Menikahi Jd Yg Ke 2

Menikahi Jd Yg Ke 2
Part 242


__ADS_3

Jimy yang mengendari mobil dengan sangat cepat berhasil sampai dikotanya hanya dalam waktu dua jam, ketika di dalam perjalanan Jimy sempat menyalakan kembali ponselnya yang sudah dicharger. lalu menghubungi Nyonya Nayra untuk menanyakan di Rumah Sakit mana Novi dirawat, setelah mendapatkan nama Rumah sakit yang merawat Novi. Jimy kembali menonaktifkan ponselnya karena kembali mencharger ponselnya di mobil.


"Maaf suster ruang igd di sebelah mana?" tanya Jimy dengan wajah cemasnya.


"Bapak lurus saja nanti belok ke kanan" jawab suster kepada Jimy.


"Terima kasih suster" jawab Jimy


Jimy langsung berlari dengan tubuh gemetar, karena merasa sangat takut pada kenyataan yang akan di hadapinya. karena Nyonya Nayra tadi mengatakan Novi masih berada di ruang igd.


Jimy yang sangat cemas langsung masuk begitu saja walau sudah dihalangi oleh para suster.

__ADS_1


"Bapak tidak boleh disini, karena korban kecelakaan ini akan dipindahkan ke ruang mayat." ujar sang suster membuat tubuh Jimy lemas seketika.


"Tunggu suster, dia istri saya" bentak Jimy yang kini menatap tubuh yang tertutup kain putih.


"Anda suami dari korban kecelakaan ini? tolong ikut kami untuk mengurus biaya administrasinya" ujar salah satu suster.


Namun Jimy tidak mendengar sama sekali perkataan suster tersebut, yang ada di pikirannya hanyalah Novi yang kini terbaring tidak bernyawa dihadapannya. dengan langkah gontai Jimy mendekati tubuh yang sudah tidak bergerak sama sekali, Jimy pun langsung memeluk jasad yang ada dihadapannya dengan air mata yang membanjiri di kedua matanya.


"Dan siapa yang akan mencintaiku dengan tulus selain dirimu" lirih Jimy yang terus berbicara pada mayat yang ada di hadapannya.


"Aku mohon bangunlah, aku mencintaimu." ujar Jimy yang sudah berlutut di hadapan tubuh yang terbujur kaku. "Aku janji tidak akan lagi membuatmu menangis, aku janji tidak akan membuatmu menunggu lagi. aku sangat mencintaimu" Jimy mengutarakan semua perasaannya yang ada dihatinya yang selama tidak disadarinya dan yang selama ini dihindarinya dengan sekuat tenaga.

__ADS_1


"Jim..... !" tanya sebuah suara mengagetkan Jimy. Jimy yang masih menangis menatap pada tuan Kenzo yang berada di belakangnya.


"Tuan, Novi----" Jimy tidak bisa melanjutkan perkataannya dan kembali menangis.


"Aku tidak bisa kehilangan lagi orang yang aku cintai" ucap Jimy menghapus air matanya berusaha untuk terlihat tegar di hadapan tuannya.


Kenzo yang melihat sang asisten sekaligus sahabat terbaiknya dalam keadaan terpuruk, langsung memeluk Jimy. "Kau harus kuat" ucap Kenzo menepuk pundak sahabatnya itu.


"Tapi tuan, aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri karena sudah membuat Novi seperti ini" Jimy kembali menatap jenazah yang ada dihadapannya.


"Kau itu laki laki, melihat orang meninggal saja kau sudah menangis" sindir Kenzo dengan wajah yang menahan tawa.

__ADS_1


"Tentu saja aku menangis tuan, karena orang yang meninggal ini istriku" ucap Jimy dengan nada tinggi karena tidak terima tuannya menghina dirinya yang menangisi istrinya.


__ADS_2