
" Aku mau pulang.....!" Teriak Keyla dengan sesenggukan.
" Key apa kau benar benar tidak bisa memaafkan ku....?" Dimitri memegang tangan Keyla dan menatap nya dengan intens.
" Aku......-----" Keyla kembali diam lalu menundukan kepala nya menghindari tatapan mata Dimitri.
" Tatap aku Key...." Dimitri mengangkat dagu Keyla membuat Keyla mau tidak mau menatap pada mata biru milik Dimitri.
" Keyla arbeto aku sangat mencintai mu...! mau kah kau memaafkan ku dan memberikan kesempatan bagi ku untuk memperbaiki semua nya...? Dimitri berkata dengan sungguh sungguh.
" Aku tidak tahu....." keyla membuang wajah nya ke arah lain berusaha untuk tidak melihat ke arah Dimitri. Karena jika menatap mata Dimitri Keyla merasa dirinya akan hanyut kembali dalam perasaan cinta nya yang besar terhadap Dimitri.
" Apa yang harus aku lakukan agar kau bisa memaafkan ku....?" Dimitri berusaha menyakin kan Keyla bahwa apa pun akan dia lakukan agar Keyla mau menerima cinta nya.
Keyla yang semula diam langsung menoleh ke wajah Dimitri yang penuh dengan pengharapan pada nya. Kemudian Keyla menatap mata Dimitri dengan intens, ternyata perasaan yang dia rasakan tidak berubah sedikitpun untuk pria yang ada di hadapan nya itu.
Sebenar nya Keyla merasa bersyukur orang yang sudah mengambil kesucian nya adalah pria yang sangat ia cintai. tapi mengetahui semua masa lalu Dimitri terlebih ia pernah meniduri mantan kakak ipar nya, ada perasaan kecewa yang terselip di hati nya.
" Kenapa aku bisa mencintai pria seperti mu...." Lirih Keyla menarik nafas nya dengan sangat berat.
" Karena aku adalah seorang Dimitri dan tidak ada seorang wanita pun yang bisa menolak pesona ku.....!" Ujar Dimitri dengan menaikan kedua alis mata nya menggoda Keyla. Keyla yang melihat nya pun langsung tertawa kecil.
" Iya kau itu memang tampan, sampai mantan kakak ipar ku saja bisa tidur dengan mu...." sungut Keyla dengan wajah cemberut nya.
" Hey aku itu hanya bercanda....! " Ujar Dimtri.
Tangan nya langsung memegang wajah Keyla. " Tidak butuh suatu alasan untuk mencintai seseorang bukan...? dan itulah yang di sebut dengan cinta " Dimitri tersenyum manis pada pujaan hati nya itu membuat Keyla pun kembali luluh.
" Baiklah aku akan memaafkan mu dengan satu syarat....." Ujar Keyla dengan senyum di wajah nya.
__ADS_1
"Katakanlah....."
" Jika aku bisa melihat satu kali saja kau bisa makan bersama dengan kakak ku. maka aku akan memaafkan mu......!" Ujar Keyla dengan senyum bahagia di wajah nya.
Dimitri yang mendengar permintaan dari Keyla hanya bisa menelan slavia nya dengan sangat susah. Bagaimana mungkin diri nya bisa makan di satu meja bersama seorang Kenzo Arbeto. berada satu ruangan dengan nya saja sudah membuat nafas nya sangat sesak.
" Apa permintaan mu itu bisa di ganti....? aku bisa masuk ke dalam kandang harimau sekalipun jika itu yang kau minta...!tapi makan bersama Kenzo...----" Dimitri tidak meneruskan kata kata nya dan hanya menggeleng gelengkan kepala nya.
" Bagaimana mungkin aku bisa makan bersama dengan orang yang sudah menghancurkan bisnis ku.." Guman Dimitri dalam hati.
" Aku tidak mau yang lain, aku hanya ingin bisa melihat mu duduk bersama dan makan bersama dengan kakak ku...! Setalah itu aku akan memafkan mu..."
