
"Bagaimana hasilnya?" tanya nyonya besar saat melihat Keyla dan Dimitri masuk ke dalam mansion.
"Keyla positif hamil bu, usia kandungan key sudah enam minggu" jawab Keyla yang langsung menggedong putri kesayangan nya baby Dila yang berada di atas stroler.
"Mulai hari kau harus cari Nanny yang bisa kau percaya untuk menjaga baby Dila" perintah nyonya besar.
"Aku tidak bisa mempercayakan baby Dila pada orang lain" ujar Dimitri pada ibu mertua nya.
"Jika kau tidak mengambil Nanny, apa kau tidak takut jika terjadi sesuatu pada kandungan istri mu?" tanya nyonya besar membuat Dimitri berfikir dengan keras.
"Kenapa tidak ibu saja yang menjaga baby Dila" ucap Keyla membuat nyonya besar langsung memukul lengan putrinya.
"Kau pikir ibu ini seorang Nanny" pekik nyonya besar.
"Bukan itu maksud ku bu" ujar Keyla mengelus tangan nya.
"Aku ini grandma mereka bukan nanny mereka" ucap nyonya besar." lagi pula apa kau tidak kasihan pada ibu yang sudah tua ini, jika harus mengurus baby Dila" nyonya besar memperlihatkan wajah yang mengiba.
"Ibu pandai bersandiwara" ujar Keyla yang kembali mendapatkan pukulan dari nyonya besar.
__ADS_1
Sementara Dimitri hanya diam saja melihat nyonya besar dan juga Keyla berbicara. saat ini dirinya sedang berfikir keras untuk mencari orang yang bisa di percaya untuk menjaga Baby Dila.
...............
"Maaf, kau tidak apa apa?" tanya Dion yang tidak sengaja menabrak seorang wanita yang berhenti mendadak di depan nya.
"Tidak apa apa bagaimana? Sakit tahu" ujar Novi yang kini terjatuh dengan terduduk.
"Novi" pekik Dion saat tahu wanita yang di tabrak nya adalah Novi.
"Dion" balas Novi dengan wajah yang terkejut. "sudah lama sekali tidak bertemu dengan mu" ujar Novi yang kini sudah berdiri dengan di bantu Dion.
"Yes long time no see" jawab Dion.
"Kurang baik" jawab Dion menghela nafas nya.
"Memang nya kau kenapa? wajah mu itu seperti orang yang sedang patah hati" ujar Novi menggoda Dion mantan atasan nya itu.
"Aku memang sedang patah hati" Dion terdiam menatap pada arah depan dengan tatapan yang kosong.
__ADS_1
"Patah hati?" tanya Novi dengan binggung.
"Aku break dengan Alexa, dia lebih memilih mengejar cita cita nya di negara asal nya. dari pada menikah dengan ku" ujar Dion menghela nafas nya dengan berat.
"Wah tragis sekali nasib percintaan mu" lirih Novi yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Dion.
"Kau sendiri bagaimana? apa kau masih belum bisa move on dari mantan mu itu" ujar Dion dengan wajah mengejek.
"Hari gini masih mikirin mantan" seru Novi dengan suara berdecak. "aku sudah menikah" bisik Novi.
"Sudah Menikah?" tanya Dion dengan wajah yang tidak percaya." Memang nya ada, pria yang mau Menikah dengan wanita seperti mu?" tanya Dion dengan tertawa keras.
"Loh memang nya aku kenapa?" tanya Novi.
"Kau itu wanita yang gesrek, dengan mulut yang tidak pernah berhenti jika sudah berbicara" ujar Dion masih dengan tawa nya yang keras.
"Apa aku seburuk itu? pantas saja suami ku tidak mencintaiku" ujar Novi membuat Dion berhenti tertawa.
"Memang nya suami mu tidak mencintaimu?" tanya Dion dengan wajah yang serius.
__ADS_1
"Tentu saja dia tidak mencintaiku, kami menikah karena terpaksa" Novi tersenyum ke arah Dion.
"Dasar pria yang bodoh, padahal kau itu cantik. walaupun sedikit gesrek" ujar Dion tertawa kecil.