
setelah memikirkan nya, keyla akhir nya memutuskan untuk datang ke kamar hotel dimitri. keyla pun ijin pada ibu nya. nyonya besar pun mengijinkan keyla pergi di dampingi oleh pengawal pribadi mereka.
....................
Setelah sampai di hotel keyla menyuruh pengawal pribadi nya untuk menunggu di dalam mobil saja. awal nya sang pengawal pribadi keberatan karena ia sudah di tugas kan untuk melindungi nona keyla. namun keyla berhasil membujuk pengawal nya agar mau menunggu nya di mobil.
keyla sebenar nya tidak masalah jika pengawal nya ikut dengan nya, tapi keyla merasa jika dimitri melihat nya di antar dengan pengawal maka dimitri akan beranggapan diri nya itu masih anak kecil seperti yang di katakan oleh jeny.
keyla yang sudah berada di depan kamar
hotel dimitri pun tampak ragu ragu mengetuk pintu hotel. dimitri yang sedang meminum minuman nya langsung berjalan membuka pintu kamar nya.
dimitri melihat keyla yang sedang berdiri di pintu kamar nya menggunakan celana jeans dan juga coat berwarna coklat.
" aku tidak mengira ia akan berani datang kemari..." gumam dimitri dalam hati.
" masuklah..." ujar dimitri, dimitri pun memperhatikan keyla yang masuk ke dalam kamar nya.
" duduklah..." ujar dimitri kembali masih menatap lekat pada keyla. keyla yang merasa di perhatikan pun menjadi kikuk sendiri.
" kak dimitri aku..." ujar keyla dengan gugup tidak bisa meneruskan kata katanya.
" aku tahu kau kemari untuk apa..." ujar dimitri berjalan mengambil minuman dan di berikan pada keyla.
" apa ini...!" tanya keyla.
" minum lah..." ujar dimitri tersenyum sinis, keyla mencium bau minuman yang di berikan oleh dimitri sangat tajam. lalu keyla pun meminum nya sedikit.
" uhuk..uhuk..." keyla pun terbatuk setelah meminum minuman itu. dimitri yang melihat keyla terbatuk hanya menatap tajam pada keyla.
" kenapa rasa nya pahit..." ujar keyla yang langsung menaruh gelas minuman itu di meja.
__ADS_1
" apa kau tidak pernah meminum nya...?" tanya dimitri
" tidak pernah..." ujar keyla menggeleng gelengkan kepala nya. dimitri pun hanya tersenyum tipis.
dimitri kemudian berjalan menuju sofa, lalu duduk di samping keyla menaruh minuman nya di atas meja.
" kau sudah siap untuk mengetahui bagaimana cara nya agar bisa dekat dengan ku....?" tanya dimitri sambil mendekatkan diri nya ke arah keyla
keyla yang merasa dimitri mendekat pun memundurkan duduk nya hingga terpentok di ujung sofa. namun dimitri masih terus mendekatkan diri nya pada keyla. hingga wajah dimitri tepat berada di wajah keyla.
karena jarak yang dekat antara dirinya dan dimitri, keyla bahkan bisa mencium bau parfum tubuh dimitri yang sangat wangi yang beraroma maskulin.
" kak dimitri mau apa....?" tanya keyla dengan gugup, karena jarak yang sangat dekat membuat mata keyla menatap mata biru dimitri yang indah membuat nya terhipnotis.membuat jantung nya melompat lompat serasa mau keluar dari diri nya.
dimitri pun hanya tersenyum kecil melihat keyla yang sudah salah tingkah.dimitri mendekatkan bibir nya pada bibir keyla hendak mencium keyla
" ahkkk...." tiba tiba keyla pun berteriak membuat dimitri pun terkaget.
" kak dimitri, jantung ku...!" ujar keyla tangan nya memegang dada nya. dimitri mengeryitkan alis nya melihat keyla memegang dada nya.
" jantung ku seperti mau melompat kak..." ujar keyla terengah engah. " kak dimitri jangan dekat dekat lagi nanti aku bisa mati kalo jantung ku lepas..." ujar keyla lagi dengan polos nya membuat dimitri langsung tertawa terbahak bahak.
