Menikahi Jd Yg Ke 2

Menikahi Jd Yg Ke 2
Part 266


__ADS_3

Jimy yang sudah berada di tempat di mana dirinya meninggalkan Novi, terus mencari kesegala arah. Jimy yakin Novi masih berada di sekitar sini, karena Novi tidak akan mungkin pergi jauh karena tidak membawa uang sama sekali.


Sudah kedua kalinya Jimy menyusuri pantai, tapi tetap tidak menemukan Novi. dengan perasaan yang khawatir dan lelah di tubuhnya, Jimy akhirnya menghubungi Ibu mertuanya untuk menanyakan keberadaan Novi. namun Ibu mertuanya mengatakan bahwa Novi belum pulang.


Dengan perasaan yang semakin cemas, Jimy berusaha bertanya pada orang orang disekitaran pantai dengan menunjukkan foto Novi yang ada di ponselnya.


Sudah beberapa orang di tanya tapi tetap tidak ada yang melihat Novi, dengan langkah gontai Jimy berjalan ke arah jalan. Jimy pun bertanya sekali lagi pada orang yang sedang duduk di pinggir jalan.


"Apa kalian melihat wanita ini?" tanya Jimy memperlihatkan foto Novi pada dua orang yang sedang duduk di pinggir jalan.


"Ini, ----" pria yang di tanya menatap pada temannya.


"Bukankah ini wanita yang tadi tertabrak mobil?" tanya pria yang satunya pada temannya.


"Apa?" teriak Jimy dengan kaget. "Apa maksud anda?" tanya Jimy yang sudah gemetar.


"Iya benar, wanita ini yang tadi di tabrak mobil." ujar teman pria itu pada Jimy.

__ADS_1


"Di tabrak mobil? maksud anda?" tanya Jimy, yang berharap apa yang di dengarnya salah.


"Kau lihat itu," ujar pria tersebut pada Jimy menunjuk jalan yang tadi dilewati oleh Jimy yang masih ada sisa darah.


"Tadi di sana, ada yang tertabrak mobil dan wanita ini lah yang ditabrak." ujar Pria itu lagi membuat Jimy langsung limbung.


Pikiran dan hati Jimy sudah tidak sanggup mendengar semua penjelasan dari pria yang ada di hadapannya.


"Di mana? di mana mereka membawa korban kecelakaan itu?" tanya Jimy dengan suara yang bergetar.


"Kalau tidak salah, di bawa ke Rumah Sakit Internasional." jawab Mereka bersamaan.


Di sepanjang perjalanan Jimy terus berharap bahwa kabar mengenai Novi itu tidak benar, Jimy masih berharap kalau orang yang kecelakaan itu bukan Novi. kalau pun itu Novi, Jimy berharap luka yang di derita oleh Novi tidak parah. walaupun dirinya tahu betul harapan itu tidak mungkin, karena Jimy melihat sendiri darah yang masih terlihat di jalanan tadi sangatlah banyak.


Setelah sampai Di Rumah Sakit Internasional, Jimy langsung berlari ke bagian informasi.


"Apa tadi ada korban kecelakaan mobil yang di bawa kesini?" tanya Jimy dengan suara yang masih bergetar.

__ADS_1


"Jim," sebuah panggilan suara yang sangat di kenal nya membuat Jimy menolehkan kepalanya.


"Ricardo, untung kau di sini. aku mencari ---"


"Ikutlah dengan ku" ujar Ricardo yang langsung menarik tangan Jimy.


"Aku sedang mencari Novi.... " ujar Jimy sambil terus berjalan dengan cepat di samping temannya itu.


"Aku tadi belum sempat menghubungimu, karena harus segera menangani istrimu dulu." ujar Ricardo tanpa menoleh ke arah Jimy.


"Apa maksudmu?" tanya Jimy yang sudah menghentikan langkahnya dengan menarik tangan Ricardo.


"Aku yang menangani operasi istrimu," ujar Ricardo yang kini menatap Jimy.


"Operasi? jadi yang tertabrak mobil itu benar Novi?" tanya Jimy dengan suara yang semakin bergetar hebat.


Dokter Ricardo hanya diam saja menatap Jimy yang sudah terlihat sangat terkejut dengan raut wajah pucatnya

__ADS_1


"Di mana Novi? bagaimana keadaannya?" tanya Jimy.


"Istrimu ada di ruang ICU," jawab Ricardo. menunjuk ruangan yang kini ada di hadapan mereka.


__ADS_2