
"Sudah aku katakan pada mu aku pulang naik taxi, kenapa kau malah balik lagi kemari?" Novi menatap ke arah Jimy yang sedang menyetir kendaraan nya.
" Aku tidak akan membiarkan wanita yang membantuku pulang sendirian" ujar Jimy dengan suara datar nya.
" So sweet " pekik Novi dengan wajah menggoda Jimy. membuat Jimy menatap sekilas pada Novi.
" Besok aku akan berbicara dengan Dr. Rini"
" Berbicara apa...?" tanya Jimy.
" Jim, boleh aku mengutarakan pendapat ku" tanya Novi mengalihkan pembicaraan dengan wajah seriusnya.
" Katakan saja"
__ADS_1
" Apa kau akan terus seperti ini sama keras kepalanya dengan kedua orang tuamu" ujar Novi membuat Jimy langsung mengerem mobilnya dengan mendadak.
" Apa maksudmu" tanya Jimy dengan wajah yang terlihat datar namun terasa sangat menakutkan.
" Maaf bukan maksudku untuk ikut campur urusan pribadi mu, tapi seharusnya kau bisa mengakhiri perjanjian mu dengan kedua orang tua mu. apa kau ingin kehilangan sosok seperti Ana kembali dalam hidup mu?" Novi berbicara dengan sangat hati hati karena tidak ingin membuat Jimy terluka.
Jimy yang mendengarkan perkataan Novi hanya diam saja menatap ke arah depan mobilnya.
" Kau tidak tahu apa pun tentang hidupku" Jimy berkata dengan suara berat nya.
" Apa kau sudah selesai berbicara?" tanya Jimy yang membuat Novi merasa sangat kesal karena apa yang tadi di ucapkan nya sama sekali tidak di dengar oleh Jimy.
" Sudah" jawab Novi singkat dengan mengerucutkan bibirnya.
__ADS_1
............
Jimy yang sudah berada di dalam Apartemen nya mengambil sebuah pigura foto yang di dalam nya terlihat wanita yang sangat cantik dengan senyum indahnya.
" Ana kenapa kau pergi dariku?" gumam Jimy yang mengingat kembali kandas nya hubungan mereka karena kedua orang tua Jimy tidak menyukai Ana karena Ana hanyalah seorang pramugari dan dari keluarga yang biasa saja.
Jimy yang sudah berusaha membujuk ke dua orang tuanya untuk menerima Ana justru mendapatkan sebuah keputusan dari Ana yang tidak mau berhubungan lagi dengan nya karena sudah tidak kuat mendapatkan tekanan dari kedua orangtua nya. Jimy yang tidak bisa menahan keinginan Ana hanya pasrah saat wanita yang di cintai nya itu pergi dari hidup nya.
Kehilangan wanita yang sangat ia cintai membuat Jimy memutuskan untuk pergi dari mansion nya dan menjadi seorang tangan kanan dari teman nya Kenzo Arbeto.
Kedua orang tua Jimy membiarkan anak nya untuk keluar dari mansion dan bekerja sebagai tangan kanan Kenzo Arbeto dengan sebuah syarat orang tua nya lah yang akan mencarikan wanita yang akan menjadi istri nya kelak dan Jimy tidak boleh menolaknya.
Jimy pun menyetujui persyaratan tersebut karena dirinya ingin hidup jauh dan tidak di ganggu lagi oleh kedua orang tuanya. dan persyaratan perjodohan yang diberikan oleh kedua orang tua nya Jimy tidak terlalu memikirkan nya karena di hati nya sudah tidak ada kata cinta untuk wanita manapun selain Ana.
__ADS_1
Jimy merasa semua keputusan yang ia ambil sudah lah benar. tapi sekarang karena keputusan nya itu kini dirinya harus terus menerus membuat sandiwara agar pihak perempuan mau membatalkan pertunangan mereka.
" Aku harus mengakhiri ini semua" gumam Jimy dalam hati teringat kembali semua perkataan Novi pada nya. Jimy mengambil ponsel nya dan menghubungi tuan Kenzo.