Keyla sebenar nya tahu permintan nya itu adalah hal yang paling sulit. karena Keyla tahu betul kakak nya itu orang seperti apa. jangan kan untuk makan bersama musuh nya, di ajak makan bersama dengan para colega nya saja kakak nya itu akan sangat selektif. Tujuan Keyla melakukan itu semua hanya lah satu yaitu melihat kesungguhan dari seorang Dimitri.
Dimitri menghela nafas nya dengan sangat panjang lalu ia menatap ke arah Keyla kembali. " Apa kau tidak mau ku belikan tas Hermes limited edition...?" bujuk Dimitri namun Keyla mengeleng gelengkan kepalanya.
" Bagaimana kau tahu aku menyukai tempat bermain....?" Tanya Keyla dengan wajah menyelidik.
" Tentu saja aku tahu....! ukuran dalaman mu pun aku tahu..." mata Dimitri menatap ke tubuh Keyla.
Dengan reflek Keyla pun menutup bagian atas nya dengan kedua tangan nya.
" Kak Dimitri.....!" Pekik Keyla membuat Dimitri tertawa keras.
" Kau itu kenapa....? Aku kan pernah melihat nya tentu saja aku tahu ukuran mu...." Dimitri kembali tertawa membuat Keyla semakin kesal.
" Kau itu sangat lah curang...." Sungut Keyla.
" Curang...?" tanya Dimitri masih dengan tawa nya.
__ADS_1
" Kau itu sudah pernah melihat ku makanya kau bisa berkata seperti itu...! sedangkan diri ku bagaimana rasa nya saja aku lupa..." Ujar Keyla dengan polos nya membuat Dimitri kembali tertawa dengan sangat kencang.
" Apa kau ingin tahu bagaiman rasa nya...? aku akan mengulanginya jika kau mau....!" wajah Dimitri pun mendekat ke arah Keyla sehingga membuat nya bisa mencium wangi nafas Dimitri.
" Deg...." Seketika Jantung Keyla pun berdetak dengan sangat kencang.
" Kak Dimitri....!" Teriak Keyla mendorong Tubuh Dimitri. Namun tangan Keyla langsung di tangkap oleh Dimitri. membuat dirinya sudah tidak dapat berkutik.
Dimitri lalu menggendong Keyla membawa nya ke tempat tidur yang ada di ruangan pesawat pribadi nya.
" Apa aku benar benar akan merasakan apa itu bercinta...?" Guman Keyla dalam hati dengan jantung yang berdegub sangat kencang. Kini di dalam hati nya bercampur semua perasaan antara rasa takut dan rasa keingintahuan nya.
Dimitri yang sedari tadi menatap wajah Keyla lalu membaringkan tubuh Keyla di atas kasur.
" Kak Dimitri aku....-----" Keyla tidak bisa meneruskan kata katanya saat Dimitri mencium bibir nya dengan sangat lembut. setelah beberapa saat Keyla pun membuka kedua matanya.
" Tidurlah....! Jika sudah sampai aku akan membangun kan mu..." Dimitri pun berdiri hendak meninggalkan Keyla. namun tangan nya di pegang oleh Keyla.
" Kak Dimitri Ku kira kau akan.....----" Keyla terdiam menundukan kepala nya. Dimitri pun langsung mendekat kearah Keyla mengangkat wajah Keyla untuk menatap dirinya.
" Aku tidak akan pernah menyentuh mu lagi sebelum kau benar benar menjadi istri ku...."
" Istri....?" Tanya Keyla pada Dimitri.
" Ya aku akan menjadikan mu sebagai istriku. dan sebelum itu terjadi buanglah jauh jauh otak kotor mu itu......" Ujar Dimitri mengacak acak rambut Keyla.
" Akhhhhh....aku sangat malu !" Pekik Keyla langsung menutup wajah nya dengan bantal yang ada di samping nya. Dimitri yang melihat tingkah Konyol Keyla pun langsung tertawa geli.
Dimitri yang saat ini sedang duduk di kursi penumpang tengah memikirkan bagaimana cara nya menaklukan seorang Kenzo Arbeto. "Makan bersama Kenzo Arbeto....!" Guman Dimitri dalam hati menarik nafas nya dengan sangat berat.
__ADS_1