Menikahi Jd Yg Ke 2

Menikahi Jd Yg Ke 2
Part 223


__ADS_3

"Mereka itu setiap pagi selalu saja membuat kekacauan," gerutu Kenzo yang justru meninggalkan Jimy yang masih menggendong Baby Dila dengan tubuh yang kaku.


"Tu-tuan, bantu aku dulu" pekik Jimy namun tuan Kenzo tidak menghiraukan nya dan justru masuk ke dalam ruang makan.


"Kau belajarlah menggendong bayi agar terbiasa," teriak Kenzo dengan suara datar nya, membuat Jimy menghela nafas nya dengan kasar. "Sepertinya aku salah sudah datang kemari pagi-pagi sekali." Gumam Jimy dalam hati, menyesali pilihannya yang menolak ajakan sarapan pagi dari Novi.


"Jim, kau lihat Keyla?" tanya tuan Dimitri lalu wajah nya langsung terkejut melihat yang di gendong oleh Jimy adalah putri kesayangan nya. "Kenapa kau mengendong baby Dila?" tanya Dimitri yang langsung mengambil alih Baby Dila dari tangan Jimy.


Tangan Jimy yang sudah terbebas dari Baby Dila langsung bernafas dengan sangat lega. " tadi nona Keyla menitipkan baby Dila pada ku," jawab Jimy.


"Lalu di mana Keyla?" tanya dimitri dengan wajah kesalnya, karena Keyla sembarangan menitipkan putri mereka pada seorang pria.


"Nona Keyla bilang sakit perut, dan sekarang ada di kamar mandi" ujar Jimy yang langsung berjalan ke arah ruangan makan di mana tuan Kenzo sedang duduk sendiri meminum secangkir kopi.


"Kau lihat ibu?" tanya Kenzo dengan tangan yang memegang cangkir.

__ADS_1


"Nyonya besar keluar mansion dengan terburu-buru," jawab Jimy.


"Ibu kau sangat cerdik," ujar Kenzo tersenyum sinis.


"Kenapa nona Keyla tidak menyewa nanny?" tanya Jimy dengan wajah bingung melihat nyonya besar yang bersembunyi dari putrinya, dan melihat nona Keyla yang kebingungan menitipkan baby Dila.


"Sudah banyak nanny yang bekerja dengan Keyla, namun selalu saja mengundurkan diri. karena tidak tahan dengan keadaan di mansion ini" ujar Kenzo dengan tertawa kecil.


"Sayang, kemarilah?" teriak Nayra yang kini berdiri di depan pintu kamar nya dengan menggendong Baby Dafa. dengan cepat Kenzo menghampiri Nayra dan menggendong putra mereka.


"Nayra tidak ingin anak nya di asuh oleh orang lain" jawab Kenzo dengan suara yang terdengar lebih pelan. karena tidak ingin menggangu baby Dafa yang sedang tertidur.


"Jim, mana baby Dila?" tanya Keyla yang sudah selesai dari kamar mandi.


"Ada padaku" ujar Dimitri dari arah belakang Keyla masih dengan menggendong baby Dila.

__ADS_1


"Anak mommy" ujar Keyla mengambil alih baby Dila dari suaminya.


"Lain kali, kau jangan sembarangan menitipkan putri kita, apalagi menitipkan nya pada seorang pria." Dimitri menatap pada Jimy.


"Memang nya aku kenapa?" gumam Jimy dalam hati yang merasa di tatap tajam oleh Dimitri.


"Tadi itu perutku sangat mulas, aku ingin menitipkan pada ibu tapi tidak ada, yang ada hanya Jimy. ya sudah aku titipkan pada Jimy" Keyla berbicara dengan cuek nya sementara Dimitri sudah menarik nafasnya dengan berat.


"Aku tidak mau ini terjadi lagi, aku tidak ingin ada sembarang pria menyentuh putri kecil ku" ujar Dimitri menatap pada Jimy lalu merangkul Keyla meninggalkan Jimy yang masih terbengong mendengar perkataan tuan dimitri.


"Ah yang benar saja, masa aku akan macam macam pada seorang bayi kecil" gumam Jimy dalam hati menatap pada tuan Dimitri dan juga nona Keyla yang berjalan masuk ke dalam kamar nya.


"Tuan, apa kau dengar tadi? memang nya aku akan berbuat apa pada bayi kecil mereka" tanya Jimy pada tuan nya.


"Kau jangan dengarkan bajingan itu, dia itu sangat posesif pada putri nya. tidak boleh ada pria manapun selain dirinya dan aku yang menyentuh baby Dila," ujar Kenzo yang langsung berjalan masuk ke dalam kamar nya.

__ADS_1


"Keluarga yang semakin aneh" gumam Jimy dalan hati menatap keadaan mansion.


__ADS_2