tempat tidur
" jim...!!" teriak kenzo dari dalam kamar.jimy yang masih menemani dokter hasan dan dokter rini pun terkejut langsung berlari ke kamar tuan kenzo.
__ADS_1
jimy yang melihat nyonya nayra pingsan pun langsung memanggil dokter hasan dan dokter rini.dokter rini pun memeriksa nyonya nayra kembali.
"maaf tuan tadi apa yang terjadi...!" tanya dokter rini dengan sangat sopan karena ia tau siapa orang yang ada di depan nya.seorang tuan kenzo yang sangat kaya raya dan sangat berpengaruh di kota ini.ia sangat takut membuat membuat kesalahan yang akan membuat nya kehilangan pekerjaan nya.
" tadi istri ku setelah makan langsung muntah lalu pingsan....!" ujar kenzo dengan gugup ia merasa takut terjadi apa apa pada nayra.
" tuan tenang saja istri tuan----" belum sempat bicara kenzo menatap tajam pada dokter rini yang langsung membuat dokter rini terdiam.
" kau bilang tenang....!! nayra ku pingsan.." ujar kenzo dengan suara berat pada dokter rini.jimy yang melihat dokter rini ketakutan langsung menenangkan tuan kenzo
" tuan tenang lah....! dokter rini bukan bermaksud seperti itu..." ujar jimy
jimy lalu mendekati dokter rini " dokter rini, tolong jelas kan keadaan nyonya nayra....!" ujar jimy.
" nyo..nyo..nyonya nayra ke..kemungkinan hamil...!" lirih dokter rini dengan suara nya yang sangat kecil dan hampir tidak di dengar oleh kenzo.jimy pun terkejut dengan apa yang di dengar nya.
" apa tadi kau bilang....?" tanya kenzo dengan wajah terkejut nya
" nyonya kemungkinan besar sedang hamil tuan...." ujar dokter rini dengan gugup menundukan kepalanya karena masih takut akan di marahi lagi oleh tuan kenzo
" tapi ini baru dugaan awal saya tuan, untuk lebih pasti nya nyonya nayra harus di cek di dokter kandungan...!" ujar dokter rini.
" dokter kabar ini harus benar kalo tidak....!" ujar kenzo dengan aura dingin nya membuat dokter hasan dan dokter rini terdiam.
nayra yang sudah sadar dari pingsan nya pun mengerjap ngerjapkan matanya.melihat wajah kenzo yang dekat dengan nya
" ken....aku kenapa?" tanya nayra sambil berusaha untuk duduk.kenzo pun membantu nayra untuk duduk membetulkan bantal agar nyaman untuk nayra.
" sayang tadi kau pingsan....!" ujar kenzo
" aku pingsan....?" ujar nayra masih dalam keadaan binggung melihat ada dokter hasan dan dokter rini serata jimy dan pa li.
" nyonya, apa yang anda rasakan saat ini...?" tanya dokter rini
__ADS_1
" aku masih merasa sedikit pusing...!" ujar nayra
" nyonya, kapan terakhir kali anda datang bulan..?" tanya dokter rini kembali ingin memastikan diagnosis nya itu tidak salah karena jika salah maka tamat lah masa depan nya sebagai seorang dokter.karena tau seorang tuan kenzo dapat membuat seseorang kehilangan pekerjaan dengan sangat mudah.
" ehh,, itu....!" nayra pun tampak mengerut kan dahi nya mencoba mengingat.
" kalian boleh keluar....!" perintah kenzo pada dokter hasan dan dokter rini
" tapi tuan...!" ujar dokter hasan.karena dokter hasan pun merasa takut jika apa yang di katakan dokter rini salah maka dia pun akan terseret juga.
kenzo menatap tajam pada dokter hasan dan dokter rini.jimy yang mengerti pun langsung membawa dokter hasan dan dokter rini keluar.
" pa li bawakan air dan vitamin yang tadi...." ujar kenzo pada pa li.pa li pun langsung mengambil kan nya kenzo lalu memberikan air minum dan vitamin untuk nayra
" minumlah vitamin ini...!" ujar kenzo. setelah melihat nayra meminum vitamin nya kenzo mencium kening nayra.
" istirahatlah...aku keluar sebentar!" ujar kenzo.nayra pun menganggukan kepalanya.
" pa li, jaga nyonya nayra....!" perintah kenzo
" jangan membuat nya terganggu...!" ujar kenzo menatap pa li
" baik tuan....!" ujar pa li
kenzo pun keluar dari kamar nya menuju ruang tengah di mana jimy dokter hasan dan dokter rini sedang berbicara
"kalian boleh pulang...!" ujar kenzo
" tapi tuan ...!" ujar dokter hasan dengan ragu ragu.
kenzo menatap pada pada jimy.jimy pun mengerti arti dari tatapan tuan kenzo
" berita kehamilan nyonya nayra jangan sampai ada orang yang mengetahui nya, kalian mengerti....!" ujar jimy pada dokter hasan dan dokter rini
__ADS_1
" baik tuan kami mengerti..." ujar dokter hasan.lalu jimy pun mengantar dokter hasan dan dokter rini keluar dari mansion.jimy pun kembali ke dalam mansion melihat tuan kenzo masih berada di ruang tengah duduk diatas sofa.
" tuan....!apa kah tuan juga tidak akan memberitahukan kabar ini pada nyonya nayra..? tanya jimy.