" kenapa kakak tertawa....?" tanya keyla masih berusaha mengatur nafas nya. agar jantung nya bisa berdetak dengan teratur tidak melompat lompat lagi..
" kau itu benar benar..." ujar dimitri kembali meminum minuman nya sambil menggeleng gelengkan kepala nya.
" memang nya aku kenapa...?" tanya keyla
" ahh sudah lah..." ujar dimitri, cerita kan apa yang membuat mu tertarik pada ku..?" ujar dimitri dengan datar.
" emmm, entah lah aku juga tidak tahu. yang aku tahu setiap melihat mu hati ku merasa bahagia..." ujar keyla sambil tersenyum ke arah dimitri.
__ADS_1
" kau tau kak setiap hari wajah mu selalu saja terbayang bayang di pikiran ku. rasa nya aku selalu saja merindukan mu...." guman keyla malu malu. dimitri memandang wajah keyla yang sedang berbicara apa yang dia rasa kan.
dimitri merasa gadis yang di hadapan nya ini memang benar benar polos dan bukan polos yang di buat buat seperti apa yang dimitri pikirkan sebelum nya.entah mengapa dimitri merasa ada sebuah kejujuran dari setiap apa yang di katakan oleh keyla.
keyla terus saja berbicara tentang apa yang di rasa kan nya pada dimitri. dimitri yang mendengarkan keyla berbicara pun tersenyum kecil. keyla terus saja berbicara tanpa henti dan tidak mempedulikan wajah dimitri yang sedang menatap nya lalu tiba tiba.
" cup.." dimitri mencium bibir keyla dengan tiba tiba membuat keyla terkejut dan membelalakan mata nya, keyla hanya diam saja saat dimitri mencium nya. " ini kah rasa nya berciuman..." guman keyla dalam hati.
dimitri terus memanggut bibir keyla dan menuntut nya lebih dalam, " ini adalah ciuman pertama nya..." guman dimitri dalam hati karena keyla tidak membalas ciuman nya sama sekali. setelah memanggut nya dengan puas dimitri pun melepas ciuman nya dengan perlahan
" bagaimana rasa nya...?" goda dimitri pada keyla mengusap bibir keyla dengan jari nya.
" rasa nya seperti rasa bawang bombay...!" ujar keyla. yang langsung membuat dimitri menaikan alis matanya, lalu menghembuskan bau mulut nya. dimitri pun teringat bahwa sebelum nya ia baru saja memakan onion ring.
dimitri pun menatap pada keyla lalu tertawa terbahak bahak. baru kali ini ada seorang gadis yang di cium oleh nya mengatakan bahwa rasa nya seperti bawang bombay.
" kau ini...!" ujar dimitri sambil tertawa menatap wajah keyla dengan intens lalu terdiam.
" key pulang lah...!" ujar dimitri
" kenapa kakak menyuruh ku pulang..? kakak harus bertanggung jawab karena sudah mengambil ciuman pertama ku.." gumam keyla
" bertanggung jawab..!" gumam dimitri yang kemudian tersenyum sinis.
" aku itu hanya mencium mu, tidak meniduri mu..!" ujar dimitri dengan datar.
" hanya mencium ku..? tapi itu ciuman pertama ku..! kenapa kakak bisa dengan mudah nya bicara seperti itu..." ujar keyla yang mulai kesal pada dimitri.
" kau lihat dirimu..! itu sebab nya aku tidak mau berhubungan dengan gadis yang masih kecil, karena hanya merepotkan saja.." ujar dimitri dengan nada berat nya.
" kak dimitri jahat....!" ujar keyla yang langsung berlari keluar dari kamar hotel dimitri. dimitri yang melihat keyla pergi pun hanya diam saja. bagi nya akan lebih baik jika keyla membenci nya, karena dimitri tidak mau merusak gadis baik baik seperti keyla.
__ADS_1
" kau gadis yang baik dan sangat lucu, aku tidak akan pantas untuk mu.." ujar dimitri lirih lalu meminum minuman nya menatap pada jendela kamar nya.