
" Tapi Dimitri adalah pria yang di cintai oleh Keyla..." ujar Nayra yang malah membuat emosi Kenzo pun makin naik.
" Keyla..." lirih Dimitri memandang Nayra lalu Dimitri pun pingsan.
Nayra yang melihat keadaan Dimitri langsung merasa iba , entah mengapa Nayra merasakan bahwa Dimitri pun mencintai Keyla. terlepas kabar yang ia dengar dari Keyla bahwa Dimitri akan menikah dengan Jeny.
" Nay minggir...!" perintah Kenzo, Kenzo yang sudah sangat emosi mencengkram lengan Nayra berusaha menarik Nayra menjauhi Dimitri.namun Nayra berusaha untuk tetap berada di depan tubuh Dimitri untuk melindungi Dimitri.
Jimy yang melihat Nyonya nya di tarik paksa oleh Tuan Kenzo tidak bisa berbuat apa apa. karena tuan nya memang sudah seperti orang yang berdarah dingin yang tidak menyadari orang yang di tarik nya adalah yonya Nayra.
Dion yang sudah datang beserta para pengawal Dimitri langsung masuk dan melihat Dimitri yang tergeletak di lantai dan melihat Kenzo yang sedang menarik lengan Nayra.
" Hentikan Kenzo...." teriak Dion langsung berlari ke arah Nayra. memegang tangan Nayra dan berusaha melepaskan Nayra dari cengkraman tangan Kenzo.
" Lepaskan tangan mu dari Nayraku..!" teriak Kenzo dengan marah melihat tangan Nayra dipegang oleh Dion. Nayra yang melihat situasi nya sudah kacau oun langaung berteriak.
" Akhhhhh sakit...!" teriak Nayra memegang perut nya dengan muka yang kesakitan.
Kenzo yang mendengar Nayra berteriak sambil memegang perut nya langsung berlutut dan memegang wajah Nayra.
" Sayang kau kenapa....?" pekik Kenzo
" Perut ku sakit....!" ujar Nayra yang kembali berteriak dan membuat Kenzo semakin cemas.
__ADS_1
Kenzo pun langsung menggendong Nayra membawa nya keluar dari ruangan itu. saat Dion ingin menyusul Nayra untuk melihat keadaan Nayra. langsung dihentikan oleh kedipan mata Nayra,Dion pun menyadari bahwa Nayra sedang berakting untuk menyelamatkan Dimitri.
Dion langsung menyuruh para pengawal untuk membawa Dimitri ke dalam mobil.
" Jim siapkan mobil cepat...!" perintah tuan Kenzo.
" Baik tuan...." ujar Jimy langsung berjalan menyusul tuan nya yang sedang menggendong Nayra.
Saat ini yang ada di pikiran Kenzo hanyalah keselamatan Nayra dan juga Kenzo junior yang ada di rahim Nayra. Kenzo benar benar lupa akan permasalah yang tadi terjadi antara diri nya dan juga Dimitri.
" Sakit ken...!" uajr Nayra yang masih berakting kesakitan.
" Sabar sayang kita akan ke rumah sakit..." ujar Kenzo dengan wajah yang pucat. " Jim cepatlah...." teriak Kenzo benar benar frustasi melihat orang yang di cintai nya kesakitan.
" Kau benar benar pintar berakting nyonya..." guman Jimy dalam hati sambil tersenyum kecil.
Jimy awal nya mengira nyonya nya itu memang sakit. tapi ia tidak sengaja melihat nyonyanya mengedipkan matanya pada Dion. dan mengerti bahwa Nyonya Nayra itu sedang berakting untuk menghentikan Kenzo dan menyelamatkan Dimitri.
Di dalam mobil Nayra yang berpura pura kesakitan pun masih berakting dengan memegang perut nya.setelah sampai rumah sakit Nayra pun langsung masuk ke dalam ruangan vvip. Jimy langsung memanggil Dokter Rini untuk memeriksa keadaan nyonya nya itu.
Dokter rini pun langsung memeriksa keadaan nyonya Nayra dengan di dampingi Dokter Hasan.
" Gawat kalo sampai Kenzo tahu aku berbohong, habislah aku....! guman nayra dalam hati menatap cemas pada wajah dokter Rini dan dokter Hasan. Jimy yang melihat kecemasan di wajah Nyonya nya itu benar benar ingin tertawa tapi Jimy berusaha menahan nya.
__ADS_1
" Bagaimana keadaan istri dan anak ku....? kalo sampai ada apa apa dengan mereka, aku akan memecat kalian semua...!" ujar Kenzo masih dengan kecemasan nya.
" Nyonya Nayra mengalami kontraksi pada kandungan nya. kontraksi terjadi bisa disebabkan oleh kelelahan dan banyak nya beban pikiran. wanita yang sedang hamil pada trimester awal dilarang untuk terlalu lelah dan mempunyai beban pikiran yang sangat besar. karena jika terjadi kontraksi lagi yang dikhawatirkan adalah terjadi nya keguguran..." ujar Dokter Rini memberikan penjelasan pada Tuan Kenzo.
" Kau jaga bicara mu...!" bentak Tuan Kenzo pada Dokter Rini yang membuat dokter Rini menundukan kepalanya karena takut.
" Kenzooo....!" teriak Nayra dengan sangat kesal karena kelakuan suaminya yang semena mena itu.
" Sayang maaf kan aku..." ujar Kenzo langsung menghujani Nayra dengan ciuman dan mengelus perut Nayra dengan sangat hati hati.
Nayra pun tersenyum pada Kenzo karena Kenzo yang di cintai nya sudah kembali dengan sifat nya yang sangat mencintai nya. " Dokter Rini kenapa berbohong tentang keadaan ku...?" guman Nayra dalam hati." ah setidak nya aku tidak akan kena omelan Kenzo lagi karena berbohong pada nya..." guman nayra dalam hati memeluk erat pada tubuh Kenzo.
" Untuk sementara waktu nyonya nayra harus dirawat di rumah sakit ini.." ujar Dokter Rini kembali.namun tidak ada sahutan dari Tuan Kenzo maupun Nyonya Nayra. Kenzo masih asik dengan yang di lakukan nya bersama Nayra tanpa mempedulikan di ruangan itu masih ada manusia lain nya.
Jimy yang melihat situasi nyonya dan tuan nya sudah sangat panas langsung menyuruh Dokter Rini dan Dokter Hasan untuk meninggalkan ruangan.
" Terima kasih Dok..." ujar Jimy pada Dokter Rini dan Dokter Hasan yang sudah membantu nya untuk berbohong tentang keadaan nyonya nya.
" Sama sama tuan...." ujar Dokter Rini dengan cepat menjawab ucapan Jimy, lalu tersenyum manis pada Jimy yang membuat dokter Hasan menggeleng gelengkan kepalanya. lalu Dokter Hasan pun menarik paksa Dokter Rini untuk pergi karena dari tadi Dokter Rini memandangi terus tuan Jimy. Jimy pun hanya tersenyum melihat kelakuan Dokter Rini.
" Kau berhutang pada ku nyonya ...." guman Jimy dalam hati tersenyum kecil melihat ke arah ruangan tempat nyonya nya di rawat. Jimy pun langsung menghubungi anak buah nya untuk menanyakan bagaimana keadaan Tuan Dimitri.
" Kalian pantau terus dan kabari aku...." ujar Jimy.
__ADS_1