Menikahi Jd Yg Ke 2

Menikahi Jd Yg Ke 2
Part 252


__ADS_3

Hampir dua jam jimy berada di dalam ruang rawat Ana, sementara Novi masih duduk terdiam menunggu Jimy di luar. Dengan perasaan gelisah Novi menatap foto dirinya dan juga Jimy yang berada di dalam ponselnya.


Dengan memantapkan hatinya, Novi pun beranjak dari tempat duduknya. ia tahu apa pun yang terjadi kedepannya itu adalah resiko yang harus dihadapinya, karena sudah memutuskan untuk memberitahu Jimy tentang keberadaan Ana.


Novi yang sudah berdiri langsung melangkahkan kakinya keluar dari rumah sakit Pitie-Salpetriere, dengan menghembuskan nafasnya Novi berusaha untuk tetap tersenyum.


"Semangat Novi" gumam Novi dalam hati.


.......................


Malam harinya, Jimy yang sudah pulang dari rumah sakit. kini menatap pada Novi yang sudah tertidur diatas tempat tidur dengan membelakangi dirinya.


Dengan menghela nafasnya Jimy terus menatap tubuh Novi. "Aku harus bagaimana?" lirih Jimy dengan mengusap wajahnya secara kasar.


Novi yang sebenarnya belum tertidur mendengar apa yang dikatakan Jimy, Novi pun hanya bisa menahan tangisnya agar Jimy tidak tahu bahwa kini dirinya sedang menangis.


Novi mengingat kembali kejadian di Rumah Sakit, secara tak sengaja ketika perawat masuk kedalam ruang rawat Ana, Novi melihat Jimy memeluk erat Ana. dirinya kini tahu arti keberadaan Ana sangatlah penting di hati Jimy.


...............


Pagi hari di Mansion Richard.

__ADS_1


"Bagaimana keadaan Ana?" tanya Novi basa basi pada Jimy yang sedang memakai dasinya.


"Baik" Jawab Jimy singkat tanpa menatap Novi.


"Sayang, hari ini aku pulang malam.kau tidurlah lebih dulu jangan menungguku" ujar Jimy mengambil ponsel dan tas kerjanya lalu berjalan keluar kamar.


"Hati hatilah dijalan," ucap Novi menatap punggung Jimy yang terlihat tidak bergerak, karena Jimy menghentikan langkahnya.


"Ya" jawab Jimy, kembali berjalan keluar dari kamar tanpa menatap kebelakang.


"Kau tidak mau menatap wajahku," gumam Novi dari atas balkon menatap Jimy yang masuk kedalam mobilnya. "Aku tahu kau merasa bersalah padaku" gumam Novi kembali mengusap air matanya yang sudah terjatuh di pipinya.


"Novi," panggil Mom Jenita.


"Jangan lupa temani Mom ke Rumah Sakit


Pitie-Salpetriere, untuk mengambil hasil medical check up dua hari yang lalu" ujar Nyonya Jenita.


"Ya mom" jawab Novi.


Dan siang harinya Novi pun menemani Nyonya Jenita ke Rumah Sakit Pitie-Salpetriere, setelah mengambil hasil medical check up. Nyonya Jenita dan Novi langsung pulang, namun saat berjalan melewati taman belakang. Novi melihat Jimy dan Ana melalui jendela penghubung.

__ADS_1


Dengan cepat Novi langsung mengalihkan pandangan Nyonya Jenita, agar tidak melihat Jimy dan Ana yang berada di taman Rumah Sakit.


"Kau kenapa sayang?" tanya Nyonya Jenita yang melihat perubahan di wajah menantunya.


"Tidak apa apa Mom" jawab Novi dengan tersenyum.


"Hari ini kau temani Mommy jalan jalan, ada yang ingin Mommy beli di butik langganan Mommy" ucap Nyonya Jenita.


"Oke Mom" seru Novi dengan tersenyum.


Setelah seharian menemani ibu mertuanya jalan jalan, dengan langkah gontai Novi memasuki kamarnya. dengan tubuh dan hati yang lelah Novi pun langsung tertidur tanpa mengganti pakaian.


"Kau sudah bangun?" tanya Jimy yang sudah duduk diatas sofa menatap pada Novi yang baru terbangun dari tidurnya.


"Jam berapa ini?" tanya Novi dengan mengucek kedua matanya.


"Jam dua belas malam" jawab Jimy.


"Apa?" pekik Novi, yang langsung bangkit dari tempat tidurnya.


"Kau mau apa?" tanya Jimy.

__ADS_1


"Aku mau mandi, dari siang aku belum sempat mandi" Novi langsung masuk ke dalam bathroom.


Setelah selesai mandi, Novi masih melihat Jimy yang duduk diatas sofa. Novi dan Jimy kini saling menatap dalam diam tanpa ada yang berkata kata.


__ADS